Undangan Radio Sonora 92.0 FM Jakarta per Januari 2008 untuk menjadi Host di acara Senin jam 06-08 pagi, yang ide awalnya adalah menemani para pendengar yang walau sedang bermacet-ria di jalan, namun tetap bisa “stay tune” menambah khasanah dengan berbagai pengetahuan NLP yang bisa diterapkan secara praktis dan mudah.
Awalnya, acara “ON AIR” Radio ini saya beri judul “NGOPI Pagi bareng Krishnamurti”, namun karena kebutuhan dan situasi pasar yang makin seru, akhirnya nama acara ini per medio April berubah menjadi “TERAPI Pagi bersama Krishnamurti“. Kok terapi? Karena SMS yang masuk umumnya adalah pertanyaan masalah diri. Dalam NLP, hal ini sungguh sederhana dan mudah saja. Cukup gunakan teknik-teknik Submodality, Reframing, Slyghter of Mouth bereees he..he.. biasa deh urang eN eL Pi emang nakal… (Gimana ya mengeja slyghter? Lupa…)
Kebetulan saya punya banyak pengalaman terapi saat jadi relawan di Tsunami Aceh, terus praktek-praktek terapi para peserta pelatihan, pengalaman relawan saat Gempa Jogja, juga pengalaman terapi bersama teman-teman dokter medis. Ditambah pengetahuan terapi NLP yang dapat dari DR John Grinder, terakhir belajar “Design Human Engineering” di Orlando, Amerika, bersama DR Richard Bandler, juga belajar dari Terapis-terapis Nusantara yang mungkin “sedikit” aneh, akhirnya jadilah teknik-teknik terapi racikan ala Krishnamurti yang juga “aneh” he..he.. karena sederhana dan Andapun bisa melakukannya. Untuk itulah, saya ingin berbagi dengan Anda agar makin banyak yang bisa melakukannya. Khususnya teknik terapi jarak jauh via telpon.
Kita Semua Bisa Telepati
Latar belakang pemikiran dari terapi jarak jauh ini adalah karena pada dasarnya, semua makhluk hidup bisa melakukan telepati. Hanya ada orang yang melatihnya, ada yang belum melatihnya, itu saja. Binatang berkomunikasi secara bawah sadar. Pesan yang dikirim dan diterima di Alam Bawa Sadar, bahasa kerennya disebutlah UNCONSCIOUS to UNCONSCIOUS Communication (biar kesannya ilmiah dikitlah he..he..).
Kita juga sebagai manusia pernah mengalami hal demikian, bukan?. Ada waktu tertentu, kita berpikir begini: “Eh, gimana ya kabar teman lamaku si Polan? Kangen deh, terutama saat teringat tertawanya yang lepas sekali he..he…”. Beberapa waktu kemudian, HP Anda berdering. Anda angkat dan tahu-tahu si Polan menelpon dan Anda berteriak: “Hei, Polan! Aku sedang memikirkan kau! Eh, tiba-tiba kau menelponku. Gimana kabar kau!!!” dan ngobrolpun berlanjut seruuu…
Kalau Anda melatih teknik ini, tentu bisa menghemat pulsa HP Anda sampai 80%, bukan?
Ini hal yang sering saya lakukan, sekali lagi cara terapi jarak jauh ini ala saya ya… bias pas, bisa juga nggak pas untuk Anda. Karena sering juga saya kombinasikan dengan teknik-teknik NLP lainnya, sangat tergantung situasi.
1. Biasanya saya samakan dulu Nada Suara dengan pihak klien. KERAS!!! ikut KERAS!!!, Perlahaaan ikut Perlahaaan, tenaaang… ikut tenaaang… Harus BUILDING RAPPORT, bukan?
2. Setelah itu, barulah mendengarkan (tepatnya menyimak) cerita pihak klien apa yang dia rasakan, apa yang dia dengar, apa yang dia lihat. Teknik VAK, bukan?
Tip Menyimak yang Efektif:
a. Saat menyimak via telpon, posisi tubuh saya biasanya sama persis dengan posisi tubuh pihak klien. Berdiri, ikut berdiri. Duduk santai, ikut duduk santai. Pegang telpon pake tangan kiri, sayapun mendengarkan di telinga kiri. Pokoknya sama persis deh…
b. Fokuskan perhatian Anda di telinga yang sedang mendengar suara pihak klien, rasakan betul-betul apa rasa yang muncul, amati kata-kata yang digunakan, perhatikan dan rasakan nada suara, desah nafas dan hal lainnya yang sangat AUDIOTORY. Benar-benar latihan Audiotory yang baik sekali, bukan?
3. Setelah PACING terjadi, barulah saya ajak pihak klien untuk me-LEADING apa yang dia inginkan. Leading dengan suara yang tenang dan mantap, gunakan SUARA PERUT.
Usahakan tempo suara, sepertiga lebih lambat dari suara normal Anda. Ingat, saya jarang memberikan solusi (kecuali situasi terapi yang mendesak), saya umumnya MENAWARKAN pilihan solusi dan pihak klien yang memutuskan.
4. Pilihan solusi yang saya tawarkan ke pihak klien umumnya adalah panduan dengan teknik SUBMODALITY.
Kemampuan tambahan yang perlu kita kuasai untuk teknik terapi jarak jauh ini:
a. Kalo perlu meng-ANCHOR, gunakan suara tertentu yang sama. Sebaiknya suara lucu atau bunyi tertentu yang hanya Anda bisa melakukannya. Karena akan dilakukan secara sama persis, nantinya jika diperlukan.
b. Kemampuan tambahan yang perlu kita kuasai untuk teknik terapi ini adalah kita gunakan kata-kata yang menghasilkan VISUAL untuk pihak di seberang sana yang mendengarkan dan melakukannya. Audio yang menghasilkan Visual. Bunyi yang menghasilkan Gambar.
Kunci keberhasilan terapi ini?
1. NIAT TULUS ingin menolong atau berbagi.
2. Latihan, latihan dan latihan. Tidak lebih, tidak kurang…
Apa kelebihan terapi ini?
Mengapa saya sangat tertarik memilih terapi jarak jauh via telepon ini? Pertama, sangat menghemat waktu. Kedua, praktis karena tidak perlu ketemuan sehingga banyak orang yang bisa kita bantu. Ketiga, aman karena terhindar kemungkinan menyentuh atau respon yang bisa membuat bersentuhan fisik, karena bisa membuka peluang terjadinya hal-hal yang bisa melenceng. Jaga-jaga, gitu lho!
Demikian, semoga berguna. Sederhana, kan? Itulah NLP.
Krishnamurti
NB:
Mungkin tulisan ini belum terlalu lengkap karena saya sedang melahap waktu di Bandara Cengkareng menunggu pesawat ke Surabaya, jika ada tambahan, saya akan lengkapi ya…
Viewed 3511 times by 1111 viewers