“Saya melihat almarhum Mama saya berdiri di depan saya dan tersenyuuum lembut…”
Dan, Thomaspun menjadi lebih tenang dan menangis terharu di studio Radio Sonora, Jakarta. Kebencian dan kemarahan dengan Sang Ibu yang sudah terjadi lebih dari 40 tahunpun, lenyaplah sudah…
Semua permasalahan selesai, semua dendampun luntur, kemarahanpun sirna, hanya saat Thomas kembali menjadi bayi yang kecil, tanpa dosa… merasakan kembali Cinta Tulus, Cinta Suci, Cinta tanpa syarat dari seorang Ibu, seorang Bunda, seorang Mama untuk bayi tercinta, bayi tersayang, bayi tanpa dosa.
“Aduuuh, rasanya sangat tenaaang, damaiii dan nyamaaan sekali…”
Demikian ringkasan beberapa komentar SMS lainnya, yang masuk dari pendengar Radio Sonora 92.0 FM Jakarta, dalam acara Terapi Musik yang disiarkan setiap Minggu malam jam 22:00-24:00 yang sudah “On Air” sejak bulan Agustus 2008 lalu.
Berbagai macam Panduan Aktif yang saya bawakan, berbagai macam pengalaman yang di bagikan, serta berbagai macam ide, teknik, metode terapi yang disiarkan langsung dari studio Sonora Jakarta, untuk sahabat pendengar di berbagai kota besar di Indonesia. Dasar idenya…
Sederhana dan mudah
Memang, sangat banyak kembangan ide yang saya dapatkan dari belajar NLP Design Human Engeering (DHE) di Orlando, Amerika, Maret tahun 2008 lalu. Dari dasar ilmu tersebut, sudah puluhan teknik terapan yang saya kembangkan dan sedang saya tuliskan jadi artikel-artikel praktis, agar bisa digunakan oleh orang banyak juga, karena memang mudah sekali kok menerapkan ilmu NLP itu.
Kalo sulit, berarti ada yang salah dengan ilmu itu. Demikian pikir saya. Karena saya selalu berpikir mudah, maka jadilah mudah menerapkan ilmu NLP itu, bahkan sangat mudah he he…
Nah, salah satu ide kembangan NLP dari DHE ini adalah ide terapi diri yang saya sebut saja…
Jadilah Bayi….
Ya, sebuah pengalaman yang memang pernah kita rasakan secara nyata. Memori itu pernah ada dan tidak akan pernah hilang dalam pikiran kita. Nah, inilah sumber daya yang luar biasa yang bisa kita optimalkan kembali. Bukan dari luar, justru dari dalam diri sendiri. Karena memang pernah kita alami…
Sulit untuk dijelaskan, sulit untuk dibagikan rasanya, karena pengalaman “Jadi Bayi” tersebut sangatlah personal dan tidak ada kata-kata, yang ada hanyalah rasa bayi, yang ada hanyalah wangi bayi, ya… hanya bayi… Dan, sekarang marilah kita “bermain” dengan teknik NLP terapan ala Krishnamurti. Semoga pas juga untuk Anda, baiklah…
Bagaimana cara kembali jadi bayi?
Mudah sekali, jadilah bayi. Tapi gimana dong? Oh oh, pikiran saya muncul lagi “Aha”, apa itu? Sederhana aja, belilah CD-CD lagi bayi. Sayapun mulai “hunting” CD-CD musik bayi, apa saja saya uji coba. Daa, akhirnya sayapun sering jadi bayi hua.. hua.. hua..
Berikut ini proses AWAL kembali jadi bayi:
1. Carilah CD lagu-lagu yang memang diciptakan untuk bayi, bisa musik klasik, bunyi-bunyi binatang seperti suara lumba-lumba yang memang diciptakan untuk bayi…
2. Putarlah satu atau dua lagu yang paling Anda sukai, gunakan fungsi REPEAT ONE agar lagu tersebut terputar terus-menerus.
3. Terus lakukan langkah nomor 2, sampai Anda menemukan lagu yang Anda rasa paling pas atau nyaman untuk Anda.
Mindset dasar latihan awal ini adalah Ingat! Alam Bawah Sadar Anda punya rekaman pengalaman ini semuanya. Jadi, biarkan batin Anda yang menuntun, bukan pikiran Anda.
Setelah Anda menemukan lagu bayi favorit Anda, sekarang marilah kita melakukan terapi diri dengan menjadi bayi.
Proses Terapi Jadilah Bayi
1. Siapkan suasana yang tenang, nyaman dan yang penting, Anda harus merasa sendirian, tempat yang personal. Tempat pribadi Anda, tempat sembunyi Anda. Jadi, baiknya Anda sendirian.
2. Teruslah putar musik bayi yang sudah Anda rasakan pas untuk Anda, seperti yang Anda lakukan di tahap Awal kembali jadi bayi. Atur pada volume suara yang Anda rasa pas dengan perasaan Anda saat itu.
3. Aturlah posisi tubuh selayaknya seorang bayi. Salah satu idenya:
3.a. Posisi bersujud, lakukan sampai merasa nyaman. Posisi sujud ini, persis seperti bayi saat berada di dalam perut Ibunda.
3.b. Posisi lainnya, bisa posisi duduk dengan kaki terlipat, tangan menyatu memeluk kaki. Seperti posisi saat kita duduk menahan dingin. Posisi dagu, menyentuh dengkul. Persis seperti monyet duduk, pernah lihat sebelumnya?
3.c. Posisi tiduran, dengan seperti bayi kecil dalam dekapan Ibunda.
Terus berada dalam posisi ini, sampai Anda merasa sangat nyaman dan natural…
4. Sekarang, mundurkan pikirkan Anda kembali ke saat-saat yang idnah di sekolah, misal saat SMU, saat SMP, saat SD, saat kelas 6, saat kelas 5, saat kelas 4, saat kelas 3, saat kelas 2, saat kelas 1, saat TK besar, saat TK kecil, terus mundur sampai saat-saat bayi, saat-saat belum bisa bicara, saat-saat dipeluuuk hangat…. saat-saat diciuuum lembut… saat-saat didekaaap nyamaaan…
5. Bernafaslah seperti layaknya bayi, nafasnya ada di perut, sering disebutnya nafas perut.
Bila perasaan di atas ini muncul kembali, katakan dalam Jiwa Anda:
Lepaskan apa yang harus dilepaskan…
Maafkan apa yang harus dimaafkan…
Ampuni apa yang harus diampuni…
Kembalilah… kembalilah.. ke hakikat aku dilahirkan…
Catatan:
- Silakan banget untuk gunakan kalimat-kalimat hikmah lainnya. Bisa diambil dari berbagai Kitab Suci di dunia ini, yang sesuai dengan Iman Keyakinan Anda masing-masing…
Berbagi Perasaan
Pengalaman para pendengar Radio Sonora tentang terapi “Jadilah Bayi” ini, sungguh sangatlah banyak. Berbagai macam pengalaman, yang sangat mengharukan. Menyembuhkan bahkan sangat menguatkan satu sama lain, termasuk saya sendiri he he…
Selamat menikmati pengalaman terapi “Jadilah Bayi” ini, silahkan bagikan teknik ini ke orang lain yang kiranya membutuhkan.
Bila Anda punya pengalaman yang ingin dibagikan, setelah melakukan terapi “Jadilah Bayi” ini, silahkan tulis di kolom komentar ini, atau email ke saya: krishnamurti@indo.net.id dan bila Anda berkenan, pengalaman Anda akan saya masukan dalam buku saya yang ke 3, khusus tentang Terapi Musik ini, sebagai pengalaman kisah nyata.
Oaaak… oaaak… oaaaak… preeeet… (duh mencreeet)
Jakarta, Minggu Bangkit, 12 April 2009
Krishnamurti
Mindset Motivator
Viewed 19184 times by 1945 viewers
“bayi ”
bayi kecil telah lahir ke dunia….
ea….ea….ea……
diberi nama “Krishnamurti ”
bayi kecil telah lahir ke dunia…
ea ….ea…….ea….
di peluk ,dicium
diblelai sayang …..
bayi kecil telah lahir ke dunia,
ea ….ea….ea….
dengan rencana sang Khalik
menjadikan alat bagi NYA
dan berjumpa
dengan penulis puisi ini
ea….ea……ea
si bayi tumbuh besar
dan dincinta dunia
“apakah itu dosa”
oleh : Djuliawati Agusirwan
apakah itu dosa,
aku merenungkan sepak terjangku
dalam dosa ada keterpisahan
antara aku dan DIA
aku tak alami kedekatanku
dan damai ku pun lenyap
tentu ada sepuluh perintahNYA
yang di langgar akan membawa derita batin
sehingga harus minta ampun padaNYA
dan kembali menjadi bersih..
bak bayi
manusia dilahirkan telanjang
murni bersih
karena ada cinta dua hati,
dan persatuan cinta itu
membuahkan suatu kehidupan
kehidupan itu datang dari Khalik
dan itu adalah karya yang paling mulia
paling suci dan Akbar
ach…..
mengapa kehidupan itu mau di nodai….
dengan kata “benci”
cinta berlawanan dengan benci
benci itu menuju kedosaan…
benci diri
benci sesama
benci Pencipta
itu adalah menuju dunia dosa
” bingung”
oleh : Djuliawati Agusirwan
bingung itu ada dalam setiap manusia
setiap kita
bingung ….
bingung
itu keadaan mencari kebenaran
bingung
itu keadaan mencari yang mulia
bingung
itu keadaan mencari yang tepat
bingung
adalah rasa menuju pemurnian
selama ada kebingunga
disana kita menyadari kemanusian kita
kita manusia biasa
tercipta oleh tangan yang Agung
bila tak ada kebingungan
berarti sudah selesai perjalanan di dunia
bila tak ada kebingungan
berarti kita bukan lagi manusia
bila tak ada kebingungan
berarti kita teta dalam keadaan tak bergerak
bingung…bingung…bingung
kita musti berpegangan
berpegang pada iman
” cokelat”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku suka makan coklat
coklat itu rasanya manis
kala di cecap membuat rasa gemilang
membuat rasa melambung lambung
aku suka makan coklat
es rasa coklat , kue coklat…
dan kecuali minuman coklat
aku suka rasa coklat
yang membuat raga di tenangkan
bila rasa dalam raga berkecamuk,
aku makan coklat
coklat itu ciptaanNYA
bukan ciptaan dari manusia
DIA sumber yang menciptakan
sehingga apa yang di ciptakan pastilah
baik dan berguna adanya
ach…..
kulit coklat bangsa Indonesia
sangatlah rupawan
sangatlah menarik
dan indah
“Simon …Simon”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Simon nama seorang bapak
kepalanya gundul licin
di dampingi isteri yang setia kemana mana
Simon nama bapak yang ku kenal
ku katakan padanya : ‘jauh jauhlah dariku”
dan duduklah dekat isterimu, dan jangan dekati aku
Simon suka sekali tertawa…
selalu penuh canda dengan semua ,
di cari bila tak ada,
isterinya selalu sabar, mengerti suami suka canda,
dia selalu membuat gelak tawa
Simon…simon…
seorang bapak yang mewarnai kehidupan
dicinta isteri setia,
didamba isteri tercinta,
aku tersenyum kala kulihat isteri cembetut,
karena rasa cemburu menyerbak sukma
ach……
aku suka melihat suami isteri terjaga setia,
“sms itu menjadi tempat diskusi”
oleh : Djuliawati Agusirwan
era zaman ini,
tak perlu bertamu lama lama
atau
berkunjung lama lama
ada sms yang mempercepat diskusi
diskusi bisa dilakukan lewat sms
sms itu membantu segala tanya
membantu segala soal kehidupan
sms itu mampu membuat senyum
atau gelak tawa …..
sms ku selalu berbunyi,
menjawab segala ragu dalam dada
sms ku selalu berbunyi
membuat aku bertemu teman teman lama
sms ku tak berbunyi….
tanda pasaran lagi sepi
dan tanda aku berdiam tanpa suara
” bro….bro….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ku suka menyebutnya bro …bro
itu nama yang tak asing
ku suka menyebutnya bro ..bro
menjadi dekat satu sama lain
ku suka menyebutnya bro…bro
sehingga aku bisa menumpahkan isi hati di dada
ku suka menyebutnya bro ..bro
tanda tak ada kebohongan antara aku dan bro
ku suka menyebutnya bro…bro…
ku yakin ia suka di sebut bro …bro
itu nama yang cocok buatnya
ach
bro…bro…..maaf bila kau pusing dengan segala tanya
bro…bro… maaf bila kau kebingungan akan segala persoalaan
jadilah sobat perjalanan hidup ku bro…bro
“puisi buat Trudi”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Trudi namanya…
asli lahir di Swiss
hatinya baik bak permata
mengasihi ku kala ku berduka
Trudi namanya…
kala muda , cantik rupawan
sangat cantik bak bidadari
Trudi namanya,
di pandangnya aku dengan cinta,
“menikahlah lagi, kala kau jumpa dengan yang ku cinta”
Trudi namanya,
sungguh mulia hatinya ,
dan mengerti kehidupan di dunia ini,
dan menerima diriku apa adanya
Trudi selalu berpesan padaku,
kala ia dan suami mengantar ku di kereta api,
“jangan nakal nakal”
Trudi ku,
ku rindu akan perjumpaan ….
semoga bahagia dan berkat melimpah
semoga kesehatan yang sangat baik
mengiringi langkahmu
puisi ini kutoreh,
karena aku rindu pada semua keluarga besarku,
bermarga Huber,
titip rinduku ….
lewat puisi ini
“perjalanan di kereta api”
oleh : Djuliawati Agusirwan
perjalanan jauh melewati pemandangan indah,
perjalan jauh dengan kereta bersih
dan tercepat,
dan ku pilih agar ku dapat melepaskan lelah ragaku.
ketika kumasuki nomor tempatku,
di sebelahku seorang tentara muda dan kekar
berwajah eropa asli,
tersenyum padaku,
dan aku pun membalas senyumnya
ach…..ini perjalananku
bersama orang asing yang tak ku kenal
aku mengkatupkan tanganku
agar malaiiat malaikat menjagaku,
ach…mujurlah
seorang tentara yang baik,
tak mengganggu waktu tidurku,
sebab ia tahu aku akan ke tempat suci
Loudres tempat suci nasrani.
aku tak merasa takut,
aku dapat membaca segala raut wajahnya
seorang militer eropa yang sopan
dan asyik dengan laptopnya
dan tak berbicara padaku sepatah kata
hanya senyum bila kami berpapasan muka
ach….
bersyukurlah aku …
memperolah teman perjalanan dalam kereta api
yang baik dan tak mengganggu ku
” semua tempat penuh”
oleh : Djuliawati Agusirwan
semua tempat penuh…
satu persatu kumasuki,
keputusan ku mendadak,
sehingga aku tak memesan kamar
tanpa kenal lelah ,
ku masuki satu persatu hotel itu
ku tanya kan tempat berbaring ragaku,
semua kamar terisi penuh,
karena peringatan di Loudres tahun lalu,
dengan bahasa perancisku,
modal dari sekolah ku,
aku tak kenal akal…..
kutapaki satu persatu
keluar masuk hotel
letih ragaku bukan kepalang,
tapi kutahu pasti pasti ada kamar untuk ku,
kucari dari jalan satu ke jalan yang lain,
dan akhirnya ku jumpai di tempat ku pernah menginap,
kala aku bersama rombongan ziarah
pemilik itu tersenyum bersahabat,
karena mengenal ku,
dan aku mendapakan harga kamar yang special,
dan aku bersyukur padaNYA
aku merasakan suasana surgawi,
aku suka air suci itu kala menyentuh ragaku,
terangkat jiwaku menujiu surga
derita ku hilang lenyap ditiup angin Loudres
betapa bahagianya merasakan suasana indah itu
ku berjumpa segala bangsa,
segala bahasa,
memadati tempat suci itu,
tak ku nyana….
tempat itu menjadi begitu megah
tempat itu menjadi nyaman untuk di kunjungi
perubahan nya begitu cepat
aku melihat pembangunan sana sini….
ach wajah wajah penjual benda suci yang masih sama
ach….betapa sukanya aku akan tempat ini
” payung”
oleh : Djuliawati Agusirwan
payung itu
payung si empunya warnet
kupinjam kemarin
karena hujan lebat menguyur bumi
payung itu
payung si empunya wanet
kupinjam kemarin
agar ku tiba di gereja
payung itu
memberikan aku rasa nyaman
baju ku tetap kering
ragaku tak di guyur hujan
payung itu
sangat berjasa bagiku
membuatku ragaku tak menjadi sakit
karena kehujanan
payung itu
harus ada di tas
harus di bawa bawa
musim hujan sudah mengawali
kotaku
payung itu
melindungi
jadi bawalah selalu
agar bisa tepat waktu dalam janji
agar bisa tepat waktu dalam berkarya
agar bisa tepat wakut dalam memujiNYA
” apa itu cinta…apa itu benci ?”
oleh Djuliawati Agusirwan
Mas Kris,
apakah kau mampu menjelaskan ini
apa itu cinta …apa itu benci??
mas,
cinta itu rasa
benci itu rasa
yang ada dalam dada
apakah cinta dan benci itu rasa rasa??
atau hanya rasa saja….
apakah cinta dan benci bergulir silih berganti?
bak telapak tangan
terbuka dan menutup??
jelaskan padaku ku mas …
apa itu cinta….apa itu benci?
aku bangga pada nenek moyangku,
mempunyai rasa cinta di bawa mati,
ataukah mereka mempunyai rasa rasa cinta melulu??
” belajarlah terus frater….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
tadi pagi,
kuberjumpa dengan seorang frater,
hitam manis dan muda belia,
ia akan menyumbangkan darahya
belajarlah terus frater….
akan arti memberi,
memberi sampai kau rasakan sakitnya jarum
jarum yang menggores tangan dan jarimu
belajarlah terus frater….
jalan mu masih panjang terbentang
melewati terjal terjal kehidupan,
onak duri di sana sini,
namun belajarlah dari Maha Cinta
yang telah menciptamu ,
memberi nafas kehidupan…..
belajarlah terus….
tanpa henti menyembah padaNYA
setiap waktu dalam hatimu,
dalam jiwamu
dan tebarkan damai dan cinta
sepanjang jalan mu
Kala kau letih,
berhentilah
berdiamlah….
dan carilah pembimbing rohanimu,
berusahalah menjalankan nasihatnya,
karena ia lebih dulu menapaki kehidupan …
tersenyum dan tertawalah
bersama malaikat rafael
malaikat sukacita
yang selalu menemanimu,
tak usah sedih dan bingung,
manusia di cipta
untuk bahagia
“aku letih”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku letih
letih raga
letih jiwa
bila demikan , aku harus apa??
aku leitih
letih mencari
letih bertanya
letih mengejar bayang bayang
bila demikian, aku harus apa??
aku letih
letih mendamba
letih rindu
letih akan rasa rasa
bila demikain, aku harus apa??
aku letih
kau juga letih
kita juga letih
bila demikain, aku harus apa?
bila demikian, kau harus apa?
bilad demikian, kita harus apa?
berdiam,
merasakan rasa rasa di dada,
berdiam lagi…..
menunggu sampai sang cahaya kembali
menunggu sampai malam malam gelap berlalu
sabar menanti
agar rasa rasa di dada
berubah kembali
memancarakan kegembiraan
memancarkan damai
memancarkan sukacita
memancarkan kemilau warna warni
dan
kita sadari
kita manusia biasa
” aku tak bermaksud”
oleh : Djuliawati agusirwan
aku tak bermaksud
membuat temanku menjadi pusing
aku tak bermaksud
membuat ia menjadi terluka
aku tak bermaksud,
aku selalu jujur dalam kata,
aku selalu polos
polos mengatakan sesuatu
apa adanya
ach…
sudahlah
akhirnya seluruh dunia tahu,
aku berbuat kebaikkan
walaupun aku tak mampu
akhirnya seluruh dunia tahu,
aku polos padanya
ach…..
motivasi aku mas….
“reuni sd”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku berjumpa teman teman sd ku
ach …betapa sukacita nya
aku berjumpa teman teman sd ku
ach..betapa senangnya aku
aku berjumpa teman teman sd ku
ach…betapa cantik dan rupawan mereka
aku berjumpa teman teman tk juga
ach….
ach…
hidup itu terus berjalan
namun teman teman adalah hadiah dari perjalanan hidup
hidup itu terus berjalan
tersenyum lah pada teman
tertawalah pada teman
meskipun
kehidupan itu tak selalu berjalan mulus
namun
masih ada harapan
akan hari esok
for the time being
i stop to send you many poems
sorry ….
oleh : Djuliawati Agusirwan
memberi itu haruslah tulus
tulus hati
dengan kasih yang berdasarkan
pada YESUS
yang suka memberi tanpa pamrih
kala memberi meminta kembali
tak ada lagi maknanya
memberi itu dengan kasih
kasih yang ada dalam dada
agar terasa kasih dari surga
sebelum pemberian di terima
pun terasa rasa yang tak terkira
memberi boleh banyak
boleh sedikit
asal dengan kasih
asal tanpa pamrih
dengan memberi kita menjadi manusia utuh
kala tangan kita kosong
kita boleh memberi senyum
senyum yang tulus
senyum tanpa maksud
tanpa terselubung
selalu tulus
dan hanya DIA yang tahu
dan tak terperi rasa yang tertuang
walau pemberian itu sedikit
dan didalam nya ada cinta dari DIA
Moon
oleh : Djuliawati Agusirwan
terinspirasi setelah menonton film “moon:
moon artinya bulan
bisa juga artinya mimpi
mimpi mipi dalam khayalan
yang bisa saja terwujud
ataupun tak pernah terwujud
moon itu judul film
film vampire penuh nada nada cinta
cinta abadi yang dicari manusia
cinta yang abadi
yang hanya ada pada
Allah yang maha cinta
Allah yang maha agung
cinta yang abadi
dicari anak manusia
sehingga karya cinemagrafi yang paling trend
di era masa kini
vampire pun di lukiskan mendamba cinta
yang dicinta pun rela menyerahkan jiwanya
moon film lambang keinginan manusia
mendmba cinta yang tak pernah termakan waktu
tak termakan usia
abadi dan tetap menyala
namun
cinta manusia dan vampire
adalah khayal yang di perindah
dalam karya manusia
ach….
aku akan katakan pada siapa saja
bergelar vampire
bila ia tak jelas tempat asalnya
itu adalah lelucon terkini
baik lah kita mencari cinta yang dipilihkanNYA
“hup..hup…lalu di telannya”
oleh : Djuliawati Agusirwan
di kala malam hari
aku teringat
seorang ibu seperti orang korea
duduk di sebelahku
menghadiri misa
kala misa berlangsung
dia sibuk dengan matanya yang sakit
aku tak sengaja
memperhatikan ia
di ambilnya soflens dari matanya
lalu di tangannya ada botol imut imut
berisi air pembersih softlens
tiba …tiba….hup ..hup
di masukkananya softlensnya
dan aku terperangah
hup…hup…
lalu dituangnya botel imut imut
ke telapak tangan kirinya
dan hup…hupppp….
dikeluarkan lagi softlensnya
mulai ia membersihkan soflensnya
lalu dia memegang matanya
dan memasukkan lagi
astaga…
tak terpikir olehku
apa yang dibuatnya
bila tak lagi misa
mungkin aku terpingkal pingkal
melihat apa yang di buatnya
Rm.Nico Dumais sj mungkin bingung
liat umatnya sedang bersikap demikian
hahhahhahah
“Diluar kamar pengakuan”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku ikut mengantri
dalam ruang tunggu pengakuan
setiap mereka yang keluar
akan mulai bicarakan
mengapa mereka lama di dalam
aku pun tak peduli
karena aku tak berpikir aneh aneh
namun setiap keluar mereka akan
menjelaskan
apa sebab musababnya
sepertinya mereka ingin memberi tahukan
kenapa mereka lama ada di dalam
jadilah aku pendengar yang baik
seumur umur aku baru mengalami ini
Pembimbing meditasiku
banyak sekali peminatnya
sama saja
dengan pastor kepala paroki
sebab ini
saat menyiapkan hati
akupun
ikut mengantri
dengan sebuah pengakuan
yang harus ku sampaikan
demi permintaanNYA
“aku mau ke Holly land lagi”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku mau ke Holly land lagi
bila ada kesempatan
aku mau ke Holly land lagi
bila ada biaya
aku mau ke Holly land lagi
bila ada rezeki
aku mau ke HOlly land lagi
bila Dia menghendaki
ach…siapa yang tak mau
aku mau
kau juga mau
dan kita juga mau
“Lina terimakasih…”
Share
Today at 9:01pm | Edit Note | Delete
oleh : Djuliawati Agusirwan
aduh…
berapa banyak kebaikkan yang kuterima
dari sobat sepertimu
ach…
berapa banyak yang kau berikan padaku
tak terhitung banyak nya
semoga segala yang kuterima
DIA memandang dari surga
memberikan berlipat ganda padamu
kala saat natal ini
aku ingin beli baju
kau memikirkan caranya aku mempunyai baju baru
tak ada yang bisa kubuatkan
selain rasa terimakasihku padamu
Lina…..semoga apa yang kau harapkan
selalu terpenuhi oleh NYA
“Bruder itu temanku”
oleh : Djuliawati Agusirwan
bruder itu temanku
berdiri di depan aula gereja
dan aku masih mengenalnya
dulu aku pernah bertemu dia
sekarangpun demikian
dia kusapa sebagai teman
dan sekarang dia sudah jadi bruder
dan terdampar di Pangkalpinang
“hay…Rudy…., ikut bisnis saja!”
lalu dia katakan padaku :” tak boleh”
astaga meskipun bisnis perlebahanku
baru ku geluti
dan belum lancar
aku berani mengajak dia
namun
aku pun sedih
tak dapat membantu ia banyak
agar dapat merenovasi
Gua Maria nya
ach…ku harapkan masih banyak tangan
yang rela membantu
tanpa pamrih
dan hanya BUNDA gereja saja
mendoakan dari surga
“Selamat ulang tahun bapak Kardinal…”
Share
Today at 9:13pm | Edit Note | Delete
oleh : Djuliawati Agusirwan
selamat ulang tahun bapak Kardinal
Julius Darmaatmadja.SJ.
tepat tanggal 20 December 2009
namun
meski terlambat
ini masih bulan December
jadi ucapan selamat masih boleh dilayangkan
selamat atas hari jadimu
selamat atas kesehatanmu
selamat atas cintamu pada seluruh umat
di tanah air tercinta
Indonesia
selamat atas tugas pengembalaanmu
selamat atas kesucian mu
selamat atas segala telandanmu
dan doa doamu
ini saja yang dapat ku sampaikan
ini saja yang dapat kau sampaikan
ini saja yang dapat kita sampaikan
semoga segala berkat surgasi menyelimutimu
semoga uskup baru meneladinimu
akan kesucian panggilan yang selama ini kau emban
semoga …semoga
yang terbaik bagimu
” puisi ini ku rangkai bagimu rm.Madya Utama sj”
Share
Today at 9:19pm | Edit Note | Delete
oleh : Djuliawati Agusirwan
semalam aku terdorong
untuk merangkai puisi ini bagimu
namamu tak asing bagi telingaku
maafkan aku
ketika computerku sudah rusak
tak ada lagi komunikasi
antara aku dan kau
aku akan sampaikan
terimakasihku
atas doa doamu kala aku dalam duka
atas penghiburanmu dalam email emailmu
atas persahabatanmu dengan almarhum
terimakasih ku…
ku tuangkan dalam puisi ini
semoga kau selalu sehat walfiat
maafkan aku
baru menyapamu dalam puisi ini
dan semoga doa doa dan kasihmu
bagi umatmu
tetap kau lambungkan ke surga
dan sebagai mempelaiNYA
yang di cinta dalam imamat suci
salam ku dalam rangkaian puisiku
“Sister mimi jangan pergi….”
Share
Today at 9:25pm | Edit Note | Delete
” sister mimi yang selalu berkarya di st.Theresia English mass”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ku cari cari kau
ku cari cari dalam gereja
biasanya aku melihat senyum mu
sister mimi jangan pergi….
jangan kembali ke Singapore
aku suka lihat senyummu
aku suka lihat pengabdianmu
aku suka lihat ketulusanmu
jangan pergi…dari tugas tugas kecilmu
suasana menjadi berbeda
bila tak ada engkau
jangan pergi sirter mimi
kembalilah berkarya
aku masih ingin lihat senyum mu
” puisi ini ku rangkai bagimu rm.Madya Utama sj”
Share
Yesterday at 9:19pm | Edit Note | Delete
oleh : Djuliawati Agusirwan
semalam aku terdorong
untuk merangkai puisi ini bagimu
namamu tak asing bagi telingaku
maafkan aku
ketika computerku sudah rusak
tak ada lagi komunikasi
antara aku dan kau
aku akan sampaikan
terimakasihku
atas doa doamu kala aku dalam duka
atas penghiburanmu dalam email emailmu
atas persahabatanmu dengan almarhum
terimakasih ku…
ku tuangkan dalam puisi ini
semoga kau selalu sehat walfiat
maafkan aku
baru menyapamu dalam puisi ini
dan semoga doa doa dan kasihmu
bagi umatmu
tetap kau lambungkan ke surga
dan sebagai mempelaiNYA
yang di cinta dalam imamat suci
salam ku dalam rangkaian puisiku
“ku buka pintu kamar pengakuan itu”
Share
Today at 9:57am | Edit Note | Delete
oleh : Djuliawati Agusirwan
ku buka sedikit
dan kukatakan : ” kau boleh intip”
itu yang ku katakan pada temanku
yang menunggu giliran
lalu ia tergelak gelak
ku buka sedikit
agar tak perlu kujelaskan
bilamana aku keluar dari kamar pengakuan
ku buka sedikit agar udara segar
memasuki ruang
agar aku boleh diintip
bila ada yang mau mengintip
silahkan saja
ku buka sedikit
dan tak perlu ku jelaskan
mengapa aku pembiraanku lama
jadi mereka boleh mengintip
“Rev .Benny Hinn”
Share
Today at 10:02am | Edit Note | Delete
oleh : Djuliawati Agusirwan
today
i remember your name
you are a great preacher
in this world
today
i remember you are a humble
a holy name in this world
i remember how i always
grazy of your biography
you are a man who make us near to GOD
and you not proud of yourself
but proud of HIM
who create us
i always thankfully to HIM
i has joined your a big prayer praise meeting
with all people
oh handsome priest of the world
may you always in happiness
with your wife and your familly
you are handsome man of priest in this world
” Jangan melihat masalah sepotong potong”
Share
Today at 12:55pm | Edit Note | Delete
oleh : Djuliawati Agusirwan
“jangan melihat masalah sepotong potong”
aku setuju sekali
melihat masalah itu haruslah utuh
dan tak begitu saja menarik kesimpulan
di tanggapi dengan bijaksana
hatiku sedih
dengan perdebatan yang tak habis habisnya
satu sama lain
saling dukung itu perlu
mendukung agar Indonesia ini
diemban oleh Presiden yang terpilih
saling membangun itu perlu
saling menciptakan damai itu perlu
berikanlah ruang dan waktu
agar Presiden terpilih menjalankan misinya
dengan tenang
dalam ketenangan akan menghasilkan
banyak sekali kebaikkan bagi
masyarakat Indonesia
berikanlah kedamaian
dalam negeri tercinta
adu politik
itu ada waktu dan tempo
berikanlah jiwa raga
bagi negara pertiwi
agar tercipta
suasana damai
suasana kasih sayang
suasana damai di hatiku
damai dihatimu
damai dihati kita
Merdeka sekali merdeka
tetap merdeka….
inspirasi setelah melihat gua natal di Gereja Kristus Raja”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ku layangkan pandangan mataku
ke kiri depan
ku lihat
gua natal mengikuti trend
gua natal mengikuti trend
trend alam
arus alam bumi pertiwi
bencana yang baru baru terjadi
di bumi Minang
atau di pulau pulau lain
ada seorang ibu
memberi tahukan kemiringan gua
tempat kandang para gembala
dan Jusuf dan Maria
serta bayi kecil
di palungan
luar biasa
seni mengikuti zaman
dan alam bumi pertiwi
Yesus pun hadir
di segala tempat
di daerah bencana
atau
daerahku
daerahmu
daerah kita
dunia ini
yang diperingati
disebut : ” Hari Natal”
“terimakasih kakak ku”
inspirasi mendapat sangu di akhir tahun
oleh : Djuliawati Agusirwan
kemarin
kala aku mampir ke kantor kakak ku
aku diberikan sangu
di akhir tahun
ku ucapkan terimakasih ku
ke
Yongky
kakak ku
di tradisi keluarga kami
tak ada sebutan kakak
langsung memanggil nama
aku pun
terbiasa demikian
terimakasih atas sangu
di akhir natal
dan tentunya
rezeki itu
datang tanpa di duga
semoga berkat kebahagian
mengiringi hidup keluarga
dan tetap di jagaNYA
dalam hadiratNYA
“Baju Natal”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Batik batik itu berwarna warni
bermacam macam model
beramacam model
aku ingin sekali membeli
tapi belum kutemukan
sesuai selera
aku mengantar kakak ku berbelanja
tak ku pikir
akan mendapatkan baju berwarna
merah
itu kesukaan ku
dan bulan sedang berada
tepat di atasku
kakak ku merogoh dari tasnya
jadilah aku
mempunyai :”baju natal”
meski tak berwarna putih
lambang kesucian
namun
warna merah
tanda sukacita natal
tanda keberanian menyongsong realita
tanda keberanian berkurban
tanda darahNYA yang telah
menebus dosaku
tanda kegembiraan terus menerus
dalam hidup ini
Baju natal
boleh ada boleh tidak
yang penting
adalah hati
hati yang di bersihkan dari segala
serpih serpih segala salah kata dan sikap
segala salah paham yang di damaikan
di hari Natal yang di rayakan
eh Maria”
Share
Today at 7:05pm | Edit Note | Delete
oleh : Djuliawati Agusriwan
eh Maria…
mengapa pohon natalmu
tak ada kelap kelip
eh Maria
mengapa yang kau pasang
hanya buah buah pohon natal
eh Maria
dekorasi natal di gereja
belum rampung
di tuntaskan malam ini
agar semarak
tepat pada malam natal
eh Maria
kau masih caricari lampu
tersembunyi dimanakah
semua gereja
semua mall
semua rumah rumah
sudah berkelapkelip
ingin kupinjam kan saja
lampu natal ku
namun
malangnya kabelnya pendek
jadi
eh Maria
ku tunggun kejutan mu
“ice cream coklat”
oleh : Djuliawati Agusirwan
kebiasaan ku
bila aku melewati Kimia Farma
bila rasa seleraku muncul
aku mampir
dan langsung aku pilih
ice cream coklat
aku nikmati dulu
dan baru ku datangi kasir
dengan bungkus yang sudah kosong
sebab isi sudah pindah
ke perut ku
keramahan kasir
membuatku
selalu ingin mampir
dan melepaskan penat
sambil duduk dan nonton acara tv
setelah itu
baru kulanjutkan
pulang ke tempatku
ach….pelayanan yang ramah
senyum yang memikat
membuat pembeli selalu mau kembali
itu teladan yang bagus
bagi pembisnis apa pun
“the customer is the king”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ingatanku
akan motto : the client is the king
langganan adalah raja
agar kita memperlakukan dengan baik
ingatanku
akan peristiwa
kala aku bekerja di biro perjalanan
seorang teman
dimarahin habis habisan
di sebabkan
pesawat pesanan nya belum ok
padahal bukan salah temanku
karena pesawat itu penuh
kala musim libur
dia katakan sambil marah marah :
“the customer is the king
motto nya demikian….
apa artinya lebih baik di ganti
the customer is the kingkong”
astaga
demikianlah jadinya
“Selamat hari natal dan tahun baru
ku buat ucapan bagi semua yang membaca puisi ini
oleh : Djuliawati Agusirwan
Selamat hari natal
buat semua keluarga Huber yang
berada di Swiss
buat saudara saudaraku
yang bertebaran dimana mana
buat sahabat sahabat almarhum
buat sobat sobatku
buat teman teman ku
buat yang memusuhi ku
buat yang mengasihiku
buat yang ku kagumi
selamat atas kelahiran bayi kecil
yang menjadi panutan bagiku
bagimu
bagi kita
semoga damai natal
kasih NYA
tetap menyala di hati
tetap di rasakan
tetap bersemayam di hati
selamat tahun baru
bagi seluruh dunia
bagi seluruh bangsa
bagi seluruh teman teman
bagi seluruh nya
ciptaan NYA yang agung
adalah manusia
semoga segala harapan
terpenuhi di tahun baru
segala yang terbaik
bagi ku
bagi mu
bagi kita
“mencari cari”
“inspirasi melihat seseorang mencari cari bangku di misa natal”
oleh : Djuliawati Agusirwan
mencari cari
mencari cari
bangku
mencari cari
mencari cari
tempat kosong
mencari cari
duduk paling enak
di depan
namun
harus datang lebih awal
sejam di muka
atau
duduk seadanya
mencari cari
datanglah lebih awal
sehingga
tak usah mencari cari
diantara keramaian
“Loudres”
insipirasi dari film judul loudres
oleh : Djuliawati Agusirwan
Loudres
dusun kecil di negara Perancis
udaranya sejuk dan dingin
di musim dingin
tempat tanda
cinta Bunda Gereja dan umatnya
tanpa Bunda
tak ada perayaan natal buat umat
kristiani
sebab Bunda Maria ikut dalam
rencana keselamatan
film ini hanya boleh
di nikmati sebagai hiburan
bukan sebagai pesan iman
sebab
muzizat tetap muzizat
bukan setengah setengah
dalam film ini
kala belum kesana
bisa di jadikan gambaran
apakah Loudres itu
tempat seperti apa
tempat harapan
dimana segala harapan
sudah tak ada lagi
tempat tanda cinta NYA
segala yang tak mungkin
menjadi mungkin
tempat tumbuhnya
seorang santa Bernadett
yang mendapatkan penampakan
penampakan pada zaman nya
Santa itu menjadi saksi
cinta NYA
lewat bunda Gereja
dan terbaring manis
di kota Nevres
oh…film Loudres
hanyalah hiburan
sebab tempat itu
tempat ziarah yang
di dambakan
untuk di ziarahi
sebagai perjalanan iman
penguat iman
sumber harapan
syukur atas cintaNYA
tempat segala doa
telah dikabulkan
ach…Loudres
berbeda dengan
pesan dalam film
“Natal”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Pesan natal kuterima tadi siang
di gereja st.theresia
misa dalam bahasa ingris
pesannya
sungguh indah
Yesus lahir di kandang papa
dan jadi juruselamat dunia
Yesus tetap mengikuti
perjalanan ku
perjalanan mu
perjalan kita
bagi umat nasrani
yang merayakan hari suci ini
Gereja terbuka bagiku
bagimu
bagi kita
tanpa melihat status
tanpa melihat harta
tanpa melihat titel
tanpa melihat kolekte yang kita berikan
tanpa melihat warna kulit
tanpa melihat suku
terbuka bagi semua
kaum papa
atau
kaum borjuis
para imam tersenyum lebar
tak melihat berapa banyak isi kantong kita
itu baru namanya kesucian
tak melihat berapa bagus pakaian kita
itu baru namanya nilai kaul kemiskinan
tetap tersenyum di hari natal
dengan tulus
tanpa memandang rupa
memandang harta
tersenyum dengan kasih
sebagai mempelaiNYA
semoga st.Theresia tersenyum
dari surga
terberkatilah
para imam terjaga dan terpilih
oleh kasihNYA tak terputus
Natal itu menjadi indah
natal itu membalut luka
natal itu membalut lara
natal itu membalut segala rasa
yang tersisa
damai ..damai…damai
dan sukacita
“bak film di putar dibenak ku”
Share
Today at 11:10am | Edit Note | Delete
oleh : Djuliawati Agusirwan
bak film di putar di benak ku
kala Maria dan Jusuf serta
putraNYA
menuju jerusalem
kala IA berumur 12 tahun
bak film diputar di benak ku
kala Ia berada dalam bait Allah
tertinggal rombongan
keluarga terkasih
bak film diputar di benak ku
aku rasakan
dalam keheningan
dialog antara aku dan DIA
suatu tanya
yang terjawab
dan sayup sayup kudengar,
“Begitulah terus berada dalam baitKU”
sebab Aku sudah memberi teladan
bak film l di putar di benak ku
meditasi segelintir umat
dihitiung dengan jari
namun
tak kan kulupakan
” Ku duduk di depan tv saluran tvri”
oleh : Djuliawati agusirwan
kemarin sore
aku menyalakan tv
di ruang belakang
tempat kantor kakak ku
ku saksikan
perayaan natal bersama
di kemas
dengan bagus
ku duduk di depan tv saluran tvri
hatiku melonjak senang
disana
Presiden dan ibu
wapres dan ibu
dan serta lain nya
mengikuti acara
tanda menghargai
perbedaan
sesuai kampanye
sesuai azaz pancasila
ach…
hatiku bahagia
kala ku saksikan
Presiden kita
menunjukkan kasihnya
pada anak anak
dengan mengelus
kepala mereka
dengan kasih
sayang seorang bapak
ach….
manisnya suasana itu
dan alangkah bangganya
Ibu Presiden RI
melihat suami
memberikan sambutan
tanpa teks
sungguh hebat
dan pantaslah
duduk di bangku presiden RI
dan elok lah
serasilah
dalam perbedaan
dan ini
perlu tetap di pertahankan
budaya menanam
budaya penghijauan
haruslah
menjadi titik awal
memerangi pemanasan global
ini sangat tepat
“Fitnah ”
fitnah adalah lebih kejam dari pembunuhan
fitnah haruslah di buang ke laut yang dalam
fitnah itu tak baik
aku pernah merasakan
fitnah fitnah yang ku dengar
namun
aku akan diam
dan tunjukkan
siapa diriku
aku bukan seperti mereka katakan
fitnah itu adalah rasa cemburu
di dada yang iri akan keberhasilan
fitnah itu adalah tanda ingin menjatuhkan
seseorang dari kedudukan nya
jadi
kita ngak usah takut
meski mereka berusaha
dan kita jatuh
kita tetap berdiri tegak
karena
Tuhan tak membiarkan kita jatuh
tergeletak,
sebab tangan NYA memegang
tangan kita
fitnah itu tanda jiwa yang kerdil
fitnah itu membalikkan kebenaran
dan tak bertanya pada sumber
ach…memang tak boleh begitu
aku juga merasakan “fitnah”
yang kubuat
adalah
mendiamkan saja
dan menunjukkan siapa aku
” ketika itu ku dengar suara suara ”
oleh : Ingrid A.Huber
kudengar dari tempatku
suara suara terikan
yang meneriak kan
ini itu
ini itu
mendemo
mendemo baiknya pakai lagu lagu
agar yang dengar gembira
agar yang dengar sukacita
agar yang dengar terbuai
mendemo menghujat seseorang
tanda nya
orang itu adalah sangat hebat
mendemo dengan menghujat
itu ngak baik
ach…
kenapa ngak pakai band band
dan menari nari
dan tidak merusak nama seseorang
kan dalam hukum agama manapun
menjelek jelek kan itu tak baik
ach…
jangan gitu dong
” bagi dong ..bagi dong ….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku heran
berkali kali ku katakan bagi dong…bagi dong
no hp teman temanku
no hp sobat sobatku
heran diriku
tak diberikan
dengan alasan ini
dengan alasan itu
tak kenal lah
tak tahu lah
sudah ku katakan
hp ku di rampok
di rampok tepat setahun yang lalu
aku kehilangan data data temanku
sobat sobatku
kenalan kenalanku
kala itu aku rasa sendirian di dunia
sekarang
aku minta no hp saja
“bagi dong…bagi…dong!”
kenapa susah sekali
“Menunggu ”
“setelah bertemu dengan Hilda teman smp ku”
oleh : Djuliawati Agusirwan
tadi siang
ku menunggu temanku
di Plaza semanggi
teman smp ku
tadi siang
aku menunggu
sambil menunggu aku melihat lihat
semua barang lagi banting harga
semakin dibanting tak ada yang beli
aku heran …
tadi siang
aku berjumpa dengan temanku
setelah menunggu dengan pegal pegal
kami saling tukar hadiah
dan tukar cerita
tadi siang
kami bersama belanja di giant
tempat supermarket yang murah meriah
dan
menunggu lain waktu
agar bisa berjumpa lagi
bila DIA memberi waktu bagi
kita lagi
tadi siang
aku menunggu dengan hasil
sebab
kami saling tukar kabar
“Aku saja tidak di undang”
oleh : Djuliawati Agusirwan
meski aku pendukung berat
bapak Presiden
aku saja tidak di undang
meski aku pengagum bapak Presiden
aku saja tak di undang
tapi
aku tidak berdemo
meski aku sudah tahu bahwa
DIA akan memilih presiden SBY
jadi presiden
aku saja tetap menggeluti hidupku
apa adanya
aku tak menuntut
yang ku pinta hanya
berdasarkan PANCASILA
jadi
aku pun ngak berdemo
dalam perjalanan waktu
Bapak Presiden sudah berusaha keras
dan itu patut di hargai
dan itu patut di dukung
dan
aku tetap dukung dengan doa
dan
tanpa demo demoan
ach …ach…ach
“Uskup Situmorang”
oleh : Djuliawati .A.Huber
kemarin
baru kulihat beliau berpidato
kemarin
baru kulihat wajahnya bersinar
penuh kedamain
kemarin
baru kulihat ia panjang panjang
menceritakan Tuhan itu baik
pada semua orang
kemarin
baru pertama kali
aku melihat dia tv
sebab
aku tak termasuk undangan
walau
aku pendukung berat Bapak SBY
tapi
aku ngak demo loh
” Suara sirene”
oleh : Djuliawati Agusirwan H.
suara sirene
meraung raung di tengah jalan
dengan iringan dua truk peti uang
suara sirene
meraung raung mengawal
truk peti uang
aku menengok …
dan pikiranku pada uang
lalu
terpikir aku
bahwa
uang saja di kawal
apalagi kita
manusia dikawal
oleh malaikat malaikatNYA
semakin dekat padaNYA
berlaksa laksa pengawalannya
bukankah kita lebih dari benda mati
bukankah kita itu lebih luhur dari uang
bukankah kita lebih istimewa dari uang
jadi
pasti kita dikawal pula
namun
mata inderawi kita
tak dapat melihat
bahwa kita dikawal oleh
malaikat malaikat kita
itu
sudah pasti loh
” salon di Erlangen”
oleh : Djuliawati A.Huber
rambutku sudah panjang
tak karuan
ku banding banding biaya potong
dari ujung jalan satu
ke ujung lainnya
dan
kulihat diantara kantor
ada salon kecil
yang sangat ramai
dan biaya gunting menguras kantong
namun
lebih murah di tempat lain
ach…
jadi ku masuk
dan ku dilayani oleh
dengan baik
aku di suruh tunggu
jadi aku mengambil majalah
sambil membalik balik
dari depan ke belakang
sampai
berkali kali
akhirnya tiba giliranku
ku minta di gunting pendek
dan
setelah di gunting
aku pikir akan di keringkan
namun
tiba tiba ia memberikan
hydrier itu ke tanganku
aku terheran heran
dengan logat jerman nya
aku di suruh mengeringkan
rambutku
aku terheran heran
sambil menggerutu ku ambil juga
dan ku keringkan rambutku
tanpa bantuan nya
sudah kubayar mahal
harus
mengeringkan sendiri pula
bila di Jakarta
dengan biaya yang kubayar
pasti aku dilayani bak raja
namun
jangan coba coba meminta
pelayanan bak raja bila di Erlangen
Pengalamanku
di salon Erlangen
membuat ku rindu akan
Indonesia
“Kereta api di german”
oleh Djuliawati A.Huber
kereta api di german
kereta yang paling asyik
kereta yang mempunyai
jadwal yang sudah dipersiapkan
langsung ke stasiun
dan memesan tempat
sambil mengantri dengan rapih
dan
giliranku
aku akan bicara dengan bahasa yang
kucampur campur
bahasa german dan Ingris
herannya
petugas pemesan tempat
mengerti
tidak pernah menunjukkan kekesalan nya
meski kutanya ini itu
kuminta harga ini itu
kuminta jadwal ini itu
aku sendidi bingung
akan kesabaran mereka
akan mental mereka
dalam
melayani
apakah karena alam mereka
melatih agar tahan banting
kereta api di german
melesat bagai peluru
dan aku duduk tepat
di belakang
masinis lelaki german
yang menjalankan kereta
dengan sistim otomatis
ach….
aku baru melihat
dan memperhatikan
seperti
menyetir mobil
namun di rel yang panjang
yang bernama
kereta api
“Pengalaman ku memesan daging di Loudres”
oleh : Djuliawati A.Huber
udara yang begitu dingin
membuatku lapar alang kepalang
ku cari restourant
dilayani dengan bahasa perancis
untunglah
aku juga punya kemampuan
mencampur bahasa
perancis dan ingris
namun
kali ini meleset
aku memesan steak
lalu ketika pesanan datan
ku gigit daging itu
aku kaget bukan kepalang
masih ada darah
aku tak dapat memakan nya
lalu
kupanggil dia kembali
agar memasak menjadi matang
dengan
campuran bahasa ingris dan perancis ku
luar biasa
bila berjalan sendiran
tak mampu berbahasa perancis sedikit saja
akan tersesat
bahasa adalah jendela hati
selagi muda
belajarlah
agar dapat melalang buana
tanpa tersesat
selagi muda
belajarlah macam macam
pengetahuan agar
dapat melihat dunia
agar
dapat bicara tentang dunia
” Pertama kali ke Eropah”
oleh : Djuliawati A.Huber
pertama kali ke Eropah
karena
aku membayar seperempat harga
berhubung kerja di biro perjalanan
pertama kali ke Eropah
aku di jemput tanteku di Belanda
yang menganggap aku anaknya
berhubung ia tak ada anak perempuan
pertama kali ke Eropah
aku keliling keliling dengan kereta api
yang di sebut eurial pass
pertama kali ke Eropah
aku membawa kitab suci ku
setiap pagi kubaca
agar aku tak tersesat karena godaan
pertama kali ke Eropah
aku berjumpa dengan saudara saudaraku
dan aku bahagia sekali
pertama kali ke Eropah
aku bersandar padaNYA dalam doa
sehingga aku mengalami kebaikkan NYA
lewat saudara saudaraku
lewat teman teman baruku
lewat mereka yang baru ku kenal
pertama kali ke Eropah
aku pusing dengan mata uang
yang selalu berganti bila sudah
melewati perbatasan
pertama kali ke Eropah
aku tunjukkan bermacam macam koin
ketika aku akan membeli makanan
dan lelaki itu tersenyum
dan memberikan aku roti dan minuman
untunglah
sekarang mata uang sudah disatukan
yang bernama euro
sehingga tidak bingung lagi
namun
harga harga jadi melonjak lonjak
“Rok mini itu”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku teringat dengan Tari
teman sekamarku di hotel
kala mendapat education tour
dari negara Singapore
aku dan dia mengejar
rok mini
namun aku berpisah
karena aku bertemu tanteku
yang sangat dekat dengan ibuku
tentu
tanteku sangat bangga dengaku
aku di bawanya ke gereja
di perkenalkan dengan sobat sobatnya
aku memakai rok mini
dan tanteku karena masih bangga
dengan kedatangan ku
aku dimintanya membawa persembahan
ke depan altarNYA
aku menolak namun karena di desak
jadilah aku maju dengan rok miniku
rasanya aku malu sekali
sebab aku tak terbiasa
memakai rok mini
dan lalu bertugas di dalam gereja
astaga
“suara itu selalu membangunkan ku!”
oleh : Djuliawati Agusirwan
suara itu selalu membangunkanku
: bangun…bangun…!”
ku buka mataku
dalam terlelap tidurku
ajaib sekali
itu selalu ku dengar kala ku
akan pergi bermeditasi
suara itu selalu membangunkanku
dari kejauhan
selalu bunyinya:”bangun..bangun….”
aku selalu bertanya tanya dalam hatiku
siapakah yang membangunkanku!”
siapakah yang begitu selalu tak kenal lelah!”
membangunkan ku dari tidur lelapku
suara itu selalu membangunkanku
ku cari tahu
siapakah dapat memberi jawab
tolong lah aku
siapakah yang selalu membangunkanku
selalu …selalu ..ku tebangun dalam tidur lelapku
“kupersembahkan resep keluargaku”
oleh : Djuliawati Agusirwan
kupersembahkan resep keluagaku
bagimu
di hari hari menjelang tutup tahun ini
kupersembahkan resep keluargaku
bernama sayur bangkuang
di racik dengan udang kering dan bawang merah
dan kecap manis
kepersembahkan caranya
ambilah bawang dan gorenglah
dan tambahkanlah udang kering
gorenglah sehingga harum
dan tambahkan kecap manis
setelah wangi tuangkanlah
sedikit air
dan masukkan
bangkuang yang dipotong seperti
kupersembahkan resep keluargaku
sayur bengkuang
tak perlu di rujak lagi
semoga menyukai
dan tentu rasanya nikmat
kupersembahkan bagi semua
yang menyukai puisi puisi ku
batang korek api
koreski
bengkuang di potong potong seperti batang korek api
hahhaha ketinggalan ….
“Pengalaman menggoreng ikan menjadi nikmat”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ikan goreng buatanku
paling nikmat
sebab
aku dianjurkan
mendiamkan ikan yang di bersihkan
ditambah garam dan air jeruk nipis
berjam jam di lemari pendingin
sehingaa meresap
sehingga menyatu
sehingga tak ada amis lagi
berjam jam di lemari pendingin
membuat amis menghilang ditelan lautan
membuat rasa menyerap diseluruh ikan
dan ketika digoreng dengan
minyak panas
dan ditambah sambal
astaga
mata kita
boleh meram melek
merasakan nikmatnya
hasil laut
ciptaanNYA
astaga nikmatnya
“kebiasaan ku di hari menjelang tahun baru”
kebiasaanku
menjelang tahun baru
semoga ritual ini masih ku bisa
jalani
semoga masih ada rezeki
membeli pakaian dan seluruhnya
baru
biasanya
baju itu musti baru
dan
semuanya musti baru
tak perlu mahal
biasanya sudah ku cuci dulu
dan menjelang jam 12malam
aku akan menukar baju lamaku
seluruhnya
menjadi baju baru yang sudah
ku siapkan
dan kupasang lilin
atau tanpa lilin
aku berlutut
dan mengucap syukur
atas tahun tahun yang sudah berlalu
dan mohon ampun atas dosa dosaku
dan
setelah itu aku mulai
mohon akan berkat di tahun yang baru
dan doaku bagi semua yang ku kasihi
kakak kakakku
keponakan keponakanku
saudara saudaraku di manapun berada
entah yang ada di german dan swiss
lalu
sobat sobatku
teman temanku
bagi mereka yang sudah memberi kasih
bagi mereka yang membutuhkan doa doaku
buat semua yang ku ingat
dan penggantian baju yang kupakai
adalah ritual ku
pesta doa bagiku
pesta syukurku
pesta permohonanku padaNYA
pesta yang kujalani bertahun tahun lamanya
dan
semoga tahun ini
aku masih diberikan rezeki
untuk mampu melaksanakan
ritual yang ku karang sendiri
dan ini
lebih nikmat
daripada apapun
“Hati emas SBY”
oleh : Djuliawati Agusirwan
setiap insan mempunyai instuisi
meski kita tak pernah berjumpa
satu sama lain….
setiap insan punya suara hati
dan setiap dari kita
mengetahui siapa kah yang tepat
memimpin bangsa ini…
namun,
ketika DIA memilih pastilah yang baik
namun
ketika DIA menetapkan pastilah yang
tahan banting
namun
ketika DIA memilih pastilah yang
berazaskan Pancasila
namun
ketika DIA memilih pastilah yang
di restuiNYA
SBY berhati emas
sangatlah demikian,
betapa sabar beliau menghadapi
segala galanya
sebab Beliau bersujud meminta
padaNYA
kekuatan….
SBY tetaplah berhati emas
kala musibah menimpa,
seandainya pemimpinnya bukan
beliau,
maka kemungkinan akan
kehilangan iman padaNYA
justru beliau lah yang tepat
menghadapi segala yang terjadi
di bumi pertiwi ini.
Ya Tuhan,
lindungilah beliau beserta isteri tercinta
dan keluarganya
juga seluruh rakyat Indonesia
dari segala yang merusak persatuan
berbangsa dan bertanah air
“Ernie Djohan”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Ernie Djohan dengan lagu teluk bayur
tak ada satupun yang lupakan namanya
selalu ceria dalam penampilannya
aku pun tak pernah lupa
saat ujian menyanyi
aku harus menyanyikan lagu wajib
“teluk bayur”
aku melatih lagu tersebut di kamar mandi
sambil berteriak teriak
tapi tetap saja dapat angka 6 di ijazahku
namun
bila dinyanyikan oleh Ernie Djohan
astaga suaranya memukau dan
membuat kita terhanyut
dengan suasana teluk bayur..
wajahnya yang selalu memikat,
memberi warna pada suaranya
yang memikat dan merdu…
ach….namanya tak terlupakan
sebab suara emasnya
ach….
ernie Djohan
“guru dansa itu”
oleh : Djuliawati agusirwan
guru dansa itu butuh uang
jadi mau apa lagi….
guru dansa itu butuh makan
jadi mau apa lagi…
aku tak dapat membantu ,
jadi lebih baik aku tak lagi ikut
dansa itu harus bayar
bukan gratis
bila bayar
aku tidak makan
jadi mau apa lagi….
dansa itu bukanlah gratis
walaupun di pengumuman
ditulis gratis
jadi mau apa lagi….
tak ada yang gratis di dunia ini
yang gratis adalah nafas
nafas kehidupanku
nafas kehidupan mu
nafas kehidupan kita
yang diberikan NYA
“Fame”
ternspirasi dari film Fame
oleh : Djuliawati Agusirwan
fame adalah film musik
musik dan tarian era kini
ada cerita yang menyemangati
akan berani bercerita apa adanya
akan diri sendiri
akan mewujudkan cita cita
dan mengejar mimpi
fame adalah film patut di tonton
bagi yang suka akan seni
bagi yang suka akan musik
bagi yang suka akan tarian
aku suka
kamu mungkin suka
kita mungkin suka
menonton film ini
meskiupun produk dari negara
yang jauh sekali dari kita
” dunia tak tahu”
oleh : Djuliawati Agusirwan
dunia tak tahu…
aku ke gereja di tempat aku
pertama kali menyambut baru
karena aku dilarang mengaku dosa
kepada imam di paroki ku
jadi aku kebingungan
sekarang….
aku mau beri tahu pada dunia
mengapa aku mencari imam
di luar paroki ku
dunia tak tahu
kala aku menapaki hidup ku dari zero
aku hanya bersandar padaNYA
meski aku sudah sekarat
tak ada yang tahu .
hanya sobat sobatku,
hanya keluargaku
hanya DIA yang paling tahu
dunia tak tahu,
aku harus menanggung rasa kecewa
dalam dada
ketika aku mulai menapaki bisnis ku
aku dihantam
dengan saingan bisnis yang sama
agar aku mati terkapar
namun
aku percaya bahwa DIA
akan memperkaya aku
bukan
pastor parokiku
” tangan yang di berkatiNYA”
oleh : Djuliawati Agusirwan
inspirasi setelah menonton film gifted hands
airmataku mengalir
membasahi pipiku
kala kusaksikan film ini
kesukseskan seorang anak
dari hati Ibu yang mulia
terjadi dalam cerita
airmataku lagi lagi mengalir
melihat kerendahan hati
dari seorang dokter
memohon padaNYA
agar mampu menyeleaikan perkara
dalam bantuanNYA
dalam film ini
kita belajar
bahwa ketulusan,
bahwa cinta seorang ibu yang mulia
bahwa banyak membaca
bahwa segala kata “bisa”
menjelma dalam
tangan yang terberkati
” matikan hp mu”
oleh : Djuliawati Agusirwan
matikan hp mu
kala rasamu tak enak
matikan hp mu
kala rasa ada transfer lewat itu
matikan hp mu
dan berdoalah
minta kekuatan padaNYA
matikah hpmu
dan banyak banyak berdoa
padanya
aku teringat
akan Rev.Benny Hinn
kala kami berada di ruang lain
dan karena hubungannya
dengan kuasa yang Kudus
dia mampu mentrasfer
dan kuasa itu tertransfer
sebab kuasa yang Kudus
dan kuasa yang baik
baguslah
namun
bila kuasanya tak baik
astaga
matikah hp mu
berdoa
dan
bersembah sudjudlah
padaNYA
“Persiapan khotbah”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Persiapan khotbah haruslah ada
tak baiklah asal bicara
dan bicara tanpa ada ujung pangkal
ngaco belo
seorang pengkhotbah
akan mempersiapkan khotbahnya
dengan persiapan yang matang
tak asal bicara
tak asal ngawur
ach……lalu mengclaim Roh Kudus yang bicara
padahal khotbahnya kacau balau
seorang pengkhotbah yang baik
mampu dilihat dari umat yang hadir
mampu dilihat dari umat yang akhirinya
mampu berjalan sendiri
mampu berjalan bersamaNYA
tanpa lagi ragu akan cintaNYA
” Perpustakaan ”
oleh : Djuliawati Agusirwan
kala aku duduk di smip
aku anggota perpustakaan
semua buku yang ada
sudah habis kubaca
kala aku duduk di smip
aku suka membaca
buku buku di rak satu persatu
ku lahap dalam sekejap
dari rak yang satu ke rak yang satu
aku suka membaca….
namun
kala seluruh buku sudah habis kubaca
tak ada sisa lagi buku
aku kecewa
dan aku harus menunggu
sampai buku buku baru datang
dan akulah langganan
yang paling setia
duduk membaca dan
berkelana di dunia bacaan yang
kubaca
tentunya tak kalah seru
bila mendapat pengetahuan
tentang segala hal
dalam bacaan
buku buku adalah
sahabat terdekat kita
yang memperkaya pengetahuan
sehingga
kita semakin mengerti arti kehidupan
“Matanya menoleh padaku…..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
matanya menoleh padaku
ketika mengucapkan dalam khotbahnya
tentang korupsi….
matanya mengoleh padaku
padahal
tabunganku saja tak cukup membeli baju
padahal
aku kerja dengan uang gaji tanpa
makan komisi
matanya menoleh padaku
saat berkhotbah
sedangkan ayah ibuku adalah yatim piatu
anak bungsu ditinggal mati
tanpa warisan kecuali
menjadikan anak anaknya jujur
dalam bekerja dimanapun
menjadikan anak anaknya
tak jadikan uang itu berhala
menggunakan
bagi yang papa pula
matanya menoleh padaku,
ketika mengatakan korupsi,
itu terlalu sekali….
meskiupun aku dulu bekerja di tempat
kerja yang setiap hari pemiliknya
di hujat,
namun aku adalah tetap karyawan
yang selalu bekerja tanpa komisi
itu kurang ajar sekali….
matanya menoleh padaku….
dikiranya aku makan komisi kala bekerja,
itu keterlaluan sekali….
meski aku sekarang papa
aku punya rasa…..
bisa saja hasil sumbangan yang diterima
itu adalah hasil korupsi
“a note to Fr.Benny Hinn”
by : Djuliawati Agusirwan
a note for you
to say : we miss you and
cannot forget what you did to us
“miracle celebration on your ministries”
a note for you
we miss to see you again
to fell your power of your Holly Sprit
on your ministries
a note for you
just a litte to say :” thank you for your love
to our people of Indonesia ”
we love you in our hoping
in HIS name,
we hope one day you may come again
to our country
just a little note
you are a humble pastor
and so lovelly to our GOD
a note for you
we miss to see you again
to feel …….not to fell
sorry.wrong type
” yang sudah di bangun di rubuhkan….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku lagi berpikir sepanjang hari ini
gereja yang sudah dibangun
mau di rubuhkan….
coba bayangkan berarti
menisbikan uang yang lalu
berarti membuang …
apa yang sudah di bangun
berarti
sama saja kaya raya
astaga,
berarti mau membangun gereja
bukan lagi merenovasi
renovasi gereja saja
membutuhkan uang
apalagi
membangun kembali
berarti membangun kembali
aku berpikir seharian
betapa boros dan tak
menghargai pendahulu
yang mendirikan gereja itu
aku sampai sekarang tak
habis pikir
ataukah yang mengusulkan
tak rajin misa setiap hari
atau
supaya menyenangkan hati
seoarang wanita yang dipuja
astaga
“aku lagi berpikir lagi……”
oleh : Djuliawati Agusirwan
gereja itu memang jauh dari rumah pastor
rumah pastor mau distukan
atau
supaya tambah dekat dengan pujaan hati
aku jadi semakin berpkir terus…..
Imam yang dulu
sangatlah bijaksana
membuat pastoran terpisah dari gereja
agar tidak diganggu umat
agar istirahat mereka baik adanya
jadinya
apakah imam imam yang sekarang
kesepian bila tinggal sendirian
astaga…..
kan sudah pilihan ketika
memutuskan memilih kehidupan
yang diputuskan
astaga….
bagaimana mungkin ini
pikiran ku jadi menari nari
kebetulan janda yang melarangku
adalah kesayangan nya
astaga
“pikiranku…..jadi begini”
oleh : Djuliawati Agusirwan
janda kesayangannya
pernah melarangku mengaku dosa
pada nya
jadi aku dilarang,
setahuku aku ini ngak pernah
dilarang semenjak aku terima
sambut baru
pikiranku jadi seperti ini,
sebab ketika aku di terimanya
dia punya ruang tamu istimewa
dikamarnya
ada juga tempat duduk
aduh….aku jadi ngeres….
waduh…gimana ini.
apakah aku salah berpikir seperti ini,
rasanya tidak….
sebab aku tak pernah liat
dia rajin misa setiap hari,
jadi jangan jangan dia yang usulkan
gereja itu di rubuhkan
agar dapat kesana kemari
bersama nya
keluar kota sana sini
agar tambah mesra
astaga…….
yang ada di otak ku
neraka jahanam
bukan kegembiraan lagi
” pikiranku semakin ngeres….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
janda itu punya ruang tamu
dikamarnya……
membiasakan diri menerima
di kamarnya
dengan ide ada meja kursi
jadi terbiasa dan tak dosa
bila sekalian pacaran
astaga…..
pikiranku tambah ngeres
yang kupikirkan kenapa gereja
dirubuhkan….
bila dirubuhkan berarti
tarbenakelnya pindah
ke rumah si janda
astaga…..
ampuni aku Ya Tuhan
atas kurang hormatnya ini
astaga…..
pikiranku semakin ngeres
nanti si janda diajak keluar kota
sana sini nginap di hotel
astaga…
ampun…ampuni
ya Tuhan
atas kelicikan iblis
yang tersembunyi dalam
cita cita suci yangbesar
astaga
apakah ini tanda cinta
bagi si janda tersebut
ampuni ya Tuhan
sungguh ampuni
sebab sudah ngeres aku
jadinya memikirkan ini…
sebab rumah pastoran mau dijadikan
satu dengan gereja,
itu rencananya
astaga.
semoga puisi ku dibaca oleh uskup uskup
agar dipertimbangkan
atas segala prahara
pikiran ngeres ku
“Ya Tuhan ku…..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Ya Tuhanku ampuini aku
betapa ngeresnya pikranku
membayangkan si janda itu
diajak kesana kemari keluar kota
di hotel yang sama
astaga….
astaga….
Ya Tuhanky ampuni aku
memikirkan tarbenakelmu
yang akan dipindah pindahkan
kerumah si janda kesayangan
astaga
astaga
Ya Tuhan ampuni aku
karena hari ini aku memikirkan
betapa tidak bijaksananya
merubuhkan bangunan yang sudah
dibangun lalu membangun yang baru
sehingga
aku marah marah karena
aku saja papa
tak pernah membuang nasi
namun
ini gereja yang bagus
yang aku yakin mahal sekali
mau dirubukan
sama saja membuang
uang…..astaga….astaga
aku menyayangkan segala
kesombongan
keborosan
kemunafikan
dan segala pamer kekayaan
aku sunguh sungguh
minta ampun Ya Tuhan
aku menjadi marah marah
astaga prahara di depan mataku
” the spy next door”
oleh : Djuliawati Agusirwan
berhubung seharian pikiranku
seperti diatas
aku menonton “the spy next door”
agar aku terhibur
agar pikiran ku tak menari nari
memikirkan si janda itu
the spy next door
luar biasa lucunya
sangatlah bagus…
sangat lucu banget
jadi rugi besar bila
tak menikmati hiburan
ala Jackie Chan
yang luar biasa lucunya
sepanjang menonton
pasti tergelak gelak
hahhahhahhahhahha
” Beriman pakai otak”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Beriman pakai otak
tak mungkin berdoa terus sampai lecet
tanpa ke dokter
sebab Dokter pun adalah dari NYA
(kepintaran tabib dariNYA)
Beriman pakai otak
bilamana tak menghargai waktu jadwal
mana mungkin mungkin menghargai NYA
secara optimal
Beriman pakai otak
bilamana tak membersihkan jiwa dan berdoa
mana mungkin melihat dengan mata batin
akan hal hal surgawi
Beriman pakai otak
bilamana hati bersih pastilah tahu
akan apa yang akan terjadi nantinya
itulah hadiah dari Khalik
bilamana mau terus bergantung
padaNYA
“Fr.Dismas sj.”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Namanya fr.Dismas sj.
kala kecil protes pada ayahandanya
mengapa diberikan
nama seorang penyamun
tapi bukan penyamun disarang wanita
namun
penyamun yang berada di sebelah Yesus
kala di salibkan
Hatinya bersukacita
dan bersyukur atas jawaban
ayahanda nya tercinta
sang penyamun langsung masuk surga
dan
fr.Dismas.sj juga selalu masuk surga
surga di dunia
surga yang abadi
bersama mempelaiNYA
Fr.Dismas tak protes lagi
dan menjadi kekasihNYA
dalam dunia yang nyata ini
bagiku kala kudengar
pertama kali namanya
ku reka reka :”dis artinya sempurna,angka 10,
mas adalah suatu ukuran yang berharga”
jadi paslah namanya
berarti kesempurnaan sebagai
mempelaiNYA
” Ku angkat jempolku”
oleh : Djuliawati Agusirwan
“inspirasi datang dari team pemuji Bunda Maria pemersatu”
ku angkat jempolku
kala si pemuji menanyakan apakah bagus
ku angkat jempolku
melihat kekompakkan mereka memujiNYA
ku angkat jempolku
atas pelayanan yang mereka emban
dalam keserasian dan kemerduan suara
ku angkat jempolku
atas keramahan mereka
meskupun
makanan yang di bagikan tak selalu
ku cicipi
sebab aku datang
untuk memujiNYA
bukan
atas makanan makanan yang
di sediakan atau di bagikan
sebab
ku angkat jempolku
atas kekompakkan team pujian
dari persekutuan tadi
“Meraih mimpi”
oleh : Djuliawati Agusirwan
meraih mimpi
adalah judul film animasi musikal
yang di cipta oleh anak bangsa
putera puteri Indonesia
dalam kesatuan bersama
senada mencipta
sebuah animasi yang
keren dan kreatif
setiap dari kita
mempunyai mimpi
aku
kau
dan kita
mempunyai mimpi
agar bumi pertiwi
dalam damai sentosa
dikenal seluruh dunia
akan keramahan dan
kebaikkan hati bangsa
agar banyak wisatawan
mau berdamawisata
ataupun menjalin hubungan
kerja sama
meraih mimpi
ada dalam setiap sanubari
aku
kau
dan kita
agar hidup bahagia
besama alam Indonesia
yang permai
dan hati yang menyembah padaNYA
kita boleh bangga akan
karya anak bangsa Indonesia
dalam film animasi musikal
yang luar biasa
dan menarik
” Berikanlah kami rezeki hari ini…”
oleh : Djuliawati Agusirwan
(terinpirasi setelah menonton film Cloudy with a chace of Meat Balls)
Syukur tertanam di dada
sebab ada pinta :” Berikan kami rezeki hari ini”
andaikan seperti di film animasi tersebut
apa yang terjadi dengan manusia
sebab DIA mampu menciptakan
dan menjatuhkan dari langit ,
sebab langit adalah kepunyaanNYA
syukur sepantasnya selalu ada dalam dada
kita hanya meminta rezeki untuk hari ini
bukan untuk banyak banyak
bukan dalam ukuran besar
namun secukupnya
dan hari demi hari
Betapa kita bersyukur
kita ciptaan NYA yang agung
dan selalu DIA MAHA BESAR
dan bagiku
bagimu
bagi kita
cukuplah rezeki pada hari ini
sebab esok adalah milikNYA
dan dikakiNYA kita bersimpuh
sebab hari hari esok
adalah kepunyaan NYA
semata
aku
kau
dan kita
hanya berusaha
dan meminta rezeki secukupnya
saat ini
ach………Syukur padaMU
sepantasnya selalu ada dalam dada
“mengampuni”
oleh : Djuliawati Agusirwan
mengampuni tak semudah di lakukan
sebab kita masih berpijak di bumi
namun
berhubung DIA Maha Pengampun
kita diminta untuk mengampuni
karena kita ciptaaanNYA
bagiku….
aku bila di sakiti
rasanya bisa jadi lebih sakit
bila kita punya jiwa puitis
sebab jiwa puitis
rasa dalam dada lebih halus
dari apapun
mudah rapuh
mudah tergores
mudah berdarah
namun
tak ada lagi yang bisa dibuat
adalah tetap meski susah
mengampuni adalah kesembuhan diri
mengampuni adalah melupakan yang tergores
mengampuni adalah membuang segalanya
yang lalu ketempat sampah
dan membiarkan luka itu sembuh
berkat balutan tangan kasihNYA
benci tak ada ruang
bila ada raja si raja
dalam hati
yaitu YESUS
sendiri
h,,,,,,mmmmmmmmmmmmm
“Permaianan”
oleh : Djuliawati Agusirwan
permainan selalu menarik
tapi yang memulai permainan
dan kepuraan adalah
orang yang paling tidak menarik
dan sakit jiwa
permainan selalu menarik
dalam facebook
dalam handy phone
yang mengaku ngaku jadi a dan b
sebab berarti ada gangguan jiwa
dan sungguh perlu disembuhkan
aku tak pernah percaya
dengan hp ku yang tak ku kenal
dan tak dengar suaranya
dan biasanya ini permainan anak anak
yang butuh di mengerti
aku juga ngak pernah serius
menanggapi sesuatu permainan
ke pura puraan
biasanya yang memulai
berpura pura
adalah yang iri hati
adalah yang ingin menjatuhkan kita
adalah yang ingin balas dendam
adalah yang takut akan kehidupan
adalah yang ingin merebut apa yang kita punya
dan
serahkan padaNYA
dan suatu saat permainan itu
menjadi suatu pertobatan
dan membuat yang mulai permainan
mengimani
DIA adalah Maha dasyat
DIA adalah Maha mengetahui
dan biasanya
yang membohongi
yang mempermainkan
akan mendapatkan ganjaranNYA
hatinya tak damai
dan kelicikan
dan sungguh kasihan sekali
” Fr.Thomas Peng An.Pr.”
oleh: Djuliawati Aguisrwan
(setelah mengikuti “the healing worsip yang ticket diberikan si yanthi)
Tak dinyana
ku saksikan rocker rohani yang
luar biasa
mampu mengkemas sejarah
riwayat hidup dalam
lagu lagu rohani,
dan ini sungguh menarik
tapi astaga,
beliau mampu memukau
semua yang hadir
dengan suaranya dan
gayanya,
penyanyi luar biasa…
aku terpukau
teman ku terpukau,
yang hadir semua pun
terpukau menyaksikan
gaya rock and roll nya
gaya yang melambungkan
lagu memuji NYA
aku mengerti dari kejauhan
rahasia kehidupannya
yang beliau tak ungkapkan
dari kejauhan
yang beliau akan rahasiakan
namun
aku tahu sebab kehebatanNYA
memampukan aku memahami
derita sesungguhnya
ach……pertama kali menyaksikan
…………penyanyi atau mempelaiNYA
meskipun demikian
dia tetap pengantin cintaNYA
“Delon….oh ….Delon……”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Delon oh Delon
baru pertama kali aku menyaksikan
kehebatan penampilannya
tak melalui tv
namun dalam kesertaaannya
dalam “The Healing worsip”
ku pandang dari jauh
wajah tampan selalu tersenyum
aku terpukau
kau juga pasti terpukau
kita semua terpukau
kala ia nyanyikan lagu lagu
yang merasuk sukma
dalam memujiNYA
ada rahasia dibalik senyumnya
kala kulihat dari jauh
yaitu Delon tersenyum dengan jiwanya
bukan asal senyum
namun
dari keseluruhan jiwanya
itulah yang menjadi daya pikat
yang menjadikan kehebatannya
dalam penampilan malam kemarin
ach…..
tersenyum dengan jiwa
tersenyum dari pancaran jiwa
seharusnya kau
aku
dan kita miliki
“Mengapa kau ragukan…..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
mengapa kau ragukan
mengapa kau ragukan hadiratNYA
mengapa kau ragukan kuasaNYA
oh….romo Susilo Wijoyo.pr.
sebab
aku tak melihat kau ikut turun berdoa
lain waktu
turunlah
sebab aku tahu kau bisa mengandalkanNYA
mendoakan si sakit yang membutuhkan
sentuhan tanganmu
mengapa kau diam …
mengapa kau tak andalkan hadiratNYA
sebab aku tahu
sebab aku yakin kau punya karunia
mendoakan
karunia ini ada dalam tanganmu
meski kau punya kehebatan berkhotbah
dan mencipta dan menyanyi
namun
itu perlu dikemas dalam
karunia penyembuhan yang sudah
ada dalam kedua tanganmu
jadi
turunlah
menjamah si sakit
andalkan hadiratNYA
andalkan kuasaNYA
ketika kau andalkan DIA,
DIA hanya memakai tanganmu
agar menjadi alatnya
alangkah luar biasa
suata saat kau
ketika mau mengemas karunia karunia
dalam kehidupanmu
alangkah luar biasa
suatu saat kau
sentuh mereka yang menderita,
dan selebihnya DIA yang menyelesaikan
sebab hadiratNYA ada dalam
kumpulan kumpulan pemujiNYA
“kulihat dari jauh…..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
kulihat dari jauh…
kau mengusap airmatamu
kala dalam penyembahan
tak sengaja
kulihat lewat layar
meski kau ada dalam duka
kehilangan mba Lastri mu
namun
kau masih menutupi laramu
ada satu pinta yang akan kusampaikan
dahulukan lah kebutuhan rekanmu
yang pandai rock and roll
dalam membangun tempatnya
yang sering mewangi soto mie
bahkan macam macam gorengan,
sehingga semerbak ini
menghampiri umat ….
adakah rasa cintamu pada rekanmu
yang lebih sangat membutuhkan
apakah gunanya membangun suatu
yang hebat,
padahal sobat sejawat menderita
bukanlah lagi sobat namanya
namun saudara dalam sekarya
sebab betapa tiris hati ini,
ketika mengetahui keadaan
fr.Thomas Peng AN
pelayanannya yang sederhana
tapi membahana pujian padaNYA
pelayanan dalam tempat sederhana
namun mencipta pujianNYA
menyadarkan bahwa
bergandengan tanganlah
dalam karya
bergandenga tanganlah
dalam cinta padaNYA
bukan lagi untuk kehebatan nama
namun
kehebatan padaNYA
” saat ini…..saat ini……”
oleh : Djuliawati Agusirwan
saat ini….saat ini
kepala berat dan meriang
ini memasuki pergantian cuaca
yang silih berganti
kepala yang terkena tetes hujan
haruslah segera di cuci
supaya air hujan tak membuat
kepala menjadi pusing dan berat
itulah kadar air hujan yang menjadi
penyebab prahara ragaku
saat ini …saat ini….
aku bejalan kaki sejauh mungkin
dan sambil berjalan kurasakan
keringat mengucur membasahi
penutup ragaku….
dan kurasakan jauh lebih baik
dari sebelumnya
saat ini…saat ini…
jagalah raga dalam tanganNYA
dan biarkanlah penat terasa
sehingga tidur dalam buaian kasihNYA
” DIA mengetahui apa yang ada dalam dada”
oleh : Djuliawati Agusirwan
segala yang kita butuhkan
terpikirkan dalam dalam
dan menyakitkan kepala
namun
kala kita serahkan padaNYA
DIA mengetahui segalanya
dan
segalanya menjadi mudah
segalanya menjadi sempurna
dalam rancanganNYA
syukur itu selalu ada dalam dada
syukur dalam suka dan duka
syukur yang selalu kukatakan
kala ku buka mataku :” ach…terimakasih”
meskipun hidup tak semudah di jajaki
namun
tanganNYA masih boleh kita raih
meskipun tetes airmata membasahi
namun
DIA menyempurnakan kehidupan
bagaikan kesedihan terus menerus
bagaikan gelombang pasang
bilamana
tak merasakan surga di bumi
kala pikiran terus berjalan
dan kita andalkan diri
hidup begitu berat terasa
hidup begitu terjal di daki
namun
kala tanganNYA meraih kita
semua menjadi indah
dalam keabdian
“Impianku ”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ku ingin berada di ribuan penonton
membacakan segala gelombang jiwa
berupa puisi yang ku gorekan
ku ingin berada di jutaan penonton
melantunkan puisi puis tertuang
atas bantuanNYA
ku ingin berada di tepuk tangan membahana
yang pernah kurasakan
yang aku persembahkan hanya
dalam bantuanNYA
ku ingin membacakan dalam lantunan suaraku
diantara jutaan mata
diantara pelosok pelosok negara
diantara beragam ragam ciptaanNYA
ku ingiin impian ini menjadi nyata
sebab muzizat masih ada
dan tetap tak terkira waktunya
semoga ini jadi nyata
sebelum kututup mataku selamanya
” Our prayer always in your step of your journey”
(after read new about of SBY )
by Djuliawati agusirwan
our prayer always in your step of your Journey
to protect our lovelly country of Indonesia
to protect us from the dangerous situation
Your step so easy
minute by minute
hour by hours
day by days
year by years
in HIS God way
our prayer always in your step of leading
the warmlly people of Indonesia
the beautifully of country of Indonesia
so
from the mosque
from the churches
from the vihara
from the place of praying
the voice all people of Indonesia
always asking from HIS protection
from all
from all
who prays for your happiness
for your the best step of leading
our Country of indonesia
all the angels from heaven
all coming from heaven
just want you be smile
be happy with your beautifull wife
with your familly
with your people
in the best way of ruling our country
Indonesia
so be smile
so be happy
so be in perfect continue be our best
President of Indonesia
“Uang kita kembali ke bumi……”
(inspirasi ini ku dapat ketika ku di bemo)
oleh : Djuliawati Agusirwan
Seorang imam soleh sedang berdoa
katanya padaNYA : “Ya Tuhan, semua hasil
dari kolekte ku serahkan padaMU, tangkaplah
ya Tuhan, namun bila tak dapat KAU tangkap
berarti KAU serahkan pada umatmu kembali”
Setelah berdoa , di lempar nya semua uang
ke atas, supaya DIA menangkapnya,
sebab
kediamanNYA berada di atas, dalam surga”
DIA tak menangkap satupun uang itu.
semua kembali ke bumi.
DIA tak membutuhkan uang,
hanya manusia yang membutuhkan uang
Imam soleh itu sangatlah bersukacita,
sebab semua uang kembali ke bawah
ke bumi
ke tanah
dan Imam soleh tak menyalahi diri,
sebab semua akan di ambilnya
ku yakin Imam soleh menggunakan
bagi umat yang membutuhkan
bukan membucitkan perutnya
DIA tak butuh uang,
DIA butuh hati kita
tempat dimana DIA semayam,
hati yang selalu di bersihkan
yang selalu dimurnikan
Imam soleh mengerti sangat dalam,
DIA itu sangat baik,
sebab semua uang hasil kolekte
kembali ke bumi
“Mata batin……”
(inspirasi ini ku dapat dari hasil percakapan dengan LIA teman baru sebelah bangkuku di gereja)
oleh : Djuliawati Agusirwan
Mata batin itu ada dalam setiap kita,
Mata batin adalah hadiah dari NYA
kujelaskan bak penyimpan data
di computer,
dengan code yang khusus
akan keluarlah mata batin yang indah
begitulah dalam mata batin kita,
mata batin kita akan memunculkan
gambar gambar kesucian
gambar gambar para malaikat
gambar gambar wajahNYA
bak
hard disk itu adalah pikiran kita
dan memunculkan kembali
segala tentang gambar yang suci
syaratnya hanyalah satu,
memurnikah hati kita
menjernihkan kedalaman jiwa
sehingga kita mempunyai mata batin
yang indah
yang suci
bukankah pikiran itu ciptaanNYA
ach……mata batin itu ada di setiap kita
” Uang itu bersumber dari mana saja……..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
(sambungan dari cerita Imam soleh)
Imam soleh tercenung,
ketika tangan tangan memasuki
kantong kolekte
sebab berasal dari mana mana
sumbernya pun
mungkin dari si penjaja malam malam
mungkin dari hasil korupsi
Imam menjadi sedih….
sebab tak bisa memisahmisahkan
sebab itu mulailah ia bertanya :
“Bagaimana ini Ya Tuhan, sumbernya
dari yang di hujat hujat masyarakat”
Lalu mulailah si Imam soleh mengangkat
tangan :” Bila ku lempar ke atas, uang yang
KAU tak perkenankan, uang uang itu tak
kembali ke tanah”
Mulailah imam soleh melemparkan
dan semua yang di lempar
kembali ke bawah….
bersukacilah kembali ,
sebab ternyata uang uang itu
sudah di sucikan,
sebab
semuanya kembali ke bumi
kembali ke tanah.
Imam soleh tersenyum
sesuai kasihNYA
DIA tak pernah mempermasalahkan
siapa yang datang mendekatiNYA
pendosa atau si sok suci
yang penting
mereka sungguh sungguh
mengandalkan kerahimanNYA
“Uang itu berubah menjadi makanan yang dicicipi semua”
OLeh : Djuliawati Agusirwan
(sambungan dari Imam soleh, inspirasi ini kudapatkan kala ku beristirahat sebab sakit demam ku)
Imam soleh sangat memperhatikan umat….
kotak amal atau kolekter itu berjumlah besar,
dan dia membentuk panitia ini atau itu
untuk mengadakan syukuran
tentu semua umat di undang
Panitia syukuran menggunakan uang tersebut
yang sudah disucikan,
yang sudah dilempar ke atas
dan kembali ke bumi
meskipun dari tangan si penjaja malam
atau si koruptor
atau si maling ayam
pokoknya dari segala rupa ….
Imam soleh bersukacita,
sebab makanan syukuran tak perlu
dilempar ke atas,
sebab sudah di sucikan
sebab DIA tak membutuhkan sajian
DIA membutuhkan hati yang bertobat
DIA membutuhkan hati yang mengandalkan
kasihNYA
kerahimanNYA
sehingga tak ada satu makhluk hidup
membanggakan diri nya
serta
mengecam sesamanya
Hanya DIA yang patut di banggakan
yang sering terlupa oleh ciptaanNYA
mengecam sesama
mengadili sesama
padahal makanan yang disediakan
dari kotak amal atau kolekte
Imam Soleh tak perlu lagi
melempar makanan syukuran
sebab akan mengotori bumi
sebab pasti akan jatuh ke tanah
Uang itu berubah menjadi makanan
yang dicicipi semua
yang suci atau berlagak suci
yang pendosa atau setengah dosa
namun
seluruh umat pun
tetap disucikan
meski kotak amal itu dari macammacam
ach……kotak amal atau kolekter
menyadarkan kita
bahwa ktia tak boleh mengecam
bahwa kita tak boleh sok suci
bahwa ktia tak boleh mengadili
tanpa hati
” Demam ”
oleh : Djuliawati Agusirwan
kala ku tutup mataku
ku panjatkan doaku
namun
ku pegang erat erat dengan
ujung jariku
tempat berlutut
agar
aku tak terjatuh
demam itu
membuat ku
menjadi lemah
tak berdaya
dan aku beristirahat seharian
dan mengerung diriku
dan demam itu tetap ada
yang hanya ku dengar
suara dalam hatiku
suara dalam pikiranku
aku tertidur
terjaga kembali
sampai demam itu
menghilang pelan pelan
DIA mampu menyembuhkan
namun
manusia juga mencari jalan
dan menjaga raga
dan mengetahui aturan
kala demam datang
alaram bagi tubuh
agar beristirahat
agar menjaga raga
ach…..demam cepatlah pergi
agar aku tak tersiksa lagi
“musik moulin rouge”
oleh : Djuliawati Agusirwan
musik moulin rouge menggelora
kala
ku buat puisi ini,
kulayangkan cerita film itu
betapa
cinta yang begitu murni
sehingga tercipta suatu film
meski sang pria
mencinta yang sulit di gapai
sebab
cinta sang pria begitu abadi
lagu lagu nya
membuat kita melayang
akan kata cinta
yang didamba setiap dari kita
dicinta serta mencinta
adalah kodrat alam
Musik Moulin rouge itu
membuat ku terhibur
dalam menuangkan inpirasiku
dalam puisi puisi ini
ach……kita dan musik
bak harmoni jiwa
“Bayam dan jagung”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ketika ku lihat gerobak sayur
seleraku bangkit
akan sayur bening
dari bayam dan jagung
dan bawang merah
ku beli sayur bayam dan jagung
dari si penjual sayur
dan kukatakan ku butuhkan
3 bawang
tergelak lah ia,
sebab sulit ia memberi harga
dan diambilnya bawang sambil
berujar seribu saja ,
lalu memberikan aku lebih dari
ku pinta
sayur bening
mampu menurunkan deman
seba itulah
DIA menciptakan tumbuhan
demi
ciptaanNYA
agar dapat mengobati raga
ach…..betapa kayanya negeri pertiwi
berkat anugerahNYA
” Imam soleh tersenyum lebar lebar……”
(sambungan dari Imam soleh)
oleh : Djuliawati Agusirwan
Imam soleh tersenyum lebar lebar
kotak amal atawa kolekte penuh sekali
lalu terbersit akan membangun
tempat ibadat megah
imam soleh tersenyum lebar lebar
dipanggilnya panitia pembangunan
dan merencanakan rumah ibadat
yang megah
tempat semua hati tertunduk
dihadapanNYA
Imam Soleh tak perlu lagi kebingungan
meskipun tangan koruptor
meskipun tangan maling ayam
meskipun tangan si penjaja malam
telah memasukkan tangannya
ke kantong kolekte atau amal
rencana membangun tempat ibadat
tetap di jalankan
Imam Soleh tersenyum lebar lebar
tempat ibadat berdiri tegak
semua tanpa kecuali
dipersilahkan datang
semuat umat
tanpa diperiksa koruptor atau maling ayam
atau si penjaja malam atau segala kumpulan
yang di anggap hina
dipersilahkan datang ke tempat ibadat
Imam Soleh semakin yakin
apa yang dikatakan kitab kitab kehidupan
untuk saling mengampuni
untuk saling mengasihi
untuk saling membangun
bukan menghujat
bukan menfitnah
bukan bukan yang lain…..
sebab kumpulan uang itu sudah membaur
dan
begitulah kita hidup di dunia ini
untuk tak lagi sok suci
untuk tak lagi sok hebat
untuk tak lagi sok…sok…sok yang lain
sebab
aku
kau
kita
adalah ciptaanNYA
yang masih membutuhkan kerahimanNYA
“Nenek berusia 93 tahun itu tukang pijit…”
oleh : Djuliawati Agusirwan
nenek itu tinggal di rumah sangat sederhana
catnya belang bentong
tak karuan
namun aku juga tak mengerti
mengapa setua itu masih saja kuat
memijit jit ,,,jit…jit
aku hanya ingin jalan jalan
bukan ke tukang pijit
jadilah aku menyenangkan hati
kakakku agar dipijit jit…jit…jit
agar ia tak kuatir lagi
ach….nenek komat kamit
akupun komat kamit dalam hati
aku berdoa “Salam maria”
dan nenek berujar :” kamu hebat!”
aku katakan :” Yang hebat hanya DIA”
nenek mulai mengakui , ia pun
mendapatkan kehebatan memijit dari DIA
syukurlah…..
Nenek itu meminta aku membuka
penutup ragaku,
tentu aku mengambil kaos ku
menutup ragaku yang tak elok
bila diperlihatkan pada siapapun
karena aku malu ..
meskipun kakakku kala kecil
sering memandikan aku
sekarang kan…sudah besar
dan aku katakan :”nanti kalau aku
sudah terbujur kaku,baru kau boleh liat!”
kataku pada kakak ku…
dan candaku membuat ia kewalahan.
nenek umur 93 tahun itu kuat
dan tentunya suka sekali dengan kami,
karena ada pembayaran yang diserahkan
sebagai tip balas jasa
meskipun pijitan nya tak terasa di ragaku
tapi aku masih angkat topi
dengan perjuangan hidupnya
“Menjangan itu berkelompok kelompok…”
oleh : Djuliawati Agusirwan
menjangan itu sedang mengisi perutnya
dengan memakan rupmput hijau
di halaman istana Bogor
berkelompok kelompok tersebar
dan
membuatku berpikir
betapa cepatnya menjangan itu
beranak pinak.
menjangan itu berkeliaran dihalaman
Istana Bogor yang luas dan indah
dan aku teringat menjangan itu
hanya sedikit kala aku lewati tempat itu
ach…..waktu cepat sekali berlalu
ach……menjangan menghias istana Bogor,
ach……luas sekali halaman hijau itu
” dor…dor…dor…ketukan pintu kamar ku”
oleh : Djuliawati Agusirwan
di pagi hari
aku baru selesai sarapan pagi
dan baru bersih bersih
ku dengar suara …dor…dor…dor
pintu kamarku diketuk dari luar
ku minta menunggu sebentar
sebab aku belum usai
memakai celana panjangku,
ku buka pintu ku,
ternyata kakak ku dan saudaraku yang
dulu mengalami gempa,
yang memanggil nama teman nya,
kala gempa berlangsung,
tanpa pikir panjang aku ikut,
ku pikir pikir sekalian jalan jalan
ketukan pintu dor…dor…dor
membawa aku menuju kota bogor
dan mencicipi laksa ,toge goreng,
capcay….khas bogor
membuat perutku buncit pula
tapi lezatnya bukan main,
tentu menguras kocek kakak ku
ach…..ketukan pintu dor…dor…
membuat perutku buncit
” aku jadi teringat eks boss ku ….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku jadi teringat eks bossku,
kala kakakku memberi tempat semeja
pada supirnya
aku teringat akan eks bossku
yang tak membeda bedakan status
yang seharusnya demikian
aku jadi teringat eks bossku,
kala aku dan seketarisnya mendapat
tugas mewawancarai pelamar
di kota Bali,
aku teringat bossku yang tak membedakan
status karyawannya,
sampai sekarang aku tak pernah melupakan
kesan yang sangat baik hati
juga seperti kakak ku
“Imam imam soleh bertobat……”
( sambungan dari Imam soleh )
oleh : Djuliawati Agusirwan
Imam imam Soleh menyadari bahwa
campur baur isi kotak amal atawa kolekte
yang di terimanya
dipakai demi kepentingan umat,
bukan lagi untuk membuncit kan perut
dan dinikmati pula oleh seluruh umat
dan tempat kebaktian pun sudah berdiri megah
Imam imam Soleh mengadah keatas :
dan Tuhan tersenyum dari balik surga
sebab mencium aroma dari macam macam
wangian dari rumah ibadatNYA
namun tetap MahaRahim
namun tetap MahaBelaskasihan
lalu DIA katakan :” ajarlah umat ku di dunia,
agar menghormati pemimpin negaranya,
sebab AKU sudah tetapkan pilihanku”
Imam imam Soleh bertobat jadinya,
mengerti arti kehidupan
bahwa dengan tangan kasihnya pula,
mampu mengajarkan umat umatnya
agar punya rasa hormat pada pemimpin negaranya,
sebab itu imam imam diminta kerja samanya,
untuk mengajarkan umat umatnya agar punya rasa
hormat dan rasa cinta pada pemimpin bangsanya.
Imam imam Soleh berunding,
mengajarkan sikap hormat pada pemimpin negara,
agar keharuman kasihNYA melanda dunia
dan membawa semua jiwa menyembahNYA
Imam imam Soleh bertobat,
sebab ditangan nya pula negara ini
bangsa ini
di bawa menuju sikap hormat pada
sang pemimipin negara.,
sebab kotak amal nya pun
sudah dinikmati semua
sudah dirasakan semua
dan itu sudah menandakan
bahwa tobat itu perlu
” Meskipun banyak jalan ke Roma”
oleh : Djuliawati Agusirwan
(bagi Pemimpin negara bumi pertiwi)
Meskipun banyak jalan ke Roma
lanjutkan…..
Meskipun jalan ke Roma terjal
lanjutkan…
Meskipun kerikil kerikil menghadang
lanjutkan….
Jalan ke Roma bak memimpin bangsa ini
lanjutkan…
tak ada kata yang lebih indah
kata :” lanjutkan….”
meskipun terjal terjal
sebab para malaikat di surga
mengikuti setiap langkah kaki
yang dipijak
Dia menetapkan pasti ada jalan
Dia memilih pasti ada kekuatan
hanya DIA kekuatan
jadi lanjutkan……
sebab tak ada kata indah
kata :”lanjutkan”
RestuNYA tetap mengalir
memenuhi jalan jalan setapak
yang penuh segala onak duri,
jadi lanjutkan…..
sekali merdeka tetap merdeka
” Akhirnya jayalah negeri pertiwiku”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Imam Soleh merenungkan arti kehidupan
akan setiap insan di dunia ini
sehubungan dengan kotak amal,
di dunia ini,
Setiap insan selayaknya bergandengan tangan
setiap insan selayaknya saling mengampuni
setiap insan selayaknya saling mendahului
setiap insan selayaknya datang padaNYA
segala tempat ibadat di bumi
beraneka ragam
terbuka bagi siapapun
si sok suci,suci betulan
si pendosa , atau setengah bertobat
tanpa kecuali
bercampur baur tertunduk padaNYA
seluruh Imam di dunia selayaknya
membimbing umatnya untuk
menghargai pemimpin negaranya
yang sudah dipilihNYA
dan tak bermain politik apapun
membimbing umatNYA
menuju jalan jalanNYA
seluruh imam dan umatnya di dunia
membangun dunia menjadi lebih baik
meskipun krisis dunia melanda
bahkan
meredam segala gejolak dari akibat
krisis di dunia ini.
Saling bergandeng tangan,
saling bertolong tolongan,
saling mendahului
menjadikan bumi ini
menjadi tempat bagi semua hati
tanpa kecuali
sebab tak ada lagi yang mengatakan
tak membutuhkan
kerahimanNYA
belas kaasihNYA
pengampunanNYA
menyadari diri
sebagai insan yang membutuhkanNYA
jayalah negeri pertiwiku
” Toko subur makmur”
oleh : Djuliawati Agusirwan
toko itu ada dalam pasar
aku kenal pemiliknya
dan selalu menanyakan aku
bila aku tak hadir dalam
pertemuan doa,
dan ia tak pernah bosan
menanyakan hal yang sama
tadi siang kulihat dia,
meneruskan sulamannya
dengan gambar anak lelaki
memegang topinnya
yang sudah ada 15 tahun
dan baru dirampungkan nya
hari ini,
aku tergelak gelak ketika
dia menjelaskan bahwa
lamanya sulaman itu baru
rampung , dengan warna
coklat coklat dekilnya.
Keluhannya akan pasar yang
akan di rombak,
meskipun 2 tahun lagi,
namun menjadi beban baginya
memikirkan toko mungilnya.
Ach….Christy namanya,
semoga kerajinanmu untuk
menyembahNYA membawa damai
dalam kehidupan keluargamu,
membawa hatimu selalu sukacita,
dan tentunya tokomu
laris manis sehingga asap dapur
tetap mengepul …ngepul
” Yesusku….syukur padamu”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Yesusku , syukur padaMU
demam ku sudah melenyap
sehingga ragaku sehat kembali.
Yesusku, syukur padaMU
bahwa kala aku tak mampu berjalan
Engkau menggapai tanganku
Yesusku, syukur padaMU
KAU mau bersatu dalam jiwaku,
tanpa melihat isi kantongku
tanpa melihat kekayaan ku
tanpa melihat terjalnya jalanku
Yesusku, syukur padaMU
KAU yang selalu menghiburku
dalam duka nestapaku
dalam liku liku hidupku
dalam jatuh bangunku
Dengan senyumMU,
KAU memberikan damai
dihatiku
“Kotak amal dan Imam Soleh”
oleh : Djuliawati Agusirwan
kotak amal simbol ke tidak sempuna an
sebab yang sempurna adalah DIA
kotak amal simbol keadaan kita sesungguhnya
menikmati…membangun….
dari sumber sumber yang dihujat
hasil korupsi, hasil maling ayam, hasil ilegal,
hasil uang palsu dan lain lain
mewakili bahwa kita tak bersih bila di teliti,
namun DIA sanggup menyucikan
kotak amal dan Imam Soleh
adalah gambaran keadaan dunia ini,
dimana KItab kitab suci akan menuntun
umatnya pada DIA Yang Agung,
dengan demikan,
semua keanekaragaman agama saling
menguatkan satu sama lain, kala
dicari persamaan nya .
Betapa rapuhnya kita manusia,
tanpa bantuanNYA
Imam Soleh dan kotak amal,
mau menyampaikan suatu gaung
bagi kita di negeri pertiwi,
“hormat pada Pemimpin Negara,
menyukakan hatiNYA”
(memberi peluang penuntasan masa
jabatan yang di emban tanpa entrik
politik sehingga Pemimpin Negara
menjalankan amanat rakyatnya )
Imam Soleh dan kotak amal,
adalah peneguhan bagi manusia
agar tak lagi saling menghujat
karena sudah menikmati hal yang dihujat
hujat.Dan fitnah di nisbikan sebab
apa yang dipilihNYA pastilah yang terbaik
“Imam Soleh dan kotak amal”
( sambungan )
oleh : Djuliawati Agusirwan
Imam Soleh mau sampaikan
hormati Presidenmu
sebab DIA yang memiih.
Imam Soleh mau sampaikan
Tak baik sembarang menuduh,
ada dalam kitab kitab suci,
sehingga berkatNYA turun
Imam Soleh dan kotak amal,
mau sampaikan sesuatu pada kita,
periksalah kedalam diri sendiri,
ach…..
aku jadi teringat ketika jadi atasan,
yang keliru bawahan,
padahal aku kerja jujur,sebaik baiknya,
namun dengan bertahan
emas tetap emas
berlian tetap berlian
itulah Pemimpin Negara pertiwi ini
DIA tetap menghendaki Pemimpin Negara
yang sekarang ini,
Semoga Jayalah negeri ku
dan lanjutkan….
POKOKNYA JANGAN KUALAT TERHADAP PERINTAH DALAM
KITA KITAB SUCI ______HORMATI PRESIDEN KITA
“Westlife”
oleh : Djuliawati Agusirwan
dimanapun
kapanpun
bila kudengar suara emas
westlfe,
mampu menggetarkan jiwa
merasuk dalam sanubari
menyegarkan
membuat rindu di dada
menyulam benang benang cinta
menyemai
dan menyemangati
demikianlah
setiap lagu lagu yang ku dengar
dari suara emas westlife
aku suka
kau pun
kita juga
namun itu sesuai selera
dalam duka nestapa
dalam kesendirian
dalam kepiluan
dalam damai
dalam sukacita
dalam rasa apa pun
westlife mengalun bagaikan
buluh perindu didada
melayang layang dalam
suatu alunan keindahan
yang tak terperi
” SBY tetap jaya”
SBY tetap jaya
bagaikan batu karang
dipilihNYA
pantang menyerah itu harus ada
SBY tetap lanjut
SBY tetap teraik
apapun yang terjadi
SBY tetap palawan sejati
aku semakin kagum
atas pribadi beliau
aku semakin kagum
akan kesetian beliau
bagi isteri dan keluarganya
bagi bangsanya
meskipun marabahaya menghadang
beliau tetap sabar dan soleh
Semoga beliau tetap teguh
dalam pengabdiannya
dalam tugas tugas negara
dalam menjaga negara
dalam melindungi rakyatnya,
sekali merdeka tetap merdeka
Maaf ada kesalahan ketik
SBY tetap terbaik
” Apa yach…..apa ….?”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Apa yach…apa….
segala teriak teriakan bagai
pisau mengiris iris
ach…apa yach….apa?
apa yang diinginkan ?
meyuarakan seenak enak hati
tanpa merasakan sakit hati
bila terdengar
apa yach..apa….
segala teriakan teriakan bagai
kuburan menganga
mematikan semangat
namun untung DIA dapat diandalkan
salah duga tak terperikan
syak wasangka mendukakan
itulah negeri ku
negeri pertiwi
asal teriak
asal tuduh
asal meneriakkan
tanpa bukti
tanpa teliti
tanpa tahu asal muasal
tanpa hati
aach…apa yach…apa?
dukaku terlalu dalam
bila terdengar di telinga
patriot sejati tak pantas
di teriaki macam macam
ach…ach..apa yach…?
“Kepalaku berpusing pusing”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku bukan politikwan
aku hanya punya kedalaman penglihatan
menembus hati
menembus jiwa
aku bukan jurusan politik
aku hanya punya kemampuan
membaca setiap wajah sampai hati
membaca setiap aura yang terpancar
membaca sampai kedasar jiwa
aku hanya punya ini
yang kupersembahkan bagi
bumi pertiwi
aku bersedih
bila merasakan gonjang ganjing politik
di bumi pertiwi
namun
aku tetap yakin teguh
pilihan NYA tak bisa di batalkan
sebab DIA yang memilih
dan itu akan tetap di jaga
“Aku bukan preman …..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku bukan preman
aku wanita biasa
di didik tau aturan
berjanji itu bak hutang
aku bukan preman
aku wanita biasa
di hargai pada umumnya
aku pun bisa marah
bila setiap tindakan
merugikan umun
aku bukan preman
aku wanita biasa
namun kau
bisa jadikan aku preman
bila kau seenak hati
melanggar hak azazi
setiap insan harus di hargai
tak dipandang rendah
karena harta
bila itu terjadi
bisa jadi
bogem ku akan kulayangkan
aku tak suka
melihat orang seenak hati
” Tuduhan menyakitkan…..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Tuduhan menyakitkan
bilang aku korupsi
bagaimana aku korupsi
aku mendapatkan warisan
dari alm suamiku
itu yang kupakai untuk
berjalan jalan
dan itupun ku pergunakan
aku di tuduh korupsi
waktu dulu aku bekerja
padahal aku bergaji sebulan
selalu habis bagi kehidupan
pun bagi sesama ku
aku bekerja tanpa komisi
tetap aku menjaga diri
agar tetap mendapatkan
berkatNYA orang jujur
sekarang pun kualami
dan terbukti
berkat dan anugrahnya
meilmpah dalam kehidupan
dan aku tak suka dituduh
namun mulut jahat
tak terperi
aku di tuduh korupsi
aku keluar dengan surat yang bagus
dari setiap perusahaan aku bekerja
aku sungguh sungguh tak mengerti
manusia seenak jidat
menuduh orang seenak mulut
semoga suatua saat
DIA menimpakan balasan
” BalasanNYA tak terperi…..”
Oleh : Djuliawati Agusirwan
BalasanNYA tak terperi
akan di tumpahkan pada semua
yang menyakitkan hati
BalasanNYA tak terperi
bak jatuhnya tangga yang berat
dan akan menimpa bagi siapa
yang tak terperi dalam kata
BalasanNYA tak terperi
dan tak tertahankan
akan menyeret terus dalam kubur
dari sebab itu
DIA tahu bagaimana caranya
sebab DIA MAHA MELIHAT
dari sebab itu
tuduhan tak terperi
cepat tahan di bibirmu
di bibir kita
agar tak membuka
murkaNYA ke dunia
setiap makhluk adalah baik
setiap makhluk adalah ingin dihargai
ingin di cinta
ingin bahagia
ingin buat kebaikkan
jadi jangan mengganggu hati
setiap makhluk
sebab
murkaNYA akan segera di tumpahkan
dan waktunya segera
dan cobalah mengerti
DIA hakim yang dari segala Hakim
” Namaku Khan…..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Namaku Khan….
aku akan lihat film ini
aktor yang kusuka
Sharukh Khan
dan ku rasakan kebahagian
betapa tampannya aktor pujaan
Namaku Khan
akan diputar
aku harus sabar
sampai waktu nya tiba
aku akan nikmati wajah tampannya
kau
aku dan
kita bila suka dia
pasti menunggu dengan rasa
yang penuh harap
caranya beraksi
ach……aktor pujaan
” Preman itu ada….”
oleh : Djuliwati Agusirwan
Preman itu ada
karena aku
karena kau
karena kita
ketika tak ada tempat buat mereka
untuk meminta bantuanmu
Preman itu ada
karena aku
karena kau
karena kita
ketika kau ucapkan janji membantu
tapi kau ingkari
Preman itu ada
karena aku
karena kau
karena kita
ketika kau seharusnya membuka hati
namun kau benci mereka
Preman itu ada
kerena aku
karena kau
karena kita
ketika mereka berjalan di jalan lurus
kau mempunyai prasangka busuk dan jahat
dan kau hujat mereka
Preman preman bermuculan
bagai jamur
kala kau sudah tak lagi memberi senyum
dan hanya mengenyangkan diri
“ketika kau menampar seseorang….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ketika kau menampar seseorang
ada tindakan yang ingin kau luruskan
ketika kau menampar seseorang
ada niat agar mereka tak seenak bertindak
karena ada deking di belakang
karena status yang dihormati
karena kedudukan yang bagus dimata masyarakat
ketika kau menampar mereka
kau melluruskan jalannya
kau memurnikan jalannya
kau membuat dia bersinar kembali
ketika tamparan itu terjadi
disitu ada suatu kekerasan terjadi
sebab sudah tak tertahan
sikap yang di terima
dan itu sudah tak bisa dipungkiri
terjadi berkali kali
menyakitkan jiwa
“Ilmu Phychology”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Ilmu Phychology ku kenal
dalam perpustakaan sekolahku
ku baca seluruhnya
berbab bab
berbuku buku
berjudul judul
dan ilmu ini sangatlah menarik
mengetahui jiwa yang terdalam
di dada setiap insan
Ilmu ini tak dapat dipungkuri
mampu membantu penghayatan
dan melihat kehidupan apa adanya
bila diselidiki
kita menjadi lebih mengerti
apa artinya kehidupan
apa artinya jiwa jiwa ini
apa artinya …..
semua tertera dalam buku buku
cara mendekati setiap jiwa didunia ini
ach…ilmu ini senang kupelajari
namun
sayang aku tak dapat menimba
ilmu ini dalam sekolah
hanya dalam perpustakaan
atau
toko toko buku
yang kubeli
dan ku baca
kupelajari
“khotbah ngaco belo….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
khotbah ngaco belo
tak enak di dengar
menusuk hati
mencopot kan jantung
khotbah ngaco belo
terlontar kala si pengkhotbah
dalam duka nestapa
seharusnya mengambil
waktu istirahat
memulihkan rasa sedih di dada
sebab itumanusiawi
khotbah ngaco belo
mematahkan tulang
menimbulkan kemarahan
mencopotkan jantung
memutar balikkan makna kitab kitab suci
membuat sedih yang mendengar
membuat luka di hati
membuat kepahitan dimunculkan
ach….khotbah ngaco belo
bisa terjadi karena kurang berdoa
kurang berpuasa
kurang persiapan
asal bicara tanpa berpikir
apalagi dalam duka nestapa
tak layak tampil
m
“Saat duka….waktu yang menyembuhkan….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Saat duku menimpa seseorang
segala syak wasangka ada dikepalanya
dan itu tak terpungkiri
saat duka menimpa seseorang
hati yang rapuh mudah marah
ada di dalamnya
saat duka menimpa seseorang
hati yang mudah sakit hati
ada di dalam hidupnya
saat duka menimpa seseorang
segala prasangka prasangka ada
dalam pikirannya
saat duka menimpa seseorang
biasanya timbul pertengkaran
timbul keributan
saat duka akan tertupi…
waktu yang menyembuhkan
saat duka itu ada
terimalah dan istirahatlah
ambil waktu selama sebulan
dan janganlah mengikari
akan merugikan semua
akan merugikan umat
akan merugikan jiwa jiwa
saat duka itu masa rapuh
saat duka itu penuh kemarahan
saat duka itu ada di aku
ada di kau
ada di kita
hanya waktu yang menyembuhkan
dan itu memang biasa ada dalam dada
ach….saat duka itu di kondisikan
agar tak merugikan jiwa jiwa yang lain
” aku sudah ngak kuat lagi…..”
oleh : Djuliawati agusiran
aku sudah ngak kuat lagi
akan khotbah ngaco belo
sebab menjadikan suatu kebingungan
meskipun aku berusaha mengerti
aku sudah ngak kuat lagi
akan segala prasangka prasangka miring
dan pula segala bacaan bacaan suci
yang tidak membangun iman
aku terbengong bengong
dan aku menjadi kehilangan dalam
segala omong kosong khotbah
ngaco belo
aku menjadi tak kuat lagi
…
apakah yang lain tak bersuara
atau
takut berdosa dalam bicara kejujuran
meski
itu kebenaran yang ada
“dengan indera rasa ku bisa mengetahui..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
dengan indera rasaku bisa mengetahui
apa yang terjadi
apa yang dituduhkan
apa yang dibuat mereka
apa yang ada di prasangka sekitar
apa yang tercium
sebab ada rasa yang terasa
dengan jarak semeter
tercium rasa curiga
tercium rasa kebencian
tercium rasa kekesalan
tercium rasa rasa yang tak seharusnya
kita terima
dalam kehidupan ini
sebab rasa itu terasah
dengan jarak lebih jauh …
bisa saja terjadi
kita bisa melihat segala yang belum terjadi
kita bisa merasakan kebencian
kita bisa merasakan kecurigian
sekitar kita
yang tak sepantasnya kita terima
sebab
dunia ini hanya sementara
dengan rasaku
dengan rasamu
dengan rasa kita
bila terasah
bagai mata mata yang tajam
namun semakin terasah
ada duka didada
karena kita merasakan
karena kita sudah tahu sebelum
dijelaskan
ada sedih di dada
yang tak sepantasnya kita terima
sebab DIA memanggil kita bahagia
” Imam tahupong ”
oleh : Djuliawati agusirwan
Imam tahupong tak berani turba
turun ke bawah umat yang miskin
takut ketularan panu
takut keturan penyakit
takut ketularan miskin
lebih nikmat ke orang kaya
jadi ketularan kaya
sebab itu
sekarang imam tahupong takut miskin
meski kelihatan miskin
uangnya sejibun
ach…..ampuni imam tahupong
“aku sudah tak percaya…sungguh tak percaya”
oleh : Djuliawati agusirwan
aku sudah tak percaya…sungguh tak percaya
bilamana melihat ulah imam imam solehpong
aku menjadi kebingungan
aku menjadi gamang tinggal di dunia
aku menjadi termangu mangu
betapa mudah mendapat uang
kalau tahu demikian
aku jadi saja imam solehping
kubacakan doa
sambil komat kamit
atau ku khotbah yang indah indah
lalu teballah kocekku
ach….mustinya kau jadi imam solehping
tapi kupikir lagi
aku takut jiwaku masuk neraka
karena tak menyapa si miskinlagi
membucitkan perut sendiri
memperindah istana
ach…..aku sungguh tak percaya…
bila melihat tingkah poleh demikian
dimana tanganNYA
dimana …? bila semua namaNYA
diperjual belikan
ach….
DIA itu harusnya di puji
harusnya di puja
harusnya di sembah
bukan dijual belikan
ach………….
“Timoty Arifin”
oleh : Djuliawati Aguisrwan
masih ingat dengan nama ini
Timoty Arifin
penterjemah dalam kkr pemulihan bangsa
dia telah memakai kemampuan bahasanya
yang sudah dipelajari dengan tekun
untuk menterjemahkan
bahasa Ingris ke dalam bahasa
Indonesia
Timoty Arifin
seorang bapak yang tak dapat
dilupakan sebab
wajahnya bisa di saksikan
lewat vcd atau dvd yang
bisa didapatkan di toko buku
yang menjualnya.
Belajar bahasa memerlukan
ketekunan dan tehnik sendiri
dan tak ada yang sulit
bilamana ada kemauan.
tak perlu lagi mengatakan
yes or no saja,
namun menjadi cas..cis ..cus
jadi tekunlah belajar
selama ada nafas di dada
“Hadirat Tuhan dan kuasa Tuhan”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Hadirat Tuhan layaknya dikejar
mencari wajahNYA selalu
wajah Yesus
dalam segala usaha dan daya
dan jangan cari cari kuasaNYA
sebab akan datang sendirinya
Carilah HatiNYA ,
bukan cari kuasaNYA
Carilah WajahNYA,
jangan cari wajah imam Solehpong
sebab Imam Solehpong
tak menjamin kita masuk surga
sebab hadiratNYA
akan membawa kita ke surga
dengan sendirinya
kita dimampukan hidup kudus
Imam Solehpong tak menjamin
kita masuk surga
alih alih masuk neraka
dengan contoh hidupnya…
ach…seram a….ch…achhh
“Barulah……pantatnya diangkat ”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Barulah…..pantatnya di angkat
kala ku katakan
“aku sich kuat, tapi buat nonjok”
barulah..pantatnya diangkat
kala pot seberat itu harus digese
setelah kukatakan aku kuat nonjok
barulah…..pantatnya diangkat
kedua lelaki itu termasuk imam
terbirit birit membantu
menggeserkah pot itu
aku tak tahu,
apakah takut karena aku kuat
menonjok,
sebab aku tak mau menggeserkan
pot seberat itu.
jadi kukatakan saja begitu
agar pot besar tergeser
segera ….
“makan nasi lembek atau bubur…”
oleh : Djuliawati Agusirwan
makan nasi lembek atau bubur
ku jalani dengan tabah
makan nasi lembek atau bubur
ku syukuri saja
makan nasi lembek atau bubur
selama aku belum sanggup membeli
rice cooker
aku syukuri saja
aku diam saja
hanya DIA yang tahu
hanya DIA yang dampingi aku
hanya DIA yang mngerti
betapa terjalnya hidup itu
tak selalu mulus
namun
DIA masih tersenyum disana
dan
setelah setahun
aku dan DIA tersenyum
sebab nasi itu tidak lembek lagi
nasi itu tidak jadi bubur lagi
sebab aku dimampukan
membeli rice cooker
ketika masa sulit datang
DIA masih ada
DIA masih tetap tersenyum
agar kita terus belajar
menggantungkan tangan kita
padaNYA
bukan pada manusia
bukan pada Imam tahupong
” Mengenang alm.rm.Gandhi”
oleh: Djuliawati Agusirwan
bila ingat beliau
pasti teringat dengan polanya
yang sederhana
yang apa adanya
melayani di karawaci
di aula strada
kala gereja st.helena belum ada
aku tak pernah lupa
sebab dengan senyum lebar
membawa kecerian sendiri
tak membedakan
apakah kau bermata sipit
apakah kau berharta
apakah kau berkulit hitam
ach….
aku ingat suatu saat
beliau dipindahkan,
ada kabar bahwa dia
menghapus utang umatnya
bernilai di bawah sejuta
beliau sudha pergi
menghadap padaNYA
membawa dosa dosa kupula
yang sudah dihapusNYA
ach……kenangan itu abadi
tak pupus dimakan waktu
” Buatku……”
oleh : Djuliawati Agusirwan
buatku
suami orang bukan tujuan labuhan hatiku
sebab suami orang bukan belahan jiwaku
dia hanya teman dalam wicara
tak boleh lebih dari itu
buatku
suami orang bukan tujuan citaku
sebab suami orang bukan persatuan abadiku
dia hanya teman dalam wicara
dalam meniti hidup ini
buatku
suami orang bukan tempat ku berlabuh
sebab dia sudah dipagari malaikat malaikat
agar tak ternoda dalam kekudusan
namun
meraka ada dalam dialog dialog
kehidupan
buatku
dia boleh jadi teman bicara
dia boleh jadi teman tukar pikiran
dia boleh jadi teman canda
namun tetap ada pagar pagar
yang membatu
yang membatasi
kala kita tahu ini semua,
kala kita tahu makna ini.
kebahagian kita tetap ada dalam dada
“Tak mungkin lupa…”
oleh : Djuliawati Agusirwan
dalam satu lift
dalam satu lift yang sama
aku menatapmu
kau menatapku
serasa kita sudah lama kenal
dalam satu lift
dalam satu lift di pagi hari
kau menatapku
aku menatapmu
serasa kita sudah pernah jumpa
dalam satu lift
dalam satu atmoshere yang sama
kupandang wajahmu
kau pandang wajahku
dalam satu liff di pagi hari
kita saling menyapa
“kusesali…”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ku sesali
kenapa tak kujelaskan aku
padamu
ku sesali
kenapa aku tak berkata padamu
siapa nama ku yang lengkap
ku sesali
kenapa kau menjadi bingung
dan ku sesali yang sudah terjadi
namun
yang kusesali
menjadi kenangan untuk
hari esok
yang terindah
aku masih mengenalimu
dan kau pun seakan mengenaliku
walaupun ku lihat
betapa kau sama seperti
hari kemarin
betapa kau sama seperti
hari pertama kita berjumpa
semoga bahagia ada dalam dadamu
” seperti di tarik mencarimu….”
oleh : Djuliawati Agusirwan
seperti di tarik mencarimu…
begitu saja rasa ingin berjumpa
tak berpikir rasa malu
ku selusuri jalan jalan
dari satu jalan ke jalan lain
ku cari tempatmu
seperti di tarik untuk menemuimu
ingin kusampaikan rasa sesalku
mengapa tak kulakukan bertahun
tahun yang lalu
karena sebuah harga diri
namun
sekarang ini
aku akan tertidur pulas
meskipun kau menyesali kedatanganku
yang tiba tiba
meskipun kau menyesali mengapa
aku datang tanpa memberitahu
sesungguhnya
aku mau berbicara padamu
ada satu rahasia yang musti
ku ungkapkan
sebelum ku tutup mataku
agar kau tahu
mengapa demikian
mengapa kita menjadi dekat
jalan jalan yang ku lalui
bagai jalan panjang
mencari dimana kau berada
ach…..
“ransel di pundakmu ”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ransel dipundakmu
menyinarkan kesederhanaanmu
ransel di pundakmu
bagai kan sinar dirimu
ransel di pundakmu
tak asing bagiku
bila kau kenakan
sebab sudah lazim
bagi kepraktisan
ransel di pundakmu
ada dalam ingatanku
ach…..
“Nafsu”
oleh : Djuliawati Agusriwan
setiap manusia
di dunia ini
ada nafsu di dada
ada nafsu nafsu mampu diperkecil
ada nafsu nafsu yang jahat
ada nafsu nafsu yang baik
nafsu bisa dipekecil
kala mengetahui
setiap barang bernyawa
dapat membangkitkan nafsu
setiap makanan tertenfu
dapat membangkitkan nafsu
namanya nafsu berahi
kala mempelajari dengan seksama
dan teliti
kita mampu memperkecil
atau
meniadakan dalam dada
nafsu harta warisan
ini paling jahat dan laknat
membuat manusia berhati iblis
membuat manusia lupa DIA
dan mengantankan ujungnya
ke neraka jahanam selamanya
jadi
bersembah sudjudlah
kembali
pada kitab kitab suci
akan kehidupan surgawi
yang jadi impian
bukan di dunia sementara
namun
di sana nanti yang kekal
” Puting beliung”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Puting beliung
adalah angin kencang
berpusing pusing
menghantam suatu daerah
tanda kebesaranNYA
kata puting tanpa beliung
bermakna lain
adalah kepunyaan si bayi merah
atau
om om senang
atau
suami tercinta
ach….
Puting beliung
kejadian alam
di perubahan musim saat ini
jadi
kita tak berdaya
sebab itu adalah alam
“Jangan mengatur DIA”
oleh :Djuliawati Agusirwan
Jangan mengatur DIA
seorang wanita mencurahkan isi hatinya
dengan cerita kekasih kekasihnya
sambil menceritakan dengan serunya
Jangan mengatur DIA
ia ngotot agar DIA memberikan kekasih
yang dia suka,
dengan omelan omealan diceritakannya
aku semakin pening….
Jangan mengatur DIA
ujarku padanya :” Biarkan DIA yang pilih
bagimu, meski kau ngotot mau suka
dengan yang ini atau itu, tapi DIA
lebih tahu”
kudengar omelan nya
kudengar gerutunya
aku semakin malu
atas suaranya semakin keras
memarahiNYA
akhirnya kusuruh dia
tak lagi duduk di sebelahku
sebab aku ingin bersamaNYA
tanpa mendengar hujatan hujjatan
padaNYA
“ku sentuh dia…..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ku sentuh dia
ku sentuh dengan perlahan
meski dengan alasan apapun
meski dengan cara apapun
ku sentuh dia
ku sentuh wajahnya
selembut salju
selembut hatinya
ku sentuh dia
ku sentuh dia dengan segala cara
ku sentuh dia dengan seribu alasan
ku sentuh kulitnya
selembut hatinya
selembut pancaran matanya
ku sentuh dia
ku sentuh dia dengan jari jariku
ku sentuh dengan cara apa saja
ku rasakan halusnya kulit wajahnya
dan aroma cintanya semerbak
ku tangkap dalam hatiku
ku tangkap dalam sanubariku
begitu juga yang dirasakannya
ach………..
“seorang wanita buta pengantin baru”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku sedang duduk di warung
dan seorang wanita buta
yang baru saja berbulan madu
sebulan yang lalu jadi pengantin
datang berdiri di dekatku
membeli rokok untuk suaminya
Meskipun buta ia bersih
meskipun buta ia masih pengantin baru
meskipun buta ia sayan suaminya
ku katakan padanya :”lebih baik belikan susu!”
ach….si wanita buta tertatih tatih
menyusuri jalan tanpa tongkat
namun
dia mampu berjalan sendiri
aku terkagum kagum melihat
ia berjalan,
tanpa tongkat,
tapi tau arah jalan pulana
wanita buta tapi hatinya tak buta
wanita buta tapi cintanya tak buta
wanita buta tapi raganya bersih
wanita buta tetap tersenyum,
meskipun digoda tetap
tersenyum
kebutaan raga tak membutakan hati
dia mengenal cinta dari DIA
sebab dia dilahirkan dari cinta
ayah ibunya
meskipun buta
ia tetap tersenyum
dan menjadi pengantin baru
“seorang pria buta dan hp nya”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Setelah si wanita buta menghilang
muncullah si pria buta dengan hpnya
dia bersih dan tampan
dengan hp nya ,
ia juga mencari rokok
akupun katakan :”lebih baik belikan susu!”
si pria buta mempunyai 2 anak
tiap jumat selalu bersudjud padaNYA
menuju Mesjid terdekat tempat tinggalnya
hp nya berdering,
katanya sms.
aku tanyakan :”bagaimana kau baca?”
lalu ,
aku tahu dia berkelakar
dia berbicara dengan seseorang
dan aku tergelak gelak ,
karena dia katakan ada sms
tapi katanya smsnya ada suara
memang dia pria buta yang lucu
dia tunjukkan hp nya,
dan aku memperhatikan dengan seksama
dia pandai bahasa Ingris
katanya ia belajar sedikit
ach…..meskipun buta dia aksi juga
………..meskipun buta dia suka berkelakar
……….meskipun buta dia tahu menyembahpadaNYA
……
si pria buta dengan hp nya
membuat
aku
kau dan kita
tetap bersyukur akan kehidupan ini
“pemulung itu namanya ratu”
oleh : Djuliawati Agusirwan
pemulung itu namanya ratu
suka berdandan dengan rapih
ayah ibunya sudah ke alam baka
ia hidup sendiri,
saudara saudaranya ada
namun
ia suka hidup sebatang kara
pemulung itu namanya ratu
tersenyum
dan selalu aksi
tanpa kenal lelah
memungut barang barang bekas
aku tertawa bila ia bercerita
kepolosan tanpa tersembunyi
keserdehanana apa adanya
Pemulung itu namanya ratu
menjadi teman bicara kala berjumpa
ia punya kebun kecil,
ditanami pisang dan cabe rawit
Pemulung itu dikenal seantero
kawasan tempat tinggalnya
dia suka berdandan rapih
tersenyum bila berjumpa
tak kenal lelah
dan
tak kenal menyerah
dan
tak kenal malu selama itu halal
ach….si ratu itu pandai bercerita
membuat aku tergelak gelak
ach…..
“sakit hati”
oleh : Djuliawati Agusirwan
sakit hati kala kita tak diterima
sakit hati kala kita diasingkan
sakit hati tertanam di jiwa
sakit hati kala kita tidak di hargai
sakit hati kala kita tidak di sapa
sakit hati tertanam di sanubari
sakit hati ku
tak habis habisnya
bayangkan saja musitinya
mereka sudah katakan langsung padaku
acara itu dibatalkan,
mengapa lewat orang lain
mengapa aku diperlakukan demikian
aku sakit hati
sungguh sakit hati
masih ada dalam jiwa
dan akan menghilang demi sedikit
namun
aku tak berdaya
bila kuingat lagi
sakit hati ku muncul
aku merasa diasingkan
aku merasa disingkir
namun
sakit hati itu akan menguap
sebab
YESUS itu menerimaku
YESUS tak menyingkirkan aku
YESUS menerima aku apa adanya
aku terpana akan sakit hati
yang YESUS sembuhkan
dan itu ku serahkan padaNYA
“Gereja itu bukan kumpulan orang suci”
oleh : Djuliawati Agusirwan
gereja itu bukan kumpulan orang suci
gereja itu kumpulan orang berdosa
kalau tidak
kakiku tak ku langkahkan
gereja itu bukan kumpulan kumpulan
santa dan santo
tetap kumpulan hati hati yang penuh hiruk pikuk
yang membutuhkan kerahimanNYA
gereja itu bukan tempat kumpulan orang kaya
tapi bagi semua,
tadi terbersit di pikiran ku akan cerita kotak amal
jadi tak ada alasan merasa tak pantas
di hadapanNYA
sebab DIA yang Maharahim
aku terpana
akan gagasan di kepalaku
andai saja kumpulan santa santo
astaga…
astaga…
astaga
“untuk 17 tahun keatas”
oleh : Djuliawati Agusirwan
untuk 17 tahun keatas
setelah ditindih usailah sudah
setelah melepaskan hasrat
selesailah sudah
setelah menindih usailah sudah
hasrat terpenuhi
raga terlena
untuk 17 tahun keatas
setelah itu apa jadinya
tak ada kata sepaham
tak ada kata senada
tak ada getar getar cinta
berlalu begitu saja
bagi mu 17 tahun keatas
jangan tindih menindih
bila tak ada cinta
bila tak ada restuNYA
bila tak ada kata sepaham
bila tak ada kata senada
sebab kesatuan tanpa cinta
bagaikan angin berlalu begitu saja
tanpa membekas
tanpa tersentuh
bagai angin berlalu
“untuk 17 tahun keatas”
bagian kedua
oleh : Djuliawati Agusirwan
kala raga bersatu
kala cinta disatukan
kala tak ada lagi sehelai benangpun
kala terlepas pembalut sudah
hanya ada kepolosan
kepolosan sepasang kekasih
yang di selimuti cinta
kala hasrat usai
usailah dahaga menuju puncak
bagai gelegar gelegar surgawi
bagai diterbangkan awan kesurga
di dalam kayangan di satukan
terhenti bagai mati suri
kala mendaki bersama
dalam hasrat cinta senada
dalam hasrat kesatuan raga yang sama
dalam puncak puncak kenikmatan
sampai tak sadarkan diri
bagai mati suri sekejab
terhempas dalam kayangan suci
Untuk 17 tahun keatas
jangan coba menyatukan ragamu
bila cinta sejoli tak kuat membara
bila tak senada serasa
bila bukan belahan hati sejiwa
sebab akan tersisa luka yang dalam
waktu lama untuk disembuhkan
meskipun berlalu
bayang bayang mengikuti
dan itu sangat menyiksa
ach……raga sejoli bisa saja
tak disatukan dalam pembaringan
yang sama
bisa saja jiwa yang satu
bersatu di jiwa yang lain
melayang ke tempat jiwa itu berada
meski tak sepembaringan
meski tak se tempat tidur
namun jiwa yang satu menyatu
satu sama lain menyatu
ini suatu keajaiban
ini suatu hadiah surgawi
dan cinta ini kekal sampai abadi
hmmmmmmmmmmmm
“Ujilah dirimu”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ujilah dirimu
apakah kau sanggup memuaskan aku
setiap hari
setiap saat kala ada hasrat di dada
kupersilahkan kau berlalu
ujilah dirimu
apakah kau sanggup memuaskan aku
dalam ranjang suciku
setiap saat bila hasrat itu timbul
setiap saat bila kuingingkan dirimu
ujilah dirimu
apakah kita senada
apakah kita seirama
apakah dirimu mampu berada dalam
hasratku yang sama
ach…bila kau tak sekuat ini
silahkan pergi menjauh
sebab aku kuat bagai goliat
sebab aku kuat bagai kuda kencana
ach…
bila kau terkalahkan
kau akan tertunduk malu
dan semua jadi hampa dalam kekeringan
” itulah sebabnya aku tak pernah memulai”
oleh : Djuliawati Agusirwan
itulah sebabnya aku tak pernah memulai
sebab aku kuat seperti goliat
sebab aku kuat bagai kuda kencana
itulah sebabnya aku tak mau memulai
aku akan menjadi pusing tujuh keliling
sebab hasratku akan menagih
dalam kesatuan hasrat bersama
itulah sebabnya aku kuat
karena aku tak memulai
bila aku sudah mulai
aku tak mau berhenti
menyatukan hasrat ku
menyatukan ragaku
jadi aku akan diam di bawah pendakian
supaya aku tak masuk perangkap
untuk terus menagih hasrat terpenuhi
kala tak memulai
tak terpikir akan mendaki
sekali sudah memulai
aku terus menagih
“aku masih perawan”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku masih perawan
meskipun aku sudah ditindih
aku masih perawan
sebab aku ditakdirkan tetap perawan
aku beruntung sekali
dokter ku pun
ingin meminang ku
setelah memeriksa ku
aku terbengong bengong
aku tolak mentah mentah
sebab ia tahu
aku tetap perawan
meskipun ditindih ribuan kali
sebab aku diciptakan demikian
ach….
dokter itu ahli dalam perkara wanita
sehingga tahu betapa beruntung
mendapatkan aku
tapi jelas kutolak
sebab dokter itu sudah ompong
aach….aku malas
tentu saja kutolak
“soto ayam”
oleh : Djuliawati Agusirwan
siang tadi
ku isi perutku dengan soto ayam
tepat di sebelah Mesjid besar dan megah
depan lapangan merah
alangkah nikmatnya soto itu
kulewati mobil mobil berderet
terparkir di tengah jalan
pemiliknya tentu sedang menyembahNYA
dan bersama sama dengan semua
mengadakan sholat Jumat
sungguh khyusuk dan sungguh sungguh
menyentuh
sebab dari seluruh kalangan terbuka
menyembahNYA
tempat soto ayam pun menjadi penuh
setelah sholat jumat
soto ayam itu nikmat sekali,
diminati sebab daging ayam nya digoreng
ach…..soto ayam nikmat
di sebelah mesjid megah
tentu laris manis
tentu pengisi perut yang lapar
“bohong…..bohong …..”
oleh : Djuliawati Agusirwan
bohong…bohong
sungguh kebohongan yang memuakkan
bilamana ada yang katakan lapar
sedangkan di dompet kita ada sedikit
namun
kita abaikan mereka
bohong…bohong…
sungguh kebohongan yang memalukan
bilamana ada yang membutuhkan
kita biarkan begitu saja berlalu
padahal kita mampu
padahal kita punya sesuatu
bohong…..bohong
bila segala khotbah di khotbahkan
bila segala khotbah didengarkan
tentang kasih…kasih…kasih….
tapi tangan kita tertutup
padahal kita punya sesuatu untuk diberikan
aku sendiri sering sedih
dalam kepapaanku
aku terhenyak
memikirkan ini
Enrique Iglesias
oleh : Djuliawati Agusirwan
Enrigue Iglesias
mampu memukau penonton
dalam pentas pentas musiknya
lagu lagu bernada aduhai
lagu lagu bernada penuh emosi
lagu lagu bernada gembira
segala lara hilang sudah
Enrique Iglesias
penyanyi kondang yang luar biasa
wajah tampan
dan sungguh menawan
betapa luar biasa
ciptaanNYA
mampu memukau
dalam bakat bakat alam
dipandu dalam seni musik
ach….
bila mendengar lagu lagunya
cinta meresap di dada
dalam desah desah suaranya
cinta itu bagai kan hirupan nada
melayang layang
menuju angkasa
itulah keindahan musik musiknya
“Rm.Martinus Haryanto pr”
oleh : Djuliawati Agusirwan
datang dari jauh
beserta rombongan
rambut wajah tergerai
lebih panjang dari rambutku
semangat tak pudar
bersandar padaNYA
hormat pada Sang Raja cinta
pada Sakramen Maha KUdusnya
semoga cita cita suci terlaksana
membangun impian surgawi
tempat bersudjud padaNYA
bagi seniman
rambut panjang tergerai
semangat didada
mengebugebu
datang dari jawa Tengah
bersemangat juang tak kenal
lelah dan putus asa
semoga impian terlaksana
” Ikan cupangku ”
oleh : Djuliawati Agusirwan
kala kubangun pagi
ku katakan :” Hallo”
dikibas kibaskan ekornya
menari nari
hilir mudik
ikan cupangku
selalu riang
mengibas ibaskan ekornya
berenang hilir mudik
kala pagi hari
kukatakan :”Hello”
seperti mengerti
menari nari
menyambut pagi
” Gado gado”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Gado gado makanan khas dari
negeri pertiwi
terkenal di seluruh dunia
lezatnya bukan main
sehatnya luar biasa
Gado gado makanan istimewa
di sukai semuanya
gizinya aduhai
membuat awet muda
lihatlah wajah kakak ku
tetap awet muda
kegemarannya makan gado gado
sedari remaja
Gado gado
juga kesukaanku
kesukaanmu
kesukaan kita
bangga nya kita
mempunyai makanan khas istimewa
rasanya hmmm lezat
” Games”
oleh : Djuliawati Agusirwan
Games adalah permainan dalam computer
kecanggihan zaman
sangat mengasyikkan
games itu menyita waktuku
aku pernah kecanduan
lupa mandi
lupa makan
lupa segala galanya
ku inggatkan bagi yang membaca
puisiku ini
games mampu memporak porandakan
hubungan mesra satu sama lain
games mampu membuat kita lupa waktu
lupa menyembah padaNYA
bila kita pelajar jangan sampai kecanduan
hancur masa depan
bila kita seorang suami ,
jangan sampai lupa isteri dan anak
bila kita seorang isteri,
jangan sampai lupa suami dan anak
namun
kemampuan mengatur waktu
boleh saja games sebagai hiburan
tapi bukan tujuan pokok kehidupan
games…oh games
jangan sampai meluluh lantakkan
segala relasi
segala galanya
“Games”
bagian II
oleh : Djuliawati Agusirwan
ketika aku mulai mencoba
games
permainan permainan yang menarik
aku terpateri di bangku computer
aku lupa makan
aku lupa mandi
aku lupa membereskan rumahku
segala galanya
ketika kusadari
aku kehilangan waktuku
waktu berhargaku
ketika aku sekali mengalami ini,
aku berjanji dalam hati,
tak akan larut dalam permainan games
aku berjanji tak mau seperti itu lagi
kesadaran diri itu perlu
agar kita tak kehilangan waktu
ketika kita kehilangan waktu
kita juga rugi
ach….ini yang kubagikan
agar bumi pertiwi ku tak hancur
agar bumi pertiwi ini menghasilkan
remaja remaja yang bisa dibanggakan
dalam bidang pengetahuan
tak larut dalam permainan games
“Games”
bagian III
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku pernah melihat
seorang pecandu games
di suatu tempat warnet
bermalam malam dia tak pulang
menekuni hobby nya
menekuni kesenangannya
ku lihat wajahnya
terlihat lelah
terlihat letih sekali
petugas warnet mengatakan
ia penggemar games
tak pulang pulang
hanya keluar makan
hanya keluar mandi
semalam malam an main games
aku terheran heran
kecanduan yang luar biasa
aku melihat ini
aku kuatir akan
kecanduan ini menyebar
sehingga menghancurkan masa depan
aku melihat ini
terperangah
betapa kecanduan games
membuat seseorang melupakan
segala galanya
melupakan kehidupan yang begitu indah
ach
” rahasia kehidupan”
oleh : Djuliawati Agusirwan
rahasia kehidupan
ada dalam dada
ada dalam sanubari
ada dalam alam ini
rahasia kehidupan
dalam setiap insan
mempunyai cerita sendiri sendiri
mencari cari
itu yang terjadi
masa depan kita
tak dapat dilihat dengan jelas
apa yang terjadi besok
apa yang terjadi lusa
yang pasti adalah
kita diciptakan agar bahagia
kita berjalan dalam cintaNYA
kita di beri jalan menuju kekekalan
menuju keabdian
rahasia kehidupan
ada dalam tangan NYA
ada dalam NYA
kita ini buatan tanganNYA
berjalan dalam buaian cintaNYA
terus mencari kehendakNYA
mencari cari
mencari cari
mencari cari
wajahNYA
dalam pelosok pelosok kehidupan
” Aku mau…”
oleh : Djuliawati Aguisrwan
aku mau
kau mau
kita mau
ada selalu damai dihati
aku mau
kau mau
kita mau
ada selalu kasih dalam setiap wajah
aku mau
kau mau
kita mau
ada sukacita dalam dada
aku mau
kau mau
kita mau
ada kebahagian selalu dalam dada
“Aku Yakin”
( setelah melihat airmata suami dari Imelda
dalam prosesi penguburan )
oleh : Djuliwati Agusirwan
aku yakin cintanya pada isteri
begitu dalam
aku yakin cintanya semurni
pasangan yang di mabuk asmara
aku yakin cintanya tulus dan murni
dan 2 buah cintanya
dalam dekapan nya dikir kanan
aku yakin betapa terpukulnya
aku yakin betapa kehilangan nya
aku yakin betapa sedih nya
aku yakin seyakin yakinya
Imelda dan Silva
kembali karena panggilanNYA
sebab kala sebelum Imelda pergi
telah dipesannya pada yang tinggal :
“agar hidup damai bersama kakak adik”
ach…..cinta itu tetap akan membekas
dalam sanubari suami yang ada di bumi
namun
cinta itu yang akan jadi kekuatan
dalam menjalankan kehidupan ini
cinta itu yang akan jadi sumber
dalam melangkah menyongsong hidup
yang terindah yang dipersiapkanNYA
“sesungguh nya…..”
( suatu kesaksian dalam misa suci )
oleh : Djuliawati Agusirwan
sesungguhnya hati ku tak sampai
untuk menegur seseorang
sama saja dengan melukai hatinya
namun
aku pun tak mau DIA yang hidup
ku sangkal
kala kuterima Hosti kudus,
setelah kusambut dan kembali ketempatku
aku berlutut.
dan kudengar suaraNYA mengatakan :
“anak itu mengunyah ngunyah AKU”
lalu
kukatakan padaNYA:
“baiklah, aku akan tegur anak itu”
secepatnya aku keluar untuk menunggu ia,
dan ku tanyakan ia ,
apakah ia mengerti siapa yang di sambutNYA,
astaga,
ia mengakui memang ia mengunyah ngunyah.
ada pantas DIA bicara padaku seperti ini.
Hosti itu bukan sembarang roti
Hosti itu berubah menjadi dagingNYA
jadi sepantasnya
disambut dengan sepantasnya
disambut dengan mengetahui artinya
ach…..
sesungguhnya aku tak tega
menegur seseorang
“Bukan salah IMam atau diakon”
oleh : Djuliawati agusirwan
bukan salah pastor
bukan salah diakon
bilamana diatas terjadi
bukan salah pastor
sebab ketika maju menyambut
berarti suatu pengertian
dia sudah menjadi anggota
dia sudah dibaptis
dia sudah mengerti betul
bukan salah pastor atau diakon
yang salah adalah
yang berani menyambut tanpa
memahami
tanpa mengerti
akhirnya
tanggung jawab itu
ada dalam umat
memperhatikan
menjaga
memberi pengertian
akan apa yang disambut
bukan salah pastor
bukan salah diakon
yang salah adalah
karena tak mengerti
yang jelas tanggung jawab
umat yang memahami
“ikan cupang jantan dan ikan cupang betina”
oleh : Djuliawati Agusirwan
perkawinan bukan saja pada manusia
juga pada hewan
ada kesamaan
mereka berciuman
sepasang cupang berciuman
seperit manusia
mulut mereka saling beradu
cukup mengasyikkan
menyaksikan fenomena ini
bak menonton film roman saja
ach….
setelah puasa
cupang betina tak mau diganggu lagi
selalu lari
tak ingin didekati lagi
selalu bersembunyi
tak ingin di cium lagi
ach….
cupang jantan pun bisa selingkuh
ku letakkan yang betina lain
tetap dikejar olehnya
tak ada kesetiaan
kita tak boleh demikian
sepasang manusia harus setia
tak boleh seperti cupang
berselingkuh pula
ach…ciptaan NYA
maaf bukan
setelah puasa mustinya setelah puas bercumbu
” Haji Umar…”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku berjumpa dengan Haji Umar
beliau pemilik tempat kost ku
tempat tinggal ku
lama kelamaan kita sering ngobrol
tentu aku sering beri saran
Haji Umar mendapatkan saran saranku
dan melaksanakan nya
sekarang ia juga membangun lagi
tampak nya semakin makmur
anak anak buahnya sering katakan
aku itu “orang pintar”
aku hanya tertawa saja
memang kepintaran itu buat orang lain
Haji Umar tambah maju
aku sampai sekrang belum menemukan
tempat bekeraja
bisnis yang tepat
hidupku masih saja di topang
ach…..aku semakin tak mengerti
saran saranku memajukan
namun
aku tetap saja seperti ini
masih saja bersandar padaNYA
menggantungkan nasib ku pada belaskasihanNYA
aduh…..
aku harus apa
aku harus gimana
aku disuruh aktif di gereja pun
bila kocek tak ada mau apa
aku tak mau jadi beban
sebab waktu aku aktif
kocek ku penuh
jadi selalu keluar dari kocek ku
ach….hidup itu tanda tanya
” Basah kuyup”
oleh : Djuliawati agusiwan
badanku basah kuyup
saat ini
dari kepala
sampai seluruh bajuku
aku baru mengantar teman polwanku
ia baru ikut test psycologie
ia lulus
aku ikut senang juga
angkanya bagus pula
tapi aku basah kuyup
karena kehujanan
aku katakan padanya :
“syukurlah otakmu masih waras”
jadi lulus dengan baik.
ia tersenyum geli.
sepanjang jalan pulang
aku pakai payung
tetap saja basah
tak ada orang pakai payung
bermotor
kecuali aku
tapi apa boleh buat
daripada tasku basah pua
si polwan katakan: “maaf”
aku katakan : tak apa lah
bukan salah ia pula
jadi sudah basah
mau apa lagi
“alat penunjuk jalan”
oleh : Djuliawati Agusirwan
kakak ku dan iparku
tak tahu arah jalan
jadi mereka menggungakan
alat penunjuk jalan
alat canggih
tapi tak seperti yang diharapkan
alat itu mengatakan :”belok kiri”
padahal itu got
padahal itu kali
jadilah mereka berdua kebingungan
lalu
alat itu mengatakan :”belok kanan”
lalu mereka tambah bingung
sebab itu parit
lalu karena tak diikuti
alat itu memberikan tanda :”sedang mikir”
karena tak diikuti arahnya
ach….kecanggihan alat
tak sama dengan daya ingat manusia
sebab DIA yang menciptakan
kala kakak ku ceritakan hal ini
aku terbahak bahak jadinya
“Aku lagi mikir ….”
oleh : Djuliawati agusirwan
aku lagi mikir kan
saudaraku yang meninggal
dalam keadaan tidur
sekarang tugasnya sudah selesai
aku terpikir
kenapa bukan aku saja
aku sudah cape
aku sudah bosan sekali
aku lagi mikir kan
saudaraku yang meninggal
mendadak sekali
masih muda
masih ada anak anak yang ditinggalkan
suami masih muda
ach….kenapa bukan aku saja
memang aku bukan DIA
memang kita ini adalah ciptaanNYA
jadi apapun kita ngak tahu
kapan waktuNYA
kalau ke rumah sakit duka
di papan ada umur yang bervariasi
ada yang 80an
ada yang 50an
ada yang 30 an
ada yang satu an
umur mereka macam macam
sudah sampai waktunya
aku jadi ingat ucapan saudara ku
yang pendeta,
ketika kembang mawar disebarkan
di atas peti mati
dihormati
lalu
di uruk sama tanah
secara ramai ramai
“lihatlah “kata saudara ku yang pendeta
itulah kehidupan
dihormati
lalu
di injak injak
aku dan kau
kau dan kita
tak tahu kapan waktu kita
dipanggilNYA
jadi bersiap siaplah dan berjagalah
” Pendeta itu kuancam”
( aku dan Pendeta Hendra ketika di pemakaman Imelda dan anaknya)
oleh : Djuliawati agusriwan
kala ku sebarkan bunga mawar
di atas peti mati
secara bergiliran
airmataku akan jatuh lagi
kutahan sebisa mungkin
di seberangku tepat
duduklah saudaraku suami isteri
yang profesinya pendeta
bagi saudara sepupuku
Imelda itu keponakannya
jadi
aku tahu
dari kemarin
ia tersedu sedu terus menerus
jadi
aku katakan begini :
“awas kau nangis lagi,
kupecat kau jadi pendeta!”
sambil aku tertawa
menutupi rasa dukaku
menutupi airmataku yang akan jatuh lagi
sebab
kalau ia mulai tersedu sedu seperti kemarin
pasti jebol pertahananku
pasti aku menangis lagi
jadi ku ancam dia,
saudaraku yang pendeta
teman sepermainanku
jadi aku sering bercanda
jadi
untunglah dia tertawa
kalau tidak
jebollah pertahanku
“Ronny dan rotinya”
oleh : Djuliawati Agusirwan
aku jadi tertawa
bukan main gelinya
mustinya tak boleh
tapi apa jadinya
aku melihat adegan ini
Roony sebentar makan roti
sebentar lagi menangis
sebentar lagi menggigit rotinya
sebentar lagi menangis tersedu sedu
sebab dukanya yang dalam
jadilah
adegan ini
menjadi suatu adegan yang lucu
kami jadi tertawa
bukan lagi menangis
ia sebentar menggit rotinya
ia sebentar tersedu sedu
dalam kesedihannya
astaga
lucu juga saudara sepupuku
mengapa tidak menangis saja
mengapa tidak makan roti saja
namun
silih berganti seperti itu
rasanya membuat geli geli juga
ach….duka itu
memang terasa berat
namun dibalik duka
ada tertawa
“Baru ku tahu …”
oleh : Djuliawati Agusirwan
selesai penguburan
kami beramai ramai mencari
rumah yang ada tulisannya
yaitu rumah makan
sebab itu jam makan siang
baru kutahu
dalam pembicaraan
ternyata tanteku
ibunya pendeta saudara sepupuku
yang mengintip aku
kala aku keracunan singkong
ia yang menyelamatkan aku
dan kakak lelaku
langsung ke rumah sakit
aku teringat
aku pingsan
ragaku tertingal dibawah
aku ada diatas
aku dapat melihat ragaku
aku masih ingat
ada tanteku yang mengintip dari jendela
padahal aku pingsan
sebab rohku yang melihat
ternyata tanteku
tanteku ibunya Ronny
tanteku ibunya Pendeta Hendra
tanteku ibunya si Pincai
tanteku neneknya si Imelda
bau kutahu
siapa yang mengintip
ku pikir
tanteku yang di belanda
ach…
baru kutahu
sebab aku berumur kl 5 tahun
bau kutahu
mustinya
baru kutahu
“saudara sepupuku”
oleh : Djuliawati Agusirwan
saudara sepupuku
kala kecil jagoan jagoan kecil
selalu berkunjung
sebab ayahnya adalah kakak ayahku
ibunya solo asli
jarak tempat tinggal tak bisa
memisahkan pertalian darah
setelah remaja hubungan tak berakhir
menjadi seru kala berkumpul bersama
dan cerita lucu lucu akan ku dengar
dan aku pasti terpingkal pingkal
saudara sepupuku
yang paling ku kagumi yang
bernama Saleh Lukas
pandai melucu
pandai membuat tertawa semua
sekarang ia merantau di Aceh
ia tetap saudara sepupuku
namun yang paling kusayangi
adalah si Jaya alias si Uun
namun ia telah berpulang
hubungan saudara sepupu
adalah hubungan ikatan darah
tak boleh lebih dari itu
saudara sepupu adalah bagian
dari keluarga
boleh jadi tempat bicara
boleh jadi tempat saling menguatkan
itulah saudara sepupu
“Imlek”
oleh : Djuliawati Agusirwan
bagiku
bagimu
bagi kita
yang merayakan
ku ucapkan selamat tahun baru
bagiku
ini adalah tradisi kasih sayang
kala kecil
dengan baju baru
mencari yang di tuakan
dan menunggu di ruang tamu
di meja ada makanan kecil
menunggu yang didatangi
memberikan amplop
lalu bersama sama
mencari cari lagi
yang belum dicari
suatu tradisi menghormati
menghargai
yang dituakan
supaya tak hilang persaudaraan
Imlek
bagi yang dituakan
kebalikan
waktu memberi
sebab kala kecil
sudah menerima
menerima kasih
yang dituakan
tak peduli
berapa isi ampau
sudah mengembirakan
ketika mendapatkan tanda kasih
itulah imlek buatku
“Tahun macan api”
oleh : Djuliawati Agusirwan
kata iparku
ini tahun macan api
tahun yang hebat
itu pendapatku
tahun macan
atau tahun tahun binatang apapun
bagiku
tahun ini
adalah tahun rahmat Tuhan
tahun penuh berkat
bagi yang bersandar padaNYA
tahun ini
tahun penuh kemengan
bagi bangsa ku
bagi negara ku
sebab
tahun hebat
sebab
negaraku negara yang hebat
rakyatnya juga hebat
sebab punya semangat persaudaraan
bagiku
presiden nya juga hebat
jadi
tahun macan
membawa kita menjadi
hebat
” nama panggilan ku ”
oleh : Djuliawati Agusirwan
nama panggilan ku
Iing
itu nama kesayanganku
kala berkumpul bersama dikeluarga
namun
disekolah
namaku berubah jadi
Ingrid
bukan garam ingris
aku pun heran mengapa jadi demikian
padahal di tanda identitas
nama itu tak ada samasekali
nanti ada yang panggil “grid …grid”
itu pasti mereka yang dekat
kalau ada yang panggil
dengan lengkap
itu teman teman ku
itu kolegaku
itu tetangaku
aku sendiri
mempunyai nama yang panjang
di ijazah berbeda
di ktp berbeda
untunglah aku
tetap sama
adalah ciptaanNYA
” Bercocok tanam cabe”
oleh : Djuliawati Agusirwan
bercocok tanam cabe rawitlah
pada lahan mu yang luas
itu yang ku kumandangkan
bercocok tanam lah
agar kau mendapatkan hasil dari tanahmu
itu yang ku sarankan
ia mengangguk angguk
tanda setuju
aku pun ikut senang
sebab dengan demikian
ia mendapatkan penghasilan
tambahan
ach……saran itu ku kudengungkan
agar ia menjadi untung
dan aku pun tersenyum
” humor”
oleh : Djuliawati Agusirwan
humor itu mencerahkan suasana
humor itu menggembirakan hati
selama itu membuat tersenyum
apa salahnya
humor itu membuat awet muda
humor itu membuat hidup ini jadi ringan
dan jadi penuh tawa
humor itu bagian kehidupan
perlu ada
dan apa salahnya
tertawa lah
dunia tertawa
sobat tertawa
dan kita pun ikut tertawa
” Berjumpa dan berpisah”
oleh : Djuliawati agusirwan
berjumpa dengan tak pernah dikenal
mengasyikkan
ia adalah seorang pemuda
dari universitas Brawijaya
kulitnya hitam
berbicara dengannya
mengasyikkan
ia ada tepat di depanku
ketika mengantri bus way
antrian bagai ular tangga
dari mengantri sampai naik bus
dari pindah halte ke halte lain
kami tak putus putus bercerita
sambung menyambung
mengasyikkan dengan jiwa mudanya
dengan cita cita nya yang penuh
dengan segala semangat di dada
meski agamanya moslem
kami bagaikan saudara dalam
perjalanan di dunia ini
dengan ketawa berderai derai
atas beda agama
sampai ujung dunia tak kan bisa menyatu
yang ada adalah tak usah bicara
segala yang berbeda
namun tertawa berderai
saling memberi semangat
ach….berjumpa untuk berpisah
” KASIH ”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER}
KASIH ITU BERMUARA DALAM HATI
TERPANCAR KELUAR
DAN TERASA PANCARANNYA
KASIH ITU TIDAK SELALU BERBAU SEX
KASIH ITU LEBIH AGUNG DARI APAPUN
KASIH ITU MAMPU MERUBAH DUNIA
KASIH ITU MAMPU MENUTUPI LUKA
KASIH ITU MAMPU MENYEMBUHKAN
KASIH ITU LEBIH DARI APAPUN
ADA DALAM DADA
TERASA MENYINARI DUNIA SEKITAR
KEHADIRAN SAJA SUDAH CUKUP
MEMANCARKAN KASIH
SUMBER KASIH
ADALAH SANG MAHA KASIH
TANPA MENIMBA DARI SUMBER
TAK ADA ALIRAN KASIH
KASIH ITU TERUS MENERUS
DALAM HATI TERSEMBUNYI
TERPANCAR BAGAI AIR MANCUR
MENYEMARAKKAN DUNIA
TAPI
KETULUSAN
KEMURNIAN
ITU TEMPAT YANG PALING INDAH
BAGI TEMPAT KASIH
” IKUT CAMPUR”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
IKUT CAMPUR
TAK SELALU DIBUTUHKAN
IKUT CAMPUR
BUKAN URUSAN DIRI
JANGAN DICAMPURI
KECUALI DIMIINTA
IKUT CAMPUR
BISA SAJA MENAMBAH PARAH
KEADAAN
BISA SAJA DEMIKIAN
NAMUN
BILA ITU TUGAS
IKUT CAMPUR ITU MENJADI KEWAJIBAN
CAMPUR TANGAN
SAMA SAJA DENGAN IKUT CAMPUR
DI DUNIA INI
MAU HIDUP DAMAI
JANGAN IKUT CAMPUR URUSAN
URUS DIRI SENDIRI
KECUALI DIMINTA
KECUALI DIBUTUHKAN
‘UANG”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
UANG ITU DIBUTUHKAN
MENYAMBUNG KEHIDUPAN
UANG ITU DICARI CARI
TAPI BUKAN TUJUAN AKHIR
UANG ITU MENGGIURKAN
BILA TAK TERLATIH
DALAM KELUARGA
AGAR JUJUR DALAM KEUANGAN
MENGEMBALIKAN DOMPET BUKAN HAK
MENAHAN DIRI TAK MENGAMBIL
DILATIH DALAM KELUARGA
BUKAN TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN MELULU
DALAM KELUARGA ITU NOMOR SATU
UANG ITU DIKEJAR KEJAR
KALA DIKEJAR KEJAR TANPA IMAN
MALAH AKAN DIKEJAR KEJAR YANG BERWAJIB
UANG ITU BUKAN SEGALA GALANYA
BUKAN SUMBER KEBAHAGIAN
TAPI KALAU TAK ADA UANG
HIDUP ITU SUSAH JUGA
JADI MANUSIA ITU HARUSLAH PANDAI PANDAI
TAK MENGEJAR JADI TUJUAN
NAMUN
MENJADIKAKAN ALAT PENUKAR
AKU PERNAH KETEMU DOMPET
JUMLAHNYA RATUSAN
KU KEMBALIKAN
AKU PERNAH KETEMU AMPLOP
JUMLAHNYA EUROAN
KU BERITAHU PADA YANG BERHAK
SEBAB ITU BUKAN MILIK KU
AKU INGIN MENDAPATKAN UANG
HALAL
BUKAN CURIAN
KALAU DIBERIKAN
BOLEH BOLEH SAJA
ASAL DIBERIKAN DARI KETULUSAN
DAN BUKAN DARI HASIL TADAHAN
“KALA AKU TAK ADA…”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
KALA AKU TAK ADA….
TAK ADA APA APA
TAK ADA
TERASA SEKALI KASIH
DARI SAUDARA SAUDARAKU
TERASA SEKALI KASIH
DARI SOBAT SOBATKU
TERASA DIDADA
MESKI SEDIKIT KUTERIMA
TETAP TERASA DI DADA
AKU TERHERAN HERAN
BAHKAN
RASANYA TAK TERLUPAKAN
KASIH DARI SEGALA PENJURU
KUTERIMA
KALA KITA MEMPUNYAI
KASIH DARI SESAMA
TAK TERLALU BERARTI
TAPI
KALA KITA TAK MEMPUNYAI
WALAU SEDIKIT
SANGATLAH BESAR SEKALI
ACH….
DI DUNIA INI
BUMI ITU BERPUTAR KATA IBUKU
JADI ADA KALANYA RODA DIBAWAH
DAN RODA DIATAS
KALA ADA DIBAWAH
SUATU SAAT AKAN KEATAS
KALA DI ATAS
SUATU SAAT AKAN KEBAWAH
JADI
KALAU TAK ADA APA APA
TAK PERLU
TANPA HARAPAN
SEBAB
DUNIA ITU SEPERTI ITU
“HERAN AKU..”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGARID HUBER)
HERAN AKU
DAN AKU DIBUAT TERHERAN HERAN
KEMARIN AKU DI GERMANY
BERJALAN DALAM KESENDIRIAN
SEKARANG AKU DI BUMI PERTIWI
AKU TERHERAN HERAN AKAN KEHIDUPAN
BUMI PERTIWI DISINI JAUH LEBIH INDAH
DARI NEGARA MANAPUN
HERAN AKU
DAN AKU TERHERAN HERAN
ADA YANG PNDAH KENEGARA LAIN
NAMUN
MASIH SAJA TAK MAMPU MELUPAKAN
NEGERI PERTIWI INI
KEHERANAN KU
TAK LAGI TERHERAN HERAN
SEBAB NEGARA INDONESIA
NEGARA YANG PALING INDAH
NEGARA YANG PALING MAKMUR
NEGARA YANG PALING KAYA
AKU TERHERAN HERAN
AKAN KEHIDUPAN INI
BILAMANA SEMUA MEREKA YANG PINTAR
HIJARAH KE NEGARA LAIN
“KUSENTUH ROSARIO KECIL BERISI AIR SUCI LOUDRES”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGARID HUBER}
KUSENTUH ROSARIO KECIL
SEAKAN MEMBERI KEKUATAN
MEMBERI DAMAI DI DADA
AIR SUCI LOUDRES ITU ADA DI ROSARIO TANGAN
KUSENTUH
DAN KURASAKAN KEKUATAN MENGALIR
DAN ITU MEMBERI SUATU INGATAN
PERJALANAN KU KE LOUDRES
PERJALANAN YANG MENYENANGKAN
PERJALANAN YANG MEMBAHAGIAKAN
SEGALA NUANSA BERMUNCULAN
KUSENTUH ROSARIO KECIL ITU
TERASA AROMA KESUCIAN
BAGAI MEMBERI DAMAI DIHATI
TEMPAT BUNDA GEREJA MENAMPAKKAN DIRI
PADA SEORANG SANTA
YANG TAK HILANG DITELAN WAKTU
KALA ADA WAKTU
KALA ADA REZEKI
INGIN KU LANGKAHKAN KAKIKU
KETEMPAT SUCI ITU
BIAR KURASAKAN SEMILIR ANGIN DINGIN
BIAR KU SAKSISIKAN RIBUAN PEZIARAH
BIAR KURASAKAN KESUCIAN
DAN KUNIKMATI WAJAH WAJAH PENUH
KERIAAAN DAH HARAPAN
KALA KUSENTUH AIR LOUDRES
KU TAK LUPA
AKAN SURGA
SURGA ITU HARAPAN SEGALA MANUSIA
SURGA ITU PADAHAL ADA DALAM HATI
BILAMANA DAMAI BERSEMAYAM
DAMAI ITU ADA DALAM DADA
BILAMANA TAK ADA LAGI
YANG ADA ADALAH NERAKA
JADI SURGA ITU DICARI
DAN
DIDAMBA
“NERAKA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
NERAKA ITU ADA DI DUNIA
BILA PERTENGKARAN TERJADI
DAMAI SIRNA
ITU NERAKA
NERAKA ITU SITUASI
DIMANA KASIH TAK BERSEMAYAM LAGI
NERAKA ITU TEMPAT KEBENCIAN
NERAKA ITU TEMPAT BALAS DENDAM
JADI
BILA ADA BENCI ITU DISITU ADA NERAKA
BILA ADA BALAS DENDAM DISITU ADA NERAKA
NERAKA ADALAH SITUASI
HUBUNGAN TOTAL TERPUTUS DENGAN PENCIPTA
SEBAB YANG ADA BENCI
PENCIPTA KITA
MENCIPTA KARENA KASIH
JADI BILA MAU KEMBALI PADANYA
BERARTI KEMBALI KE SUMBER KASIH
JADI DALILNYA KASIH ITU BUKAN NERAKA
“DOA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
DOA ITU SUMBER KEKUATAN
DOA ITU SUATU CARA MENDEKATKAN DIRI
PADA YANG MENCIPTAKAN MANUSIA
DOA ITU MAMPU MERUBAH SITUASI
TERUTAMA SITUASI HATI SENDIRI
BARU SITUASI MENYUSUL
DOA ITU BAK KEBUTUHAN
BILA TAK BERDOA LAGI
BERARTI KITA ITU TAK BUTUH PERTOLONGAN
DIAM DIAM BOLEH JADI KITA DIDOAKAN
OLEH TEMAN TEMAN
OLEH SAUDARA SAUDARA
OLEH SIAPA SAJA YANG MENGENA KITA
JADI LEWAT PUISI INI
KUSAMPAIKAN RASA TERIMAKASIHKU
ATAS DOA DOA BAGIKU
ATAS SEGALA KASIH DALAM DOA DOA
YANG DILAYANGKAN BAGIKU
RASA TERIMAKASIH INI KUSAMPAIKAN
ATAS DOA DOA YANG TERASA
ATAS DOA DOA YANG SUDAH DIBAWA
MALAIKAT MALAIKAT BAGIKU
BAGI KEHIDUPAN YANG KU JALANI
” BAJU BARU”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
BAJU BARU DIPAKAI
RASA BAHAGIA DI DADA
TAPI SEMENTARA WAKTU KALA BARU SAJA
BAJU BARU SUATU SAAT
AKAN DINAMAKAN
BAJU LAMA
BAJU BARU AKAN USANG
DI SUATU SAAT
DAN DIBUANG DARI PANDANGAN
ITU HUKUM KEHIDUPAN
SEGALA YANG BARU
AKAN JADI LAMA
SEGALA YANG BARU
AKAN JADI USANG
NAMUN YANG BARU DI CARI CARI
SETELAH DITEMUKAN
MENARIK SEKALI
HUBUNGAN BARU DEMIKIAN
MENARIK SEKALI
BAJU BARU BERBEDA DENGAN HUBUNGAN
BAJU BARU USANG DIBUANG
NAMUN HUBUNGAN BERSAHABAT
ATAU BERTEMAN BAIK
TAK AKAN USANG
BAJU BARU DISUKAI
OLEH KU
OLEH MU
OLEH KITA
TAPI KITA DIINGATKAN AKAN JADI
USANG SUATU SAAT
” SALAM KU ”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
SALAMKU DAN DOAKU
TAK KUNJUNG PUTUS
KU LAYANGKAN DOA DOAKU
BAGI SELURUH KELUARGAKU
YANG BERTEBARAN DI NEGARA SWISS
DOA KU KULANTUNKAN SELALU
SALAMKU LEWAT PUISI INI
MESKI JARAK ITU MENGHALANGI
NAMUN INGATAN AKAN KASIH
YANG PERNAH DI TERIMA
SELALU TERINGAT DALAM INGATAN
SALAMKU DAN RINDUKU
KUSAMPAIKAN PADA SEMUA
AGAR SUATU SAAT
DAPAT BERJUMPA
DI NEGARA SWISS TEMPAT SEJUK
DI PEDESAAN YANG INDAH
TAK TERLUPAKAN
PUISI INI KU TOREH
AGAR SUATU SAAT TERBACA
SALAMKU DAN DOAKU
TAK PERNAH PUTUS DALAM DOA DOA KU
MENYAMBUNG RASA DI DADA
AKAN KASIH YANG PERNAH DI TERIMA
AKAN KASIH YANG PERNAH TERTANAM
DAN TAK TERLUPAKAN
AKAN KESEMPATAN KESEMPATAN
YANG PERNAH DI ADAKAN
DAN TAK PERNAH TERLUPAKAN
AKAN INGATAN KASIH YANG DITERIMA
“VRONI SI JAGO MASAK”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
VRONI HUBER SI JAGO MASAK
PUISI INI KU TOREH BUATMU
MASAKAN YANG TAK ADA BANDING
KELEZATANNYA ALANGKAH NIKMAT
TELAH KUNIKMATI
TERASA NIKMAT DI LIDAH
TAK TERLUPAKAN SAMPAI SAAT INI
VRONI HUBER DI TANAH SWISS
CANTIK MOLEK KALA MASIH REMAJA
DAN RAJIN SEBAGAI ISTERI
DAN PENUH CINTA DAN KASIH
BAGI YANG MENGENAL
VRONI ITU NAMANYA
SEMOGA ADA DALAM SEHAT
DAN TETAP DALAM CINTANYA
MESKI JAUH
ADA DALAM HATIKU
MESKI LAMA TAK BERKABAR
ADA DALAM DOAKU
VRONI DAN PETER YANG KUJUMPAI
DAN TETAP DALAM DOA
HANYA ITU YANG DAPAT KU LAKUKAN
” JANGAN BEGITU LAGI….”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
(INSPIRASI DATANG KETIKA MENERIMA SELEBARAN DOA
DENGAN DISAMPAIKAN DENGAN TAK SOPAN)
JANGAN BEGITU LAGI
TAK BERSIKAP LEMBUT
KETIKA MENYAMPAIKAN
KERTAS DOA
ATAU BROSHUR
SAMPAIKAN DENGAN SOPAN
SAMPAIKAN DENGAN SENYUM
ACH….PELAYANAN DENGAN KASIH
JANGAN MEMILIH
KARENA SAYA TAK BERHARTA
ATAU
KARENA SAYA TAK ADA KEDUDUKAN
ATAU
KARENA SAYA BELUM WAKTU SAYA
MEMBERIKAN APAPUN BAGIMU
JANGAN BEGITU LAGI
BILA KITA MELAYANI….
DENGAN SENYUM DAN KELEMBUTAN
JANGAN SOMBONG
SEBAB KITA DI DUNIA HANYA SEMENTARA
JANGAN SEPERTI DI BANTING
ITU MELUKAI HATI….
ACH….
AKU PALING SUKA
BERADA DI ST.THERESIA
PETUGAS PETUGASNYA
SANGAT PENUH KASIH
SEBAB TAK MEMBEDAKAN
KAU BERHARTA ATAU TIDAK
“SYUKUR KU PADA “MU”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
SYUKUR KU PADA “MU’
KU UCAPKAN SELALU DALAM HATIKU
KU UCAPKAN AKAN RASA TERIMAKASIHKU
ATAS SEGALA KASIH SAYANG
MELALUI SAUDARA SAUDARA SEKANDUNGKU
MELALUI IPAR IPAR LELAKI ATAU PEREMPUAN KU
ATAS SEGALA PENGERTIAN DAN KASIH
KEPONAKAN KEPONAKAN KU
ATAS SEGALA PERHATIAN DAN KASIH
DAN PEDULI
AKAN KEBAIKKAN SANAK FAMILI
YANG ADA DI INDONESIA
MAUPUN DARI LUAR YANG BERDOA
BAGIKU
YANG PERNAH BERBUAT KASIH PADAKU
DAN PERNHA PEDULI PADAKU
SYUKUR ITU ADA PENUH DI DADA INI
SEHINGGA TAK PERNAH AKU LUPAKAN
SEGALA KASIH DAN PEDULI
YANG TELAH KUTERIMA
DARI SOBAT SOBAT MAUPUN TEMAN TEMAN
YANG LAMA ATAU YANG BARU KUTEMUI
ATAS SENYUM
ATAS PENGERTIAN
ATAS PENEGUHAN
ATAS DOA DOA
YANG TELAH DIPANJATKAN BAGIKU
ACH…..
SYUKUR SELALU HARUS MEMENUHI DADA
SEHINGGA LANGKAH HIDUP MENJADI
LEBIH MUDAH
LEBIH SUKACITA
LEBIH BERPENGHARAPAN
DAN AKHIRNYA SYUKUR ITU
MEMBAWA SUATU KEDAMAIAN
” MENGAPA PELIT?”
OLEH :DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
MENGAPA PELIT
TERSENYUM PADA MEREKA YANG BERPAPASAN
BISA SAJA PENJUAL JAMU
BISA SAJA PENJUAL KUE
ATAU PENJUAL PENJUAL LAIN NYA
SENYUM ITU MEMBERI HARAPAN
SENYUM ITU AMAL IBADAH
MENGAPA PELIT
MEMBERI SEMYUM
MEMBERI HARAPAN
MESKIPUN ITU MUDAH
MENGAPA PELIT
BILA HIDUP INI
DIMANAPUN KITA BERADA
KITA MEMBERI ARTI HIDUP INI
MEMBERI HARAPAN PADA SIAPAPUN
HIDUP BAGAI DI SURGA
BUKAN DI NERAKA LAGI
DIMANAPUN KITA BERPIJAK
ADA SURGA SEKEJAP
YANG BOLEH KITA RASAKAN
‘AIR LOUDRES”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER|)
AIR LOUDRES DI DUSUN SEJUK
SIAPAPUN BOLEH MENGAMBIL
SEBERAPA BANYAK
SEBERAPA KUAT
BOLEH DI BAWA PULANG
SECARA GRATIS
ATAU CUMA CUMA
MANDI AIR LOUDRES PUN
TAK PERLU MEMBAYAR SESEN PUN
TAK PERLU DI PUNGUT BAYARAN
ASAL
MAU MENGANTRI
SEBAB ITU AIR SUCI
TAK DI PERJUAL BELIKAN
SEBAB DI TEMPAT ITU
TEMPAT PENAMPAKKAN
YANG DI AKUI RESMI OLEH GEREJA
OLEH DUNIA
AIR LOUDRES
AIR YANG PENUH MISTERI
KEAJAIBAN
” SESAT”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
AIR YANG DIBERKATI
DIJUAL
BERARTI MEMPERJUAL BELIKAN BERKAT
INI PENYESATAN
ERA ZAMAN KINI
AIR YANG DI BERKATI
DI PERJUAL BELIKAN
BERARTI TUJUAN MENCARI UANG
DI SITU SUDAH TAK ADA NILAI SAKRAL
YANG ADA NILAI BISNIS
AIR SUCI
BUKAN UNTUK DI PERJUAL BELIKAN
ITU ADALAH KEBENARAN
BILA DI PERJUAL BELIKAN
NAMANYA BERDAGANG
MENCARI UANG
MENCARI UNTUNG
INI HARUS DIAKUI DULU
JANGAN DIPUTAR BALIKKAN
SEHINGGA TIMBUL PENYESATAN
BETAPA KASIHAN UMAT
TERJADI PEMBODOHAN IMAN
TERJADI PENYESATAN AKAN IMAN
YANG BENAR
SEBAB BERKAT TAK BOLEH DIPERJUAL BELIKAN
NAMANYA PENYESATAN
AIR TETAP LAH MEMPUNYAI NILAI KESEMBUHAN
APAKAH DIBERKATI
ATAU TIDAK DIBERKATI
SEBAB AIR ITU BERASAL DARI PENCIPTAAN
AIR ITU DICIPTAKAN OLEH SANG PENCIPTA
JADI PENYESATAN SUDAH TERJADI DIMANA MANA
SEBAB ITU HARUS DILURUSKAN
” PENYESATAN PERNAH TERJADI”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
PENYESATAN PERNAH TERJADI
MEMPERJUAL BELIKAN
DALAM KAMAR PENGAKUAN
SEHINGGA TIMBULLAH GEREJA PROTESTAN
MEMPROTES SEJARAH HITAM GEREJA
PENYESATAN SELALU ADA DI MANA MANA
SESAT ITU TETAP SESAT
DAN ITU PERLU DIPERBAIKI
MENJUAL AIR TANPA BERKAT
ITU DIPERBOLEHKAN
MENJUAL AIR DENGAN BERKAT
ADALAH KESESATAN
KESESATAN INI TAK BOLEH DI BIARKAN
AKAN MEMBINGUNGKAN
AKAN MELUMPUHKAN IMAN
AKAN MENJADI PEMBICARAAN PUBLIK
AKAN MENJADI GANJALAN DALAM HATI
YANG TAK DAPAT DISUARAKAN
IZINKAN AKU MEYUARAKAN
KESESATAN INI SUDAH LAMA DI DIAMKAN
TAPI
TETAP DIBICARAKAN DI BELAKANG
DENGAN PUISI INI
AKU MAU SAMPAIKAN
INI SUDAH JADI PEMBICARAAN PUBLIK
DAN INI MENYESATKAN
” MENCARI UANG”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRAWAN
(INGRID HUBER)
MENCARI UANG
DENGAN HALAL BOLEH SAJA
MENJUAL BERKAT
ITU TAK BOLEH
MENCARI UANG
DENGAN JERIH PAYAH BOLEH SAJA
MENJUAL BERKAT
ITU KESESATAN
MENCARI UANG
DENGAN PROFESI YANG DI MILIKI
ATAU BAKAT YANG DIPUNYAI
ITU BOLEH SAJA
TAPI MENJUAL BERKAT
ITU KENADJISAN
ITU KESESATAN
ITU PENGHINAAN AKAN INSTUTI GEREJA
ITU SUATU PEMBODOHAN UMAT
KESESATAN INI HARUS DIHENTIKAN
SEBAB SUDAH TAK DAPAT DIPAHAMI
SEBAB SUDAH MENJADI PEMBICARAAN PUBLIK
” BUSWAY”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
BUSWAY ADALAH KENDARAAN UMUN
YANG SANGAT MEMBANTU
BAGIKU
BAGIMU
BAGI KITA
JARAK DEKAT MAUPUN JAUH
HARGANYA SAMA SAJA
DIBANDINGKAN
NAIK TAXI YANG LUAR BIASA MAHALNYA
KEUNIKANNYA
ADALAH BILA ANTRIAN PENUH
KITA BISA BERBALIK ARAH
MENCARI ANTRIAN YANG TAK PENUH
NAMUN
TAK MENGELUARKAN BIAYA
ACH….TERIKMAKASIH ATAS BUSWAY
ASAL KEBERSIHAN
SERTA KEAMANAN
TETAP DIJAGA
” DATANG KE DUNIA SENDIRI ”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
DATANG KE DUNIA SENDIRI
PULANG KE SURGA JUGA SENDIRIAN
AKU TERINGAT
MENJADI MALAIKAT DAN TERBANG
BERSAMA YANG LAIN
DAN AKU DITUNJUKKAN UNTUK LAHIR
KE DUNIA
DAN MENJALANKAN TUGAS
INI TAK BISA KU LUPAKAN
DALAM INGATAN
ASAL MUASAL KU
ADALAH MALAIKAT
DAN BILA SUDAH SELESAI
AKU AKAN KEMBALI
MENJADI MALAIKAT DI SURGA
SETELAH AKU MEMBACA
BUKU BERJUDUL”THE EMRACED LIGHT”
ATAU ” DALAM RENGKUHAN CAHAYA”
INI SUATU KETEGASAN APA YANG TERJADI
DALAM KEHIDUPAN KU
SEBELUM KU LAHIR
AKU ADALAH MALAIKAT
YANG MEMPUNYAI MISI DI DUNIA INI
ITULAH SEBABNYA
SEJAK KECIL AKU SELALU YAKIN
AKAN ADANYA SURGA
KITA DATANG KE DUNIA SENDIRIAN
DAN KEMBALI KE SURGA
JUGA SENDIRIAN
DAN BERTEMU “BAPA DI SURGA”
” AKU TETAP INGAT”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
AKU TETAP INGAT
KALA AKU MENJADI BAYI
ADA DALAM BOKS
AKU TETAP INGAT
AKU DALAM BOKS
TEMPAT TIDUR KECIL
DAN BERMAIN SENDIRIAN
DI AWASI KAKAK KAKAK KU
AKU JUGA INGAT
KALA AKU BERJALAN PERTAMA KALI
JATUH BANGUN JATUH BANGUN LAGI
ASTAGA
LUAR BIASA INGATAN INI
AKU JUGA INGAT
KALA AKU BERMAIN BONEKA BONEKAAN
SEBELUM TIDUR
KALA AKU MASIH KECIL
INGATAN KALA BAYI PUN
AKU INGAT
INGATAN ITU LUAR BIASA
SUNGGUH DASYAT
INGATAN AKAN PINGSAN
PUN AKU INGAT
KALA ROH KU MENINGGALKAN RAGAKU
DAN AKU MELIHAT RAGAKU
ASTAGA
INGATAN ITU SUNGGUH LUAR BIASA
DAN
BILA AKU DAPAT MEMANDANG JAUH KEBELAKANG
AKU PUN DAPAT MEMANDANG JAUH KE DEPAN
MAAFKAN AKU
AKU TAK PERNAH BERGURU OLEH SIAPAPUN
AKU JUGA TAK SUKA HATI
BILA DI KATAKAN AKU ITU CENAYANG
SEBAB AKU MEMANG TAK MEMINTA
DAN AKU PUN TAK PERNAH MEMOHON
JADI
INGATAN ITU LUAR BIASA
HADIAH DARI ” BAPA DI SURGA”
“JANGAN PERNAH…”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
JANGAN PERNAH
MEMAKSAKAN KEHENDAK APAPUN PADAKU
JANGAN PERNAH
DIAM DIAM MEMANFAATKAN KU
JANGAN PERNAH
MENUSUK KU DARI BELAKANG
JANGAN PERNAH
MARAH PADAKU BILA AKU MENGATAKAN
SESUATU FIRASAT YANG KUTERIMA
DAN SERING ITU MEMBUAT JENGKEL
DAN BERTANYA TANYA
JANGAN PERNAH
MEMAKSAKAN PERTANYAAN APAPUN
YANG TAK PERNAH AKU MAU BERITAHU
BIARKAN LAH AKU APA ADANYA
JANGAN PERNAH
JANGAN PERNAH
MENYELIDIKIKU
DIAM DIAM
SEBAB AKU TAHU
FIRASATKU LEBIH TAJAM DARI PISAU
BIARKANLAH AKU
JANGAN LAGI ….
JANGAN LAGI
CURANG PADAKU
‘KAIN KAFAN TURIN”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
DIMALAM SEBELUM KAMI BERTIGA
BERANGKAT NAIK MOBIL DARI SWISS
KE TURIN
TRUDI IPARKU MENANYAKAN ZIARAH KU
KE TURIN
AKU KATAKAN AKU MAU PERGI SENDIRI
MEREKA TAK IZINKAN AKU SENDIRIAN
JADILAH ZISI DAN TISI MENGANTARKAN AKU
BERZIARAH KE TURIN
TEMPAT KAIN KAFAN JESUS
SANG JURUSELAMAT DUNIA
BERMULA DARI SILUET DI JENDELA RUMAH
YANG MENAMPAKKAN WAJAH KAIN KAFAN
MULAI DARI INI, ZIARAH KU LAKUKAN
PERGI KE TEMPAT SUCI DI TURIN
SUNGGUH LUAR BIASA
ZISI MEMPUNYAI KEMAMPUAN BAHASA
SEHINGGA BAHASA ITALIA
MEMUDAHKAN PERJALAN KAMI
BAK MIMPI ,
KALA SAMPAI DISANA
SEBAB TAK TERBAYANGKAN DALAM
KEHIDUPAN
MENYAKSIKAN KAIN KAFAN
YANG HANYA BOLEH DI SAKSIKAN
DALAM WAKTU SINGKAT
SEBAB ANTRIAN YANG BEGITU PANJANG
BEGITU KHUSUK
BEGITU TERASA KESUCIAN
DAN HADIAH DARI SURGAWI
BOLEH BERZIARAH KE TURIN
YANG HANYA PADA WAKTU TERTENTU
DIPERBOLEHKAN UNTUK MENYAKSIKAN
BEKAS BEKAS DARAH
YANG MASIH MENEMPEL
BERUPA BERCAK BERCAK YANG MASIH
BISA DI SAKSIKAN
BETAPA CINTA “NYA” PADA DUNIA
SEHINGGA MENGORBANKAN DIRI
DEMI SELAMAT DUNIA
TAK TERLUPAKAN PANJANG NYA KAIN
DI DALAM KACA
DAN TENTUNYA DI LARANG MENGAMBIL FOTO
AGAR TAK MERUSAK KEASLIANNYA
KAIN KAFAN TURUN
SAKSI BISU KEBENARAN INJILI
KAIN KAGAN TURIN
TANDA CINTA ILLAHI PADA MANUSIA
TAK ADA CINTA YANG SEBESAR INI
TAK ADA SELAIN YESUS
TAK ADA YANG MAMPU MENANGGUNG DERA
SELAIN YESUS
TANDA CINTANYA
YANG BEGITU AGUNG
ADA DALAM KAIN KAFAN
ADA BERCAK BERCAK CINTA
YANG TAK DAPAT DILUPAKAN DUNIA
KEBENARAN INJILI
TANDA KEAGUNGAN CINTANYA
PADA MANUISIA
SYUKURKU PADAMU
ATAS KESEMPATAN BERSAMA TIZI DAN SIZI
BERZIARAH BERSAMA
DALAM KEDEKATAN PERSAUDARAAN
TERIMAKASIHKU PADA TRUDI
TERIMAKSAIH KU PADA VRONI YANG MENYIAPKAN BEKAL
TERIMAKASIHKU PADA SEMUA KELUARGA BESAR
AKAN PERJALANAN YANG TAK TERLUPAKAN
“TAHUKAH ”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
TAHUKAH
JALAN DOLOROSA
JALAN SALIB YESUS JURUSELAMAT
JALAN SALIB YANG DIJALANI
LEWAT JALAN DOLOROSA
JALAN INI MASIH BISA DITAPAKI
JALAN INI MASIH ADA
TEMPAT YESUS DI SALIBKAN
BATU TEMPAT YESUS DIBARINGKAN
KALA JENZAHNYA DITURUNKAN DARI SALIB
KEDUA TANGANKU KU LEKATKAN PADA TEMPAT INI
KU KATAKAN DALAM DOAKU
URAPI TANGANKU ,
PAKAILAH TANGANKU…..
SEBAB AKU RASAKAN KESUCIAN TEMPAT INI
KU LETAKKAN KEDUA TANGANKU
SAMBIL BERLUTUT
DAN BERDOA SUNGGUH SUNGGUH
AGAR AKU TAK PERNAH LUPAKAN CINTA “NYA”
AGAR AKU DIBERIKAN RAHMAT
DAN SEGALA PINTA KU PANJATKAN
BOLEH SAJA TERJADI
KALA AKU MENJAMAH SESEORANG
AKU MENGETAHUI RASA SAKIT YANG DIDERITA
AKU PERCAYA SETIAP DOA DI TEMPAT SUCI
TAK TERABAIKAN
SEBAB ITU MEMBERI PENEGUHAN
AKAN KESUCIAN
DAN KEBENARAN KEJADIAN
ACH….JALAN DOLOROSA
TAK AYAL BILA TAK SAMPAI KETEMPAT PEMAKAMAN
JUGA SEBELUM NYA KE TAMAN GETSMANI
TEMPAT YESUS BERDOA DALAM DETIK DETIK
AKHIR HIDUPNYA
DIMANA MURID MURID NYA TAK MAMPU BERJAGA
TERTIDUR
YESUS SENDIRIAN
BETAPA “YESUS “MENGERTI ARTI SENDIRI
ITULAH KEMANUSIAN KITA
DIA RASAKAN DEMI CINTANYA PADA MANUSIA
JALAN DOLOROSA
JALAN CINTA YANG PASTI BAGI DUNIA
JALAN PENGORBANAN YANG LUAR BIASA
JALAN SALIB MENUJU KEMENANGAN
YAITU KEBANGKITAN DARI KEMATIAN
” TANGAN KU SELALU KU LETAKKAN BERULANG ULANG”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
TANGANKU SELALU KU LETAKKAN BERULANG ULANG
DI GOA LOUDRES
TEMPAT TERJADINYA PENAMPAKKAN
BOLEH JADI HAMPIR LEBIH DARI 7KALI
SAMBIL MEMANJATKAN DOA
AGAR BUNDA GEREJA
MEMBERKATI TANGANKU
SAMBIL KU USAP DENGAN LEMBUT
BATU BATU
YANG MENGALIR AIR SUCI
TEMPAT BUNDA GEREJA MENAMPAKKAN DIRI
PADA SANTA BERNADETT
SELALU KU SAMPAIKAN DOAKU
SELALU KU PANJATKAN DOAKU
AGAR DI BERIKAN BERKAT MELIMPAH PADA
KEDUA TANGANKU
JADI JANGAN LAGI MENGATAKAN
AKU BERGURU PADA SIAPA PUN
AKU MEMOHON PADA BUNDA GEREJA
DI LOUDRES
TEMPAT SUCINYA
JADI JANGAN LAGI MENGHINA
SEGALA PENGABULAN DOA YANG KUTERIMA
AKU TAHU
NADA SINIS AKAN SEGALA RAHMAT YANG KUTERIMA
AKU SUDAH TAK PEDULI
NAMUN IZINKAN AKU JELASKAN PADA PUISI INI
KUPOHON PADA BUNDA GEREJA
KALA AKU BERZIARAH BERULANG ULANG
DI TEMPAT SUCI INI
SAMBIL KULETAKKAN KEDUA TANGANKU
DI TEMPAT PENAMPAKKAN
AGAR DICURAHKAN BERKAT MELIMPAH
DALAM KEDUA TANGANGKU
JADI BERHENTILAH OMONG KOSONG DI BELAKANGKU
SEBAB YANG DIKECAM ADALAH
BUNDA GEREJA YANG MENGABULKAN DOAKU
SEBAB YANG DIHINA ADALAH
BUNDA GEREJA YANG MENYAMPAKAN SEGALA PINTA
BAGI KEDUA TANGANGKU
“ANAK YANG HILANG”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
ANAK YANG HILANG
SUATU KISAH DI INJIL BAHAN MEDITASI
DI PAGI HARI INI
ANAK YANG HILANG
SUATU GAMBARAN HATI KEMAHARAHIMAN
AKU DIBAWA AKAN PENGALAMAN
MELEWATI ‘PINTU EMAS” YANG ADA DI VATICAN
ATAU LAIN KATA ‘GOLDEN GATE”
YANG HANYA SETIAP 50 TAHUN SEKALI
DI BUKA
KETIKA MELEWATI PINTU INI
IDULGENSI PENUH
PENGHAPUSAN DOSA SECARA TOTAL
TAK AYAL
SUATU SYUKUR DI HATI
AKU MELEWATI KALA BERZIARAH
BERTEPATAN PINTU INI DIBUKA
SETELAH ALMARHUM BERSAMA
BAPA DI SURGA
IDULGENSI PENUH
JUGA KITA PEROLEH KALA KITA
KE TANAH SUCI
ACH…..KEMAHARAHIMAN NYA
MESKI MELEWATI PINTU EMAS ATAU
SUDAH KETANAH SUCI
MASIH ADA TANGAN TERBUKA
DALAM KAMAR PENGAKUAN
DALAM SETIAP DOA ROSARIO
CINTA ALLAH TAK KUNJUNG PUTUS
KALA AKU BELUM PUNYA KESEMPATAN
MENGAKU DOSA
AKU MENDARASKAN ROSARIO
KALA AKU AKAN MISA HARIAN
ASTAGA…BETAPA BAIKNYA HATI BAPA
YANG ADA DI SURGA
ANAK YANG HILANG SELALU TERJADI
DALAM KEHIDUPAN BERIMAN
JADI SEBELUM TERHILANG SUNGGUH SUNGGUH
INGAT AKAN KEMAHARIMAN NYA
” DIALOG DALAM MEDITASI”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
DIALOG DALAM MEDITASI
ADA DALAM PENCERAHAN
CAHAYA YANG PUTIH MENDAMAIKAN
KU TANYAKAN
AKAN JIWA JIWA TANPA KECUALI
DIPERKENANKAN MEMASUKI
SURGA
KALA ADA DOA YANG MENGATAKAN :
” BEBASKAN KAMI DARI API NERAKA,
DAN HANTARKAN SEMUA JIWA KE SURGA,
TERUTAMA YANG MEMBUTUHKAN KERAHIMAN MU”
JADI DIALOG INI BERMULA DARI KATA KATA INI
BAHWA SEMUA JIWA TANPA KECUALI
TANPA MEMANDANG PERBEDAAN
AGAR SEMUANYA DIHANTARARKAN KE SURGA
DI BEBASKAN DARI NERAKA
BERARTI PINTU SURGA TERBUKA BAGI
SIAPAPUN
BUKAN MILIK SEGOLONGAN
NAMUN
BAGI SIAPA PUN
ACH……KU LIHAT DENGAN MATA BATINKU
SANTO PIO
BUNDA MARIA
SILIH BERGANTI BAK TAYANGAN FILM
AKU HANYA MELETAKAKKAN KEPALAKU
DALAM PANGKUAN YESUS
BETAPA MAHARAHIM
BETAPA TERBUKANYA PINTU SURGA
TANPA MENGENAL PERBEDAAN
BAGI SIAPAPUN
” DATANG BULAN”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
DATANG BULAN
BAGI PEREMPUAN
ADALAH SUDAH MERUPAKAN
KEADAAN ALAM
YANG DITERIMA
SEJAK REMAJA
BAGI SETIAP PEREMPUAN,
MERUPAKAN TANDA KEDEWASAAN
BAGI SETIAP PEREMPUAN
TANDA LEBIH BERHATI HATI MENJAGA DIRI
ADA YANG SELESAI DINI
ADA YANG TAK SELESAI SELESAI
ITU ALAM KU
JADI SEPANTASNYA BERHATI HATI
DALAM MENJAGA DIRI
TAPI BERSYUKUR TAK PERLU MENCARI
SUPPLEMENT ATAU MAKANAN TAMBAHAN
AGAR TETAP AWET MUDA
ACH…..DATANG BULAN ADALAH BIASA
DAN ITU MEMBEDAKAN PRIA DAN PEREMPUAN
DAN ITU MEMBEDAKAN KEMAMPUAN DAYA DERITA
ITU LAH KEAJAIBAN
YANG DI SYUKURI PULA
MESKI
ADA YANG MASIH DINI SUDAH TAK LAGI
JANGAN LAH KUATIR
MASIH ADA SUPPLEMENT MEMBUAT AWET MUDA
DAN TAK PERLU BERKECIL HATI
HATI YANG BERSIH ITU YANG UTAMA
SEHINGGA PANCARAN KEMUDAAAN TETAP ADA
DAN BERSINAR
” PENAMPILAN”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
PENAMPILAN ITU PENTING
APALAGI MENJADI LEKTOR
ATAWA
MENJADI ANGGOTA KOOR
ATAWA
DIRIGEN
JANGAN ASAL MEMAKAI BAJU
JANGAN ASAL MEMAKAI SEPATU
JANGAN ASAL MEMAKAI CELANA PANJANG
KERAPIHAN
ALANGKAH BAIKNYA SOPAN
DAN RAPIH
TADI AKU DIAJAK IKUT KOOR
JELAS KUTOLAK
SEBAB AKU MEMAKAI CELANA NGEPRES
JADI TAK SOPAN
UNTUK MAJU KE DEPAN
DILIHAT UMUN
WAKTU AKU MENJADI LEKTOR
BERTAHUN TAHUN LAMPAU
AKU MELATIH SUARAKU
MELATIH VOKALKU
JUGA
BERPANTAS DIRI
SEBELUM TAMPIL
ITU PENTING SEKALI
ACH….
TADI KUTOLAK
BUKAN TAK MAU IKUT AMBIL BAGIAN
TAPI AKU TAK MAU ASAL SAJA
” PENGAKUAN”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
PENGAKUAN
DARI IMAM ROCHADI ITU
MASUK DI AKAL
DAN AKU AKUI DALAM HATI
MEMANG IA MENGAKUI
IA MIRIP SI SULUNG
DALAM CERITA ANAK YANG HILANG
MAKANYA KHOTBAHNYA
SUKA SINIS
DAN MENYAKITKAN
JADI PENGAKUAN INI
MEMBUAT AKU MENGERTI
BAHWA IA MANUSIA BIASA
YANG DIPILIH
MENJADI MEMPELAIN “NYA”
JUJUR SAJA
AKU SEMPAT SEBAL
DENGAN KHOTBAH KHOTBAHNYA
JADI SETELAH IMAM INI
MENGAKUI DIRI NYA SIAPA
AKU JADI MEMAHAMI
MENGAPA KHOTBAHNYA
ITU SERING SERING NGACO BELO
TAPI
MESKIPUN DEMIKIAN
BELIAU BERUSAHA MENJADI
MEMPELAINYA
DENGAN SEGALA KELEBIHAN
DAN KEKURANGAN NYA
SEMOGA PENGAKUAN INI
DIPAHAMI BANYAK ORANG
” BILA MEMBERI SESUATU ….”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
BILA MEMBERI SESUATU
TANGAN KANAN TAK BOLEH
DIKETAHUI TANGAN KIRI
ATAWA
DIAM DIAM SAJA
SUPAYA YANG DI BERI BANTUAN
TAK JADI MALU
ITU AJARAN AYAHKU
DAN IA SUDAH MELAKSANAKAN
KALA TANTEKU ADA DI BELANDA
AYAHKU YANG SELALU MENGIRIM BULANAN
MESKIPUN
TANTEKU ITU TAK MENGETAHUI
KARENA AYAHKU MEMAKAI NAMA KAKAKNYA
JADI
SAMPAI TANTEKU SANGAT SAYANG KAKAKNYA
LEBIH DARI AYAHKU
TAPI AYAHKU TETAP DIAM
ITU LUAR BIASA
AKU KAGUM DENGAN TELADAN NYA
KALAU MEBERI CERITA SANA SINI
YANG DIBANTU MALU
YANG MEMBANTU BERKATNYA BERKURANG
MEMBERI ITU BERARTI MENGASIHI
KATA DASAR MENGASIHI
ADALAH KASIH
KASIH APA?
SENYUM KAH
UANG KAH
MEMBAGI CERITA KAH
MEMBAGI PENGALAMAN HIDUP KAH
MEMBAGI REZEKI KAH
SESUAI KONDISI DARI KITA
” BERTOBAT”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGIRD HUBER)
BERTOBAT ITU BERARTI BERBALIK
BERJALAN MENUJU JALAN “NYA”
BAGIKU
BERTOBAT ADALAH MELIHAT
MUZIZAT DALAM HIDUP KU
SEHINGGA ITU MEMICU KU
UNTUK MEMPERBAIKI DIRI
MENGAKUI KEDOSAAN
BUKAN SENGSARA DULU
TAPI MELIHAT TANGAN KASIH”NYA”
LALU
MENJADI SEMAKIN MERASAKAN
BAHWA “DIA” ITU HIDUP
DAN BERJALAN BERSAMA KITA
SETIAP DARI KITA
MEMPUNYAI TITIK BALIK
DALAM KEHIDUPAN
ITULAH SEBABNYA JALAN SALIB
ADALAH CONTOH KEHIDUPAN
YANG NYATA
JATUH BANGUN JATUH BANGUN
ITU ADALAH SUDAH DIJALANI”YESUS”
DAN DI DI JADIKAN TELADAN
DALAM KEHIDUPAN NYATA
SEORANG SANTO
ATAU SANTA SAJA
MENGALAMI HAL YANG SAMA
ADA YANG DARI PENDOSA BERAT
DAN JADI SANTO
ATAU SANTA
NAMUN
JATUH BANGUN JATUH BANGUN
BERANI BANGUN
MENGANDALKAN TANGAN “NYA”
” IPARKU DI SWISS…”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
IPARKU DI SWISS
SANGATLAH BIJAKSANA
KALA AKU BERDUKA
AKU DIBAWANYA
NAIK KAPAL
DAN DUDUK BERSAMA
DI SEBUAH CAFE
DAN KAMI SALING MEMBAGI CERITA
IPARKU DI SWISS
SANGATLAH BIJAKSANA,
PESAN NYA PADAKU,
BILA SUATU SAAT ADA YANG DATANG
PADAKU LAGI
MENIKAH LAH….”
DAN IA MENAMBAHKAN,
“KAU TETAP BAGIAN DARI KELUARGA KAMI,
MESKI MENIKAH LAGI”!”
DIBUKTIKAN NYA
DENGAN MENCANTUMKAN NAMA AYAHKU
DI PUSARA KELUARGA
DI GEREJA DI SWISS
ALANGKAH LUAR BIASANYA
KETERBUKAAN
PENGERTIAN
LOGIKA
DAN KASIH
YANG TAK PERNAH KULUPAKAN
IA MEMBERI IZIN AKU MENIKAH
ATAU KAWIN LAGI….
ALANGKAH BIJAKSANANYA
LOGIKA
HATI
DAN PENGERTIAN AKAN KEHIDUPAN
DI BERIKAN PADAKU
DAN AKU DI BEBASKAN DALAM JALANKU
TETAP MENJADI BAGIAN MEREKA
” DOA ITU MENGUBAH DUNIA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(INGRID HUBER)
DOA ITU MENGUBAH HATI
DOA ITU MENGUBAH DUNIA
DOA DOA MAMPU MEWUJUDKAN IMPIAN
DOA DOA MAMPU MENJADIKAN HATI PASRAH
DOA DOA KITA
TAK ADA SATU PUN YANG BERLALU
KU ALAMI
KAU
KITA
MENGALAMI DOA DOA KITA TERJAWAB
DALAM SITUASI JAWABAN NYA
ADALAH DIPENUHI…..DIBERIKAN CARA LAIN…
DIBUAT PASRAH
DOA DOA KITA TAK PERNAH SIA SIA
ITULAH SEBABNYA DOA ITU PERLU
AKAN KUSAMPAIKAN PADA DUNIA
BAKAT PUISI KU SEMAKIN BERKEMBANG
SEBAB DOA DOA YANG TERUS KUPOHON
SEHINGGA SEKALI INSPIRASI MUNCUL
LANGSUNG AKU TUANGKAN
DAN MENJADI KUMPULAN BERBAGI
PENGALAMAN
BERBAGI CERITA
BERBAGI KISAH
BERBAGI GEJOLAK JIWA
BERBAGI PENGETAHUAN
BERBAGI SEGALA YANG ADA DALAM DADA
DAN SEBAGAINYA….
SEMUA INI BERKAT DOA
PUN JALAN JALAN KEHIDUPAN YANG KU TUANGKAN
ITU BERKAT DOA DOA KU YANG KUPANJATKAN
KU TUANGKAN DALAM PUISI
SEMUA TAK LEPAS DARI DOA DOA
DOA DARI KU SENDIRI
JUGA DARI SEMUA YANG BERIMAN
” DINGIN NYA LUAR BIASA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
DINGIN NYA LUAR BIASA
DIKALA MUSIM DINGIN
DI BAWAH O DRAJAT
BAHKAN MINUS O
APAKAH MINUS 6 ATAU MINUS MINUS YANG LAIN
DINGIN NYA LUAR BIASA
ITULAH NEGARA EROPAH
ATAU BELAHAN BUMI YANG MEMPUNYAI 4 MUSIM
BAGIKU UDARA TROPIS
PALING PRAKTIS DALAM BERBUSANA
PALING TAK MEMBUAT SUBUK DENGAN BERATNYA
PAKAIAN YANG DIKENAKAN
UDARA DINGIN LUAR BIASA BAGIKU
AKU TETAP MANDI
MESKI AIR SERASA AIR ES
AKU TETAP MEMBERSIHKAN DIRI
MESKI DINGINNYA LUAR BIASA
DAN TEMPAT TIDUR PUN DINGIN
MEMBUAT TAK ENAK KALA KURANG ENAK BADAN
KEHANGATAN DI NEGARA TROPIS
ADALAH SURGA BAGI KITA
” PEMPEK PEMPEK PALEMBANG”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
PEMPEK PEMPEK PALEMBANG
YANG PALING LEZAT
ADA DI DEPAN GEDUNG LAMA
DI GLODOK
DI POJOK JALAN
RASANYA NIKMAT LUAR BIASA
PEMPEK PALEMBANG
DI JUAL DENGAN SEGALA BENTUK
DAN RASA CUKANYA MENGODA
NAMUN
JANGAN LUPA MEMBERSIHKAN GIGI
SALAH SALAH
MENJADI OMPONG
PEMPEK PEMPEK PALEMBANG
MAKANAN YANG LEZAT BUKAN MAIN
RASA TELUR, RASA IKAN DAN CUKA
YANG MENGGODA
HMM NIKMAT NYA LUAR BIASA
TAK SENIKMAT BUAT SENDIRI
SEBAB RACIKAN NYA LUAR BIASA
“LICIK ”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
ANTRIAN SEMAKIN PANJANG
MEMBERI ROTI LEZAT
DI GEDUNG CANDRANAYA GLODOK
POTONGAN SETENGAH HARGA
MEMBUAT SEMAKIN PANJANG
DIBELAKANGKU
SEORANG LELAKI MENGGERUTU
“INI ROTI PERTAMANYA LEZAT,
TAPI SEKARANG TIDAK LAGI….BLA ..BLA”
AKU MENDENGARKAN
DAN AKHIRNYA TERTAWA DENGAN YANG LAIN
SEBAB LICIK NYA KETAHUAN
IA MENGINGIN KAN KITA KELUAR DARI BARISAN
IA SENDIRI TETAP MENGANTRI
TAPI MULAI MENJELEK JELEK KAN
DENGAN MAKSUD YANG DI DEPAN TAK JADI
MEMBELI ROTI
DAN IA PUN TAK TAKUT LAGI KEHABISAN ROTI
KELICIKAN NYA DI KETAHUI
DAN MEMBUAT KETAWA BARISAN DEPAN
MAAF SALAH CETAK
BUKAN MEMBERI TAPI MEMBELI
” NGANTRI”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
BUDAYA NGANTRI
SUDAH DI TERAPKAN DI BUMI PERTIWI
DAN ITU SANGATLAH BAGUS
PERTAMA KALI
AKU TAHU BUDAYA NGANTRI
KETIKA DIUNDANG SINGAPORE AIRLINES
UNTUK MENGENAL NEGARA SINGAPORE
DI NEGARA ITU MENGANTRI KEHARUSAN
DAN
DI NEGARA KITA BELUM BERLAKU
TAPI SEKARANG
SUDAH MEMBUMI
DAN SUDAH MENJADI KEBIASAAN
MENGANTRI ITU BELAJAR SABAR
MENGANTRI ITU ADALAH MEMBUAT TERATUR
MENGANTRI ITU MENYELAMATKAN
DAN KALA KITA DIPANGGIL PULANG
KE RUMAH BAPA DI SURGA
JUGA KITA MENGANTRI
MENGANTRI GILIRAN
APAKAH MALAM INI
APAKAH BESOK
APAKAH BULAN DEPAN
APAKAH TAHUN DEPAN
APAKAH NANTI KALA KITA SUDAH BONGKOK
ATAU ENTAHLAH
SEBAB SEMUA ADA WAKTUNYA
TAPI TETAP KITA MENGANTRI
MENUNGGU GILIRAN
ENTAH KAPAN SAATNYA
KITA DIMINTA SIAP SIAP SELALU
BERJAGA JAGA SELALU
JANGAN SAMPAI KITA BELUM SIAP
JADI AKU INGAT PERISTIWA
KALA MUDA MUDI BERMESRAAAN DI MOBIL
kEDUA DUANYA MATI BERSAMA
SEBAB GAS DI DALAM NYA
ASTAGA…..
JANGAN SAMPAI KITA KEDAPATAN
SEDANG BERSELINGKUH
DI HOTEL DAN MATI BERSAMA
“KECOA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
KALA KECIL
AKU DIGODA SAUDARA SEPUPUKU
DIA MELETAKKAN KECOA KECIL
DAN DIMASUKKAN KEDALAM BADAN KU
SEJAK SAAT ITU
AKU MENJADI TAKUT MELIHAT BINATANG KECIL
YANG JOROKNYA BUKAN KEPALANG
KETAKUTAN KU MENJADI JADI
SAMPAI AKU MENJERIT JERIT KETAKUTAN
TERPAKSALAH KAKAK KU NAIK
DARI JENDELA KAMAR MANDI
DAN MEMBUKAKAN PINTU
SEBAB KECOA ITU BERDIRI DIAM DIAM
DI PEGANGAN PINTU
SEMAKIN LAMA AKU MENYADARI
AKU HARUS BERANI
SEMAKIN LAMA AKU MENYADARI
AKU HARUS BERANI
SEBAB BILA AKU SENDIRIAN
AKU BERHADAPAN SENDIRIAN
DENGAN BINATANG KECIL ITU
LAMA LAMA
AKU HADAPI
LAMA LAMA
BERKURANG TAKUTKU
LAMA LAMA
AKU TAK SEPERTI DULU
LAMA LAMA
AKU USIR SAJA
KUHADAPI DENGAN BERANI
” CISCA”
OLEH :DJULIAWAT AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
SUARANYA BAGUS
DAN SEMANGATNYA LUAR BIASA
DAN SELALU AKTIF SANA SINI
DAN YANG KUSUKA
TAK LAH SOMBONG
IA TADI BERMAZMUR
DAN SEMANGAT NYA MENDUKUNG
SUARANYA MERDU
DAN MENJADIKAN SUASANA SYAHDU
DI DAMPINGI
DIRIGEN YANG TANGAN NYA GEMULAI
DAN WIBAWA SIKAP GURU
TETAP ADA DALAM GERAKAN DIREGEN
DAN KERAPIHAN NYA
HMMM BOLEH DI BERI JEMPOL
KOOR TADI MESKIPUN SEDIKIT
MEMBERI SUASANA MENJADI KHIDMAT
ITULAH KOOR ANGGOTA KELOMPOK KECIL
NAMUN
TAK TERTANDINGI
HMM LINGKUNGAN SANTO ANDREAS
” SUAMI IBU ERICA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGARID HUBER)
SUAMI IBU ERICA
BERJASA BAGI KELUARGA KAMI
RAJIN MEMBERI KOMUNI
BAGI IBUKU
SAAT SAAT IA BERSAMA KAMI
SUAMI IBU ERICA
TAK KENAL JEMU
TAK KENAL IMBALAN
TETAP MEMPUNYAI SEMANGAT MELAYANI
MESKIPUN
ISTERI JUGA DALAM SAKIT
AKU LUPA NAMANYA
TAPI IA SELALU RAJIN BERDOA
BERJAM JAM DI GEREJA
ENTAH APA YANG DI DOAKAN
DAN DIPOHONKAN
BOLEH JADI DEMI ISTERI TERCINTANYA
SEMANGAT PELAYANAN ITU BAGUS
BILA BERSAMAAN DENGAN KESABARAN
“MINGGU PALMA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
MINGGU PALMA IDENTIK DENGAN DAUN PALMA
MEMPERINGATI “YESUS” MEMASUKI KOTA
KOTA JERUSALEM
DAN DI ELU ELUKAN DENGAN PALMA DI TANGAN
DAN DIMULAINYA TRI HARI SUCI
DAUN PALMA ADALAH PERISTIWA
YANG TAK TERLUPAKAN
BAGI KELUARGA KAMI
KETIKA AYAH TERBARING DI RUMAH SAKIT
DI MINGGU PALMA
DALAM KEADAAN PARAH
AKU MEMBAWA DAUN PALMA
LALU KU LETAKKAN DIATAS RANJANG
TEPAT DI ATAS KEPALA BELIAU
MALAM ITU JUGA
AYAH BERMIMPU DIDATANGI “YESUS”
DAN DI BANGUNKAN
AGAR MULAI MEMASUKKAN MAKANAN
DENGAN ANGKA GANJIL
WAKTU ITU AYAH TAK BISA MAKAN APA APA
DAN PENYAKITNYA PARAH SEKALI
DAN AYAH MENGIKUTI PESAN DALAM MIMPINYA
DAN AKHIRNYA AYAH SEMBUH
DAN BERSAKSI TENTANG”YESUS”
DAN TENTU PALMA YANG KUBAWA MENJADI
TOPIK CERITA
DAN TENTU DADAKU BERKEMBANG KEMPIS
SEBAB
ARTINYA NAMA KU SELALU DISEBUT AYAHKU
ITULAH PERISTIWA DAUN PALMA
DAUN YANG MEMBAWA KENANGAN AKAN
SUATU PERISTIWA MUZIZAT DALAM KELUARGA
DAN TAK TERLUPAKAN
DAN TERUS DICERITAKAN BILA TERINGAT
“PAKAR TOUR”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(ingrid huber)
PAKAR TOUR DUNIA
ADA DI KIJANG TOUR
CARILAH PAKAR YANG MENITI
KARIER DARI DENGKUL
AKAN MEMBERIKAN TOUR YANG PADAT
DAN BERMUTU
DARI ZIARAH ZIARAH PAGODA,
DARI ZIARAH ZIARAH EROPA TOUR,
SAMPAI KOREA
SERTA TANAH SUCI
MEMBERIKAN SUATU KEPADATAN ACARA
YANG MENARIK
DENGAN HARGA YANG PANTAS
AKU TAK RAGUKAN
AKAN KASIH PAKAR TOUR DI KIJANG
AKAN PELAYANAN DALAM ZIARAH ZIARAH
YANG DI BUATNYA
KEBANYAKAN KEUNTUNGAN
BAGI PESERTA DIUTAMAKAN
AGAR TAK MENYIANYIAKAN WAKTU
YANG DI LUANGKAN
SEHINGGA ACARA PADAT PUN BISA DI DAPAT
SERTA TOUR TOUR YANG MENARIK
KELEBIHAN NYA ADALAH
PAKAR TOUR PUAS DAN SERING BERJALAN
KE LUAR NEGERI
DAN HATI YANG BERBELAS KASIH
ITU YANG MEMBUAT KEUNTUNGAN DARI
YANG MEMBELI TOUR TOUR ROHANI
DI KIJANG TOUR
SEGALA YANG DI DAPAT
ADALAH KEBAIKKAN YANG DILIHAT DARI
BAPA DI SURGA
BUKAN DARI KEUNTUNGAN TOUR TOUR
ZIARAH YANG SUDAH DIBUAT
NAMUN
PAKAR TOUR TERDAPAT DI KIJANG
” SUKSES ROHANI”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN
(ingrid huber)
SUKSES ROHANI DALAM TOUR
HANYA DI UTAMAKAN DARI
KELEBIHAN FASIH BERBAHASA ASING
AKU SERING TERHERAN HERAN
KAKAK KU ITU DAPAT BERBAHASA
BERMACAM MACAM
DARI BAHASA PERANCIS
BAHASA INGRIS
BAHASA BELANDA
DAN ENTAH BAHASA APA LAGI
BAHKAN MENGERTI SEDIKIT SEDIKIT
BAHASA CHINA
AKU PUN TERKAGUM KAGUM
IA MMEPUNYAI KEMAMPUAN BAHASA
YANG SANGAT HANDAL
MENJADI PENTERJEMAH PUN IA MAMPU
ITU SEBAB NYA PESERTA TOUR
TAK PERNAH DIBUAT KECEWA
ATAU NYASAR
KECAKAPAN BAHASA BAHASA ASING
SANGATLAH MEMBANTU IA
MENJADI PAKAR TOUR
KEMAMPUAN BAHASA ASING ITU
MENDUKUNG SEORANG MENJADI
PAKAR TOUR
DAN RELASI YANG BAGUS PUN
SANGATLAH MEMBANTU
KECAKAPAN NYA INI
TELAH MEMBAWA KAKINYA
MELANGKAH DARI NEGARA SATU
KE NEGARA LAIN
DARI AMERIKA, EROPA, CHINA,
INDIA, AUSTRALIA, AFRICA DLL
BOLEH JADI SUDAH MENGELILINGI DUNIA
AKU PUN TAK PERNAH TAHU
BAHWA KAKAKKU SANGAT FASIH
DALAM BAHASA INGRIS
BILA KITA BERJUMPA DENGAN DIA
KELIHATAN BIASA BIASA SAJA
NAMUN
SETELAH MENGIKUTI PERJALANAN ROHANI
BERSAMA NYA
BARU KITA TAHU DIA LUAR BIASA
” PERCAYA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
PERCAYA ITU ADALAH MENGANDALKAN
MENGANDDALKAN SEGALA GALANYA
YANG PALING UTAMA PERCAYA PADA SIAPA?
DARI JAWABAN INI TANDA KEDEWASAAN
PERCAYA PADA DIRI SENDIRI NOMOR SATU
ITU ADALAH KESALAHAN BESAR
SEBAB KEMAMPUAN KITA ITU RAPUH
SIAPAPUN KITA….
PERCAYA PADA “TUHAN” NOMOR SATU
ITU ADALAH YANG BENAR
BARU PADA DIRI SENDIRI
ITU JAWABAN YANG PALING TEPAT
SEBAB SEGALA GALANYA ADALAH FANA
SETELAH BERJALAN MELIHAT KEHIDUPAN INI
AKU BELAJAR BANYAK BAHWA
PERCAYA PADA “YESUS” ITU TAK PERCUMA
TAK SIA SIA
TAK ADA RUGINYA
MENGANDALKAN MANUSIA
ITU TAK KEKAL
JADI ANDALKAN LAH “YANG ILLAHI”
BARU PADA DIRI SENDIRI
” TAK MENGAKUI KELEBIHAN SESAMA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
TAK MENGAKUI KELEBIHAN SESAMA
ATAU MENISBIKAN PENGALAMAN SESAMA
ITU ADALAH SIFAT IRI HATI
TAK MENGAKUI BAHWA ADA PENGALAMAN
PENGALAMAN ROHANI DARI SESAMA
ITU NAMANYA HATI YANG DENGKI
MENISBIKAN PENGALAMAN ATAU KARUNIA SESAMA
ITU NAMANYA INGIN HEBAT SENDIRI
TAK MENGAKUI SESAMA MEMPUNYAI KELEBIHAN
DAN PENGALAMAN PENGALAMAN NYA
ITU NAMANYA BUSUK HATI
DAN MENJELEK JELEK KAN NYA
NAMANYA MAU HEBAT SENDIRI
SETIAP DARI KITA MEMPUNYAI PENGALAMAN
PENGALAMAN ROHANI YANG BERBEDA
PENGALAMAN ADIKODRATI YANG BERBEDA
DAN ITU ADALAH RAHMAT
YANG TAK BOLEH DI NISBIKAN
BAHKAN MEMPERKAYA
” KASAT MATA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
KALA AKU BELUM SAMBUT BARU
DAN BELUM MENDAPAT KAN SAKRAMEN PENGUATAN
AKU BERUMUR 5 TAHUN
DAN SERING BERMAIN DI BELAKANG RUMAH
DAN ADA SUMUR TUA
KALA SENJA HARI AKU MELIHAT NENEK TUA
TAPI TAK MENYERAMKAN
AKU BERCAKAP CAKAP DENGAN IA
LALU
KUCERITAKAN PADA IBUKU
DAN AKU DILARANG UNTUK BERMAIN DIBELAKANG
BILA HARI SUDAH SENJA
DAN SETELAH DEWASA AKU MENGERTI
DAN ITU ADALAH KASAT MATA
DAN TENTU ITU PENGALAMAN KU
AKU HARUS AKUI
DENGAR DENGAR AN PADA IBU
ADALAH BAIK BAGI HIDUP KITA
AKU IKUTI NASIHAT IBUKU
DAN AKU TAK PERNAH LAGI BERMAIN DEKAT SUMUR
SAMPAI SAAT INI AKU INGAT PENGALAMAN INI
DAN AKU MENGERIT ITU NAMANYA KASAT MATA
TAPI SEJAK AKU SUDAH SAMBUT BARU
DAN MENDAPAT SAKRAMEN KRISMA
AKU DIJAUHKAN DARI KASAT MATA
ADA YANG AKAN KUSAMPAIKAN
DALAM PUISI INI
DENGAR DENGARAN PADA YANG LEBIH TUA
ITU SANGAT MENGUNTUNGKAN
” YANG TERSISA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
YANG TERSISA ADALAH
KEPEKAAN AKAN TEMPAT TEMPAT LAMA
YANG TAK DI HUNI
KALA AKU DI WAMENA
AKU IKUT TOUR KALA PASKAH TIBA
AKU MENGINAP DI HOTEL
TAPI SEBELUM KUMASUKI KAMAR
AKU RASAKAN TAK ENAK
TERCIUM BAU LAMA
DAN AKU KELUAR DAN MINTA GANTI KAMAR
PETUGAS HOTEL BISA JADI KEBINGUNGAN
KALA KUKATAKAN
KAMAR MU ITU TERLALU LAMA KOSONG
KEPEKAAN AKAN KAMAR YANG KOSONG
MEMBUAT AKU KEPAYAHAN
BILA BERMALAM DI PENGINAPAN
DAN ITU KU TERIMA
BAGIAN DARI DIRIKU
YANG TERSISA ADALAH KEPEKAAN
SETIAP DARI KITA
MEMPUNYAI KEPEKAAN
ATAU INSTUISI DALAM RAGA
SEBAB KITA ADALAH MAKHUK HIDUP
YANG DIBERIKAN AKAL
DI SYUKURI ATAS SEGALA YANG KITA MILIKI
DAN DITERIMA SAJA
SEBAB ITU ADALAH KEKAYAAN KEHIDUPAN
” DILATIH BERANI SEJAK DINI”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
SEJAK KECIL
AKU SUKA DITARIK SAUDARA SAUDARAKU
UNTUK IKUT SEKOLAH MINGGU
ATAU KE GEREJA PANTEKOSTA
ADA SATU YANG LUAR BIASA BAGUSNYA
ADALAH MENDIDIK UNTUK BERANI
BILA MEMBERIKAN UANG KOLETKE
KITA HARUS MAJU KEDEPAN
DIANTARA BANYAK NYA UMAT
AKU TERLATIH SEJAK DINI
UNTUK MAJU KE DEPAN
AKU TAK RASAKAN RUGI
SEHINGGA DI AJARKAN UNTUK BERANI
DIANTARA KERUMUNAN ORANG
SEKARANG PUN DI GEREJA ST THERESIA
JUGA DEMIKIAN
SEKALIGUS MENDIIDIK UNTUK BERANI
TENTU SAJA IBUKU MELARANG AKU
UNTUK PERGI KE GEREJA SAUDARA SAUDARAKU
SEBAB TAKUT NANTI AKU BINGUNG
TAPI
AKU TAK PERNAH MENYESALI
APA YANG KUALAMI
BERSAMA SAUDARA SAUNDARA SEPUPUKU
ITU ADALAH LATIHAN BAGIKU
MEMBINA AKU
TAK TAKUT BILA BERADA DI DEPAN
TAK TAKUT BILA AKU MEMBAWAKAN PUISI PUISIKU
TAK TAKUT BILA AKU BERHADAPAN
DENGAN SIAPA PUN
“HATI HATI”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
HATI HATI JANGAN JADI SOK PAHLAWAN
BILA KITA BERJUMPA DENGAN SESAMA
YANG SUKA BERMAIN DENGAN KUASA KEGELAPAN
ALIH ALIH MAU MEMBANTU
MALAH JATUH DALAM JERAT
HATI HATI JANGAN JADI SOK PAHLAWAN
BILA KITA TAK DI BERIKAN TUGAS
MENYELAMATKAN SESAMA
DALAM HAL SEPERTI INI
ALIH ALIH KITA YANG TERKENA
DI KERJAIN
HATI HATI JANGAN JADI SOK PAHLAWAN
SETIAP DARI KITA
MEMPUNYAI TUGAS NYA MASING MASING
SETIAP DARI KITA
TIDAK DAPAT TUGAS YANG SAMA
ATAU KEMAMPUAN YANG SAMA
LEBIH BAIK MENGHINDAR
LEBIH BAIK BERDOA DARI JAUH
LEBIH BAIK JANGAN BERGESEKAN
SEBAB HANYA SATU YANG HARUS KITA PEGANG
PERCAYA PADA ‘NYA”
DAN MENGHINDARI SEGALA KEFASIKAN
” BAHAGIA”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
BAHAGIA ITU ADALAH RASA
RASA YANG ADA DALAM DADA
ADA DALAM DIRI SENDIRI
ADA DALAM DIRIKU
ADA DALAM DIRIMU
ADA DALAM DIRI KITA
BAHAGIA ITU HARUSLAH BERSUMBER
DARI SANG MAHA CINTA
DARI YESUS TERKASIH
DARI YANG MAHA KASIH
BAHAGIA ITU MENGALIR DARI DIRI
BARU BISA KELUAR KE SEKITARNYA
BAHAGIA BUKAN DARI ATAU
KARENA
ATAU SEBAB
DARI LUAR
ITU YANG POKOK
DIRI SENDIRI BAHAGIA DULU
BARU DAPAT
MEMBAHAGIAKAN SESAMA
ADA BAHAGIA DALAM DADA
BARU KELUAR DARI DADA
MEMBAHAGIAKAN YANG ADA DILUAR DIRI
JADI JANGAN ANDALAKAN APAPUN
ANDALKAN SUMBER CINTA
BARU DIRI SENDIRI
BILA BAHAGIA DARI LUAR
TAK BERTAHAN LAMA
“MALAIKAT PELINDUNG”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
MALAIKAT PELINDUNG
ADA DISAMPINGKU
ADA DISAMPINGMU
ADA DISAMPING KITA
SELALU MENJAGA
AGAR KITA TAK TERJATUH DALAM SIKSA NERAKA
SETIAP DARI KITA
DIBERIKAN MALAIKAT PELINDUNG
YANG TAK TERLIHAT DENGAN MATA
YANG TAK NAMPAK OLEH MATA JASMANI
KITA PERCAYA
MALAIKAT PELINDUNG SELALU MENJAGA
KALA KITA BERJALAN DI DUNIA INI
KITA TAK PERNAH SENDIRIAN
KITA DIJAGA BAK BIJI MATA
OLEH TUJUAN MULIA
AGAR SUATU SAAT KITA
BERKUMPUL DI SURGA
DI DUNIA RASA SURGA HANYA SEKEJAP
SEKEJAP SEKEJAP
SEBAB DI DUNIA HANYA SEMENTAR
TAK LAH KEKAL
ITULAH SEBABNYA KITA DIJAGA
OLEH MALAIKAT PELINDUNG
SEBELUM AKU BERANGKAT
AKU AKAN KATAKAN PADANYA
JAGALAH AKU…..
SEBAB AKU PERCAYA
IA ADA UNTUK KITA
“SAAT INI”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
HIDUP INI ADALAH SAAT INI
DETIK INI
YANG LALU TAK BISA DIULANGI
YANG DATANG AKAN DILALUI
HIDUP SAAT DEMI SAAT
ITU YANG TEBAIK
SAAT SAAT INI ADALAH SAAT BERSYUKUR
SAAT SAAT INI ADALAH SAAT UNTUK BERDAMAI
BERDAMAI PADA DIRI SENDIRI
BERDAMAI PADA SESAMA
BERSUMBER PADA YESUS PEMBAWA DAMAI
YESUS ITU JALAN HIDUP
JALAN KEBENARAN
JALAN MENUJU KEKALAN
MENGAJARKAN TETAP MENGASIHI MUSUH
TETAP MENGAMPUNI
MENGAJARKAN BERBUAT KASIH
DALAM SITUASI APAPUN
MENGAJARKAN MELALUI JALAN SALIB
JALAN KESELAMATAN
TAHAN MENDERITA
YESUS ITU MENGATAKAN PADA DUNIA
ADA TEMPAT TINGGAL BAGI KITA BAGI YANG TAK ADA RUMAH
YESUS ITU MENJANJIKAN DAN MEMBERI
ROH KUDUS YANG MENGHIBUR
ROH KUDUS YANG MENGUATKAN
ROH KUDUS YANG MENERANGI
SATU SATU NYA KEKAYAAN ADALAH
MEMPUNYAI YESUS
MEMEGANG JANJI JANJI NYA
MEMEGANG TANGAN KASIH NYA
HIDUP SAAT INI
SAAT DEMI SAAT
KETIKA KITA MELALUI HIDUP SAAT DEMI SAAT
TAK ADA KETAKUTAN AKAN SEGALANYA
SEBAB KITA RASAKAN CINTA
DARI NAFAS YAN G KITA HIRUP
SAAT DEMI SAAT
ITU YANG TERBAIK
” KEBOHONGAN ”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
BILA SEORANG IMAM MENGAJARKAN KEBENCIAN
BERARTI IA PENUH KEBOHONGAN
BILA SEORANG IMAM MENGAJARKAN BALAS DENDAM
BERARTI IA PENUH KEBOHONGAN
BILA SEORANG IMAM MENUTUP PELUANG UNTUK HIDUP
BERARTI IA PENUH KEBOHONGAN
BILA SEORANG IMAM MENGAJARKAN KESOMBONGAN
BERARTI IA PENUH KEBOHONGAN
BILA SEORANG IMAM MENGAJARKAN MATA DUITAN
BERPIHAK PADA YANG KAYA
BERPIHAK PADA YANG BERSTATUS
BERARTI IA PENUH KEBOHONGAN
SEBAB YESUS ITU MAHA CINTA
KALA MEMIKUL SALIB NYA
SEBAB YESUS ITU MAHA PENGAMPUN
KALA MEMBEBASKAN PELACUR
SEBAB YESUS ITU MAHA LEMBUT
KALA MEMANGKU KANAK KANAK
SEBAB YESUS ITU BERPIHAK PADA YANG LEMAH
KALA MEMBUAT MUZIZAT ROTI DAN 2 IKAN
SEBAB YESUS ITU RENDAH HATI
KALA MENCUCI KAKI PARA RASUL
KEBOHONGAN DIPERANGI
AGAR DUNIA MENJADI LEBIH DAMAI
AGAR DUNIA MENJADI PENUH KASIH
“BERDOA SEBELUM MAKAN”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
BERDOA SEBELUM MAKAN
ITU PERLU
KITA MOHON AGAR MAKANAN ITU DIKUDUSKAN
AGAR BAIK BAGI KESEHATAN JIWA RAGA
BERDOA SEBELUM MAKAN
ITU PERLU
MENGUCAPKAN SYUKUR ATAS KASIHNYA
BERDOA SEBELUM MAKAN
ITU TEPAT
AGAR TETAP MENIKMATI REZEKI
DARI HASI JERIH PAYAH
ATAU DARI PEMBERIAN
AGAR DIBERKATI YANG MEMBERIKAN
BERDOA SEBELUM MAKAN
ITU SEHARUSNYA
‘SALING MEMBUTUHKAN”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
HIDUP INI SALING MEMBUTUHKAN
PEDAGANG DAN PEMBELI
BILA TAK ADA PEDAGANG
PEMBELI KEBINGUAN
BILA TAK ADA PEMBELI
PEDAGAN BANGKRUT
GURU DAN MURID
BILA TAK ADA GURU
MURID TAK BISA DI AJAR
BILA TAK ADA MURID
GURU TAK BISA DI GAJI
USKUP DAN IMAM IMAM
BILA TAK ADA USKUP
IMAM IMAM TAK KARUAN
BILA TAK ADA IMAM IMAM
USKUP KEBINGUNGAN
IMAM DAN UMAT
BILA TAK ADA IMAM
UMAT BERJALAN KE NERAKA
BILA TAK ADA UMAT
IMAM KEBINGUNGAN
” KHOTBAH”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
KHOTBAH ITU BAGUS
BILA TAK NGALOR NGIDUL
KHOTBAH ITU MENARIK
BILA TAK MENJELEK JELEK KAN SESAM
KHOTBAH ITU MENGESANKAN
BILA KEJENAKAAN ADA DALAM NYA
KHOTBAH ITU MEMBOSANKAN
BILA HANYA CERITA KEHEBATAN DIRI MELULU
KHOTBAH ITU MENGESANKAN
BILA DIPERSIAPKAN DENGAN BAIK
DAN TAK ASAL KELUAR DARI MULUT
BIASANYA KHOTBAH MENARIK MEMBUAT TERJAGA
KHOTBAH TAK MENARIK BIASANYA MEMBUTA NGANTUK
BILA TAK PUNYA BAKAT KHOTBAH
TAK USAH BERKHOTBAH PANJANG LEBAR
BILA TAK PUNYA BAKAT KHOTBAH
JANGAN LAMA LAMA BERKHOTBAH
CUKUP 2 MENIT SAJA
JAUH LEBIH BAIK
” DAUN SIRIH”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
KALA BATUK MENYERANG
AIR SIRIH DI REBUS SANGATLAH BAGUS
KALA GATAL GATAL DATANG
AIR SIRIH DI REBUS DIPAKAI UNTUK MEMBERSIHKAN
KALA TAK PUNYA UANG UNTUK KB
AIR SIRIH DI REBUS DIMINUM SETIAP HARI
KALA DARAH MENGUCUR DARI HIDUNG
DAUN SIRIH DIPAKAI SAJA SEBAGAI PENYUMBAT
KALA MENGETAHUI KANDUNGAN DAUN SIRIH
ANTI BIOTIK DI DALAM NYA
BARULAH KITA MENYADARI
“DIA ” ITU LUAR BIASA
DALAM MENCIPTAKAN MANUSIA
DAN JUGA
MENCIPTAKAN OBAT BAGI KITA
“CODE ETIK”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
CODE ETIK ITU SANGAT PENTING
LANDASAN KEHIDUPAN
BILA BERKHOTBAH JANGAN SEBUTKAN NAMA PASIEN
ATAU NAMA ORANG YANG DITOLONG
SEBAB KITA MEMEGANG CODE ETIK
MELINDUNGI NAMA PASIEN KITA
JANGAN KORBANKAN ORANG LAIN
DEMI HEBATNYA KITA
CODE ETIK ITU PENTING
BILA BERKHOTBAH
MELINDUNGI NAMA PASIEN KITA
RAHASIA YANG PERLU DI JAGA
JANGAN SAMPAI KITA MENJATUHKAN NAMA SIAPAPUN
DI DEPAN UMUN
SEBAB ITU CODE ETIK
“TELEPATI”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
TELEPATI ITU
MENYAMPAIKAN PESAN LANGSUNG KE PIKIRAN
DARI SATU PIKIRAN KE PIKIRAN
YANG GELOMBANGNYA SAMA
TELEPATI ITU
BISA DIHINDARI
BISA DITOLAK
DENGAN MOHON PADA MALAIKAT PELINDUNG
DENGAN MOHON PADA MALAIKAT MIKHAEL
DAN MALAIKAT RAFAEL
AGAR TERHINDAR DARI PENGARUH PIKIRAN
PIKIRAN YANG MENELEPATI
AGAR KITA DAPAT MELIHAT MANA YANG BETUL
MANA YANG SALAH
DALAM MENGIKUTI “YESUS”
JADI BANYAK LAH BERDOA
BILA BERJUMPA SEORANG YANG SEPERTI INI
” A NOTE TO FR. NICO. DUMAIS. SJ”
BY : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
A NOTE FOR YOU FOR TELLING
THAT OUR CHURCH WILL BE REBUILD
IN THE GOAL TO ASK YOUR PEOPLE
WHO JOINING THE ENGLISH MASS
ONE DAY WILL JOIN OUR MASS
A NOTE FOR YOU FOR TELLING
THE TRUTH THAT THE BACK OF REBUILD
WILL HAVE A MISSION LIKE THAT.
IN MY SORROW HEART, HOPING YOU
NOT SAD ONE DAY IF HAPPENED
A NOTE FOR YOU FOR ASKING YOUR
PERMISSION OF THAT IF OUR CHURCH
REBUILD ,YOU DO NOT MIND YOUR PEOPLE
OF MASS OF ENGLISH JOINT THE MASS
IN OUR CHURCH.
THAT IS ONE OF POINT I HEAR IT
A NOTE FOR YOU FOR TELLING YOU
THAT MAKE ME SAD , ONE DAY
IF HAPPENED , I HOPE YOU PREPARE
YOUR HEART OR GOD NOT MAKE IT
NOT HAPPENED TO REUILD OUR CHURCH
” THE TRUTH”
BY DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
PEOPLE NEED THE TRUTH
BUT
NO BODY WANT TO SAY IT
CAUSE AFRAID OF THE RISK OF THE TRUTH
THE TRUTH IS LIKE A SHUNSHINE
EVEN
PAIN
EVEN
SUFFER
PEOPLE NEED THE TRUTH
BUT
NO BODY WANT TO SAY IT
CAUSE WHEN WE TALK FRANKLLY
THE TRUTH IS LIKE A KNIFE TO CUT THE HEART
BUT
THE TRUTH IS LIKE A LIGHT
TO SHOW THE LOVE
TO SHOW THE CARING OF PEOPLE
TO SHOW THE DEEPSEST HEART WHO SUFFER
TO SHOW THE SIGN THAT “GOD IS ALIVE”
GOD IS THE TRUTH
NO SHADOW IN OUR WAY
IF WE NEAR WITH GOD
NO ARROW TO KILL OUR HEART
IF WE NEAR WITH GOD
GOD IS THE TRUTH
” SECARIK KERTAS BUAT MAS KRISHNAMURTI”
OLEH : DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER)
UCAPAN TERIMAKASIHKU PADAMU
MESKI KTA BERJUMPA HANYA 2 KALI
PERTAMA KALI IKUT SEMINARMU
KEDUA AKU MAMPIR SEBENTAR
KE SENORA
TERIMAKASIH BOLEH MENGENALMU
DAN MEMINJAM NAMAMU
KEBETULAN KAU KENAL BAIK
DENGAN SAUDARA SEPUPUKU
JADI KAU PERBOLEHKAN
AKU NITIP PUISI PUISI KU
BAKAT SEJAK SMP YANG ADA
DALAM DADAKU
TERIMAKASIH KU UCAPKAN
PADAMU
ATAS TITIPAN
PUISI PUISI INI