Ketololan Intelektualitas

Malem tahun baru 2012, saya memilih untuk merenung dan merenung akan diri yang masih sering sekali “ngaco” dan “ngawur” ini. Entah karena kegelisahan atau apalah yang terjadi selama tahun 2011 ini. Bisa karena kecewa, sedih, kesal atau bisa juga malah karena senang. Gak tahulah, pokoknya saya mau menulis saja. Menulis di twitter dan facebook yang mungkin bisa berguna, bahkan bisa juga dihina hahaha…

Mulailah saya posting satu-persatu apa saja yang muncul di benak ini, seperti:

1. HypnoticGoal Setting ala Krishnamurti di akhir 2011 & di awal 2012. Saat umumnya orang memilih pesta pora, saya memilih pesta doa… Sulit memang untuk memilih berdoa hening di Jakarta dan sekitarnya, saat petasan bisa meledak sangat keras di genteng atas rumah. Tapi saya memilih untuk melanjutkan hening diri…

2. Dalam renungan doa malam akhir tahun, saya pilih berdiam diri untuk dapatkan tema kegiatan saya di 2012 ini yang selaras dengan misi hidup. Dan, memang malam itu saya mendapat ilham 3 tema yang akan saya pilih dan putuskan yakni sbb:

  • “The Most Productive Servicing Year of Krishnamurti”
  • “It’s Your Time, Krishnamurti! It’s Your Time!”
  • Satunya lagi, yang saya pilih ada di akhir tulisan ini. Semua dalam rangka merayakan menuju 10 tahun saya menjadi seorang Motivator. Sebuah sebutan yang diberikan oleh sebuah majalah, sehingga sejak saat itu sekitar tahun 2003 saya mendapat julukan Motivator.

 

3. Setelah dapat tema kegiatan 2012, barulah saya pilih & pilah impian-impian yang muncul. Agar dapat selaras dengan tema sehingga lebih fokus. Karena… Orang sibuk belum tentu produktif, orang produktif belum tentu sibuk (Krishnamurti Words)

4. Kebetulan tahun 2012 saya siapkan sebagai tahun Perayaan memasuki 10 th saya melayani masyarat sbg Motivator. Dengan total kelas mencapai > 1.300 kelas. Kok, bisa banyak sekali? Kuncinya, jangan pilih-pilih. Selama ada waktu dan kesehatan, saya akan terus layani saja…

5. Sekitar 80% dr 1.300 kelas adalah kelas pelayanan, sisanya 20% adalah kelas bisnis yang hasilkan income Miliaran rupiah. Saat kita terus berbagi, maka uang akan datang dengan sendiri (Krishnamurti Words)

6. Investasi terbesar selama 9 tahun jadi Motivator adalah BELAJAR ke luar negeri, yang habiskan biaya sekitar Rp 500 juta. Memberi makan otak tidak akan pernah terbuang, memberi makan perut sebagian besar jadi tahi (Hahaha Words)

7. Mindset saya: “Bukan kumpulkan uang banyak dulu agar bisa sekolah, namun terus sekolah agar bisa hasilkan uang banyak” (Krishnamurti Words)

8. Saya akan terus belajar pada yang terbaik, agar saya bisa berbagi & memberikan yang terbaik yang saya miliki kepada masyarakat luas. Jangan pernah mengajar, saat Anda berhenti belajar (Krishnamurti Words)

9. Memasuki 10 tahun sebagai Motivator, saya memilih salah satu tema yakni: “Melayani lebih luas dengan Pelatihan KELAS DUNIA Berbiaya Murah Meria”. Sederhana saja tujuan ini, agar ada banyak orang yang mendapat kesempatan untuk belajar dan belajar…

10. Salah satu impian saya di tahun 2012: Orang asing belajar & memiliki Sertifikasi Personal Coach “HypnoticGOAL Setting” karya anak bangsa ini. Terwujudkah? Gak tahu juga. Yang penting saya punya impian ini dulu. Karena bagaimana bisa terwujud, bila tidak berani bermimpi.

11. Membeli Sertifikasi Luar Negeri & menjual dengan harga mahal kepada orang-orang Indonesia, buat saya tidak lebih dari merendahkan derajat bangsa sendiri. Maaf, ini hanyalah pendapat pribadi saya saja, yang tentu bisa salah…

12. Terlalu banyak bangsa ini membeli Sertifikasi dari luar negeri, yang justru menunjukkan kebodohan & ikut membodohkan bangsa. Sekali lagi, ini juga pendapat pribadi saya sendiri.

13. Tugas para Trainer seharusnya MEMBERDAYAKAN bukan MEMPERDAYAKAN peserta training-nya, bukan? Kira-kira itu persepsi saya mengenai diri saya sendiri sebagai seorang Trainer.

14. Banyak orang bangga punya SERTIFIKAT dari luar negeri, bukan bangga akan kerja kerasnya. Ini sebuah ketololan intelektualitas. Hehehe jangan marah karena inilah saya dulunya…

15. Mereka yang pekerja keras, walau punya SERTIFIKAT Luar Negeri, pasti lebih bangga akan karya nyata keringatnya sendiri. Akhirnya, saya disadarkan oleh pembimbing saya… Dan, saya buanglah semua sertifikat yang saya dapat dari luar negeri itu.

16. Keprihatinan saya akan dampak Sertifikasi LN inilah, yang mendorong saya untuk membuat SERTIFIKASI LOKAL yg ber-KELAS DUNIA. Nah, dari pada marah lebih baik berbuat sesuatu, bukan?

17. Untuk menjalankan misi di tahun 2012 ini, saya akan bekerja lebih keras lagi untuk “membakar pasar” biar lepas dari kebodohan intelektualitas… Nah, inilah pilihan sikap saya terhadap sebuah keadaan.

18. Serem ya Misi thn 2012 saya kali ini hehehe. Ya, maaf itu hasil renungan doa malam untuk menyambut 2012. Sekarang bersiap kerja keras… Namanya juga perenungan, bisa saja ada emosi yang muncul saat itu. Lalu, jadikan saja sebagai strategi untuk kegiatan yang lebih baik lagi. Itu saja, sih. Memang…

19. Saat awal jadi Motivator, saya bermimpi trainer-trainer Indonesia berguru ke luar negeri. Lalu, membagi-bagikan ilmunya ke dalam negeri dengan murah. Namanya juga bermimpi, bisa benar bisa tidak hehehe… Iya,…

20. Awalnya saya pikir, ada banyak orang rela belajar mahal-mahal di LN, pulang ke Indonesia menjual murah-murah biar banyak yang mendapat ilmu kelas dunia. Tapi…

21. Sayangnya malah banyak trainer dagang ilmu & sertifikat. Agar bisa jual lebih mahal, sehingga hanya yang punya uang yang punya kesempatan belajar yang lebih besar. Nah, repotnya lagi…

22. Orang pikir sertifikat training LN pasti hebat, pada hal siapa yang punya uang bisa beli & pasti lulus. Kuncinya punya uang aja. Bodohnya lagi, sekarang ini orang bisa bebas semaunya pasang label nama. Contoh yaaa…

23. Bila nama sy: Krishnamurti CHt, CCth, NLP Prac, NLP MPrac, MHypno, SGPC, dsb. Siapa yang berhak tegur saya? Walau saya gak punya satupun gelar di atas. Orang awam akan bilang saya hebat banget, pada hal saya tahu banget saya tuh siapa hahaha… Sekali lagi…

24. Menurut saya, tugas para trainer adalah MEMERANGI KEBODOHAN bukan MEMBODOHI peserta & BERPERANG dengan sesama trainer. Boleh juga gak setuju sih, gak apa-apa juga. Pertanyaan selanjutnya…

25. Salahkah punya Sertifikat? Tentu TIDAK. Sah2 aja. Gunakan dengan bijak karena NILAI DIRI Anda lebih mahal dari sehelai kertas tersebut.  Wadoh, semakin malam semakin keras neeeh…

26. Udah aaah, ngantuk. Ntar banyak yang tersinggung wakakakak…  Malampun makin larut, saya meneruskan doa renungan dengan hati yang lebih plong… Tertidur deh.

Bangun pagi tanggal 2 Januari 2012, ada beberapa pertanyaan yang masuk, akhirnya saya lanjutkan lagi deh…

27. Sertifikat bukanlah SIKAP, bukan POTENSI diri, juga bukan KUALITAS diri. Yang mahal itu PROSES, bukan kertasnya… Ini adalah penjelasan tambahan untuk pertanyaan yang masuk tentang Kultwit saya sebelum ini. Namun, sekali lagi buat saya…

28. Orang yang ikut trainning untuk Sertifikat, bukan untuk Kualitas Diri, sungguh ini sebuah Ketololan Intelektualitas. Memang istilah ini keras sekali, tapi saya suka menggunakannya. Gak apa-apa juga. Hidup ini hanyalah permainan kata-kata saja, mengapa harus tersinggung? Prinsip hidup saya…

29. Sertifikat harusnya membuat pemiliknya bekerja lebih keras, lebih melayani. Bukan menjualnya kembali agar pulang modal. Hahaha…. Trainer pedagang ilmu pasti marah besar pada saya neeeh… Gak apa-apa, semua hanyalah “feedback” agar dapat terjadi sebuah impian yang lebih besar yakni…

30. Year 2012 : to be a World Class Indonesian (Motivator, tambahan untuk saya)

Demikian resolusi saya untuk 2012 ini, maap-maap kate kalo ade yang bikin kuping jadi pedeees yeee…

Krishnamurti, Mindset Motivator

Ready to be a World Class Indonesian Motivator…

Workshop Terdekat:

Tangerang Hypnotic Goal Setting
Jumat, 20 Januari 2012 Pk. 18:00-21:00
Times Book Store, Lippo Karawaci
@Rp 100ribu + Dinner + Makalah
Bayar di tempat saja…
Daftar via SMS: TGR, Nama & Impian Anda
Kirim ke: 08788 5063 777
Yang mengundang,
Krishnamurti

Viewed 7072 times by 2111 viewers

This entry was posted in Motivasi Diri. Bookmark the permalink.

8 Responses to Ketololan Intelektualitas

  1. rendy says:

    aku suka sama status2 krishnamurti akir2 ini.. lugas tegas dan menyadarkan.. ha ha ha..

  2. Qoirul Lee says:

    saya suka gaya pak krishna…kapan Hypnotic Goal Setting : hadir di Surabaya?

  3. Christian says:

    Saya tunggu kelas murah meriahnya Pak Krishna. Berdayakan dan bukan perdayakan saya! Saya tagih janjinya ya.

  4. Mantap, Pak… Inilah yang ditunggu Pelatihan Murah dan bermanfaat, demi Indonesia, :-D

  5. Krishnamurti says:

    Dear Christian, sejak awal sy jadi Motivator kelas publik sy harganya murah2. Emang gak pernah ikut? Lihat jadualnya aja… Spt Hypnotic Goal Setting hanya Rp 50ribu atau Rp 100ribu tergantung biaya di hotel aja…

  6. teha sugiyo says:

    luar biasa. saluut buat p krishna. sukses untuk guru kehidupan. saya banyak belajar dari bapak. diturunkannya dari singgasana orang yang congkak hatinya…. dimuliakanlah orang yang rendah hati…. semoga… kemakmuran dan keberlimpahan mengiringi perjalanan pak krishna untuk menjadi garam dan terang dunia…. hahahaha…..

  7. Masriadi Murnajati says:

    Siiiipppp!!!..pak Krishna…refleksi untuk kita semua..profesi apa saja…

  8. guansentoso says:

    Semoga segala “kemulian hati” utk MEMERANGI KEBODOHAN bukan MEMBODOHI
    Salut buat Pak Krishna…..semua orang pasti ikutan. ….Mantabb….Ayo..IndonesiaKU…..Bisa !!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>