Akupun Perlu Gagal, lho…

“Pak Krishna, apakah Anda selalu berhasil
mencapai apapun yang Anda inginkan?”

Akhir tahun 2011 lalu, ada banyak teman di MukaBuku (FaceBook) yang bertanya bagaimana cara saya membuat Resolusi akhir tahun. Sebuah kegiatan yang sebenarnya kegiatan biasa saja buat saya dan orang awam lainnya dalam menyambut tahun baru, bukan? Diskusi menjadi menarik, karena ada pertanyaan di atas tadi yakni:

“Pak Krishna, apakah Anda selalu berhasil
mencapai apapun yang Anda inginkan?”.

 

Saya bercanda dengan serius, menjawab:

“Apakah ada orang yang selalu berhasil
mencapai apapun yang dia inginkan?
Saya tidak percaya tuh…”

 

Teman saya membalas sebel:

“Ada tuh, saya baca dari beberapa pembicara yang
menuliskan status di FB-nya bahwa dia selalu berhasil,
bahkan mencapai lebih dari yang diinginkannya”

 

Sayapun tertawa terbahak-bahak dan menjawab:

“Wah, saya mau tuh belajar dengan Pembicara tsb.
Tapi kalo Pembicaranya masih lebih kere dari saya, gak jadi belajar deh hehehe…
Itu kan sama aja orang kere belajar pada orang kere wakakakak…”
 

Diskusi berkelanjutan dengan ringan dan enak, sepertinya dia sudah gak stres lagi. Sobat pembaca, menurut saya:

Sayapun masih sering gagal.
Saya tetap perlu gagal agar saya tetap belajar…
Saya tetap perlu gagal agar saya terus bersyukur…
Saya tetap perlu gagal agar saya mawas diri…
Saya tetap perlu gagal agar saya sadar saya ini manusia biasa.
Saya tetap perlu gagal…

 

Ya, buat saya menang-kalah, sukses-gagal hanyalah sebuah teman-teman. Mana enak hidup ini, jika hanya punya teman menang. Tentu, lebih enak bisa berteman dengan keduanya, teman menang dan teman kalah. Makanya, mereka saya sebut teman-teman. Teman sukses dan teman gagal.

Sekali sobat pembaca, menurut saya:

Sayapun tetap perlu gagal…

Setujukah Anda? Apa komentar Anda? Saya tunggu komentar Anda di kolom bawah ini…

Jakarta, Januari, 7 Januari 2012

Krishnamurti, yang masih sering banget gagal hehehe…

Workshop Terdekat:

Tangerang Hypnotic Goal Setting
Jumat, 20 Januari 2012 Pk. 18:00-21:00
Times Book Store, Lippo Karawaci
@Rp 100ribu + Dinner + Makalah
Bayar di tempat saja…
Daftar via SMS: TGR, Nama & Impian Anda
Kirim ke: 08788 5063 777
Yang mengundang,
Krishnamurti


Viewed 6935 times by 1990 viewers

This entry was posted in Motivasi Diri, NLP. Bookmark the permalink.

19 Responses to Akupun Perlu Gagal, lho…

  1. clara says:

    Sangat memotivasi diri untuk tetap belajar dalam kehidupan …

  2. Marwiadi says:

    setuju…..bahwa kita masih perlu gagal,agar ada kesempatan untuk mengevaluasi dan menyempurnakannya di kemudian hari.

  3. husnan saiurrahman says:

    sungguh suatu motivasi yang sangat bagus bahwa dengan adanya suatu kegagalan membuat kita agar lebih introspeksi dan mengambil hikmah dari kegagalan tsb

  4. rendy says:

    pemikiran suk krishna emang sdh bukan level trainer2 pada umumnya
    suk2 emang guruku sing paling top
    jempol 3 (y) (y) (y)

  5. SATIBI says:

    Kita perlu gagal krn GAGAL sesuatu yg tdk bisa kita hindari, dgn GAGAL kita menjadi lebih kreatif, mawas diri, tahu diri.

  6. Christian says:

    Karena sudah baca postingan Pak Krish, saya berani bertanya pada diri sendiri:GAGAL? Siapa takut?

  7. FAZRIN says:

    bnar,kgglan mmbuat kita termotivasi untuk maju….
    klw gx da kggaln gx keren tu,jd gax ada prubahn… :)

  8. Iyan says:

    Speechless pak, sangat benar apa yang dibahas di sini.
    Kalau orang lain (terus mencoba) membohongi diri dengan mengatakan tidak pernah gagal, bapak malahan bangga menyatakan diri sebagai orang yang pernah gagal!

  9. eko says:

    betul sekali pak krish…… sangat bohong sekali kalau ada orang yang gak pernah gagal,,, tinggal bagaimana kita memaknai kegagalan tersebut, mau bangkit dengan belajar dari kegagalan atau terpuruk meratapi kegagalan…..

  10. Erna Setyawati says:

    Saya setuju Pak bahwa setiap org perlu gagal, termasuk seorang motivator krn dari kegagalan tersebut manusia mampu belajar dari kesalahan yg menjadikannya gagal .. bahwa gagal itu adalah proses pembelajaran …  itulah komentar saya ^_^
    Salam
    Erna

  11. Ena says:

    mentalnya rapuh pak kalau ngak pernah gagal. Ibarat orang jalan kaki kalau ngak pernah jalan (gagal) baru disuruh jalan 1 km aja udah ngos ngosan.

  12. Pembicara Seminar says:

    Kalau mau sukses harus berani gagal. ilmu NLPakan membuat kegagalan anda akan jadi bermakna

  13. ongky hojanto says:

    Kegagalan adalah kesempatan bagi kita untuk melakukan kembali sesuatu dengan lebih baik. bekajar dari Khrishnamurti

  14. tabrani says:

    Kata motivasi yang menghibur dan bijak. karena saya dalam 1 tahun lebih saya gagal dan gagal dalam trading :)

  15. Istoto says:

    Fleksibel itu menguntungkan….
    Gagal, yang dimaknai oleh banyak orang sebagai tidak mencapai target, tidak mewujudkan cita-cita, saat waktunya tiba belum ada hasil yang memenuhi harapan, hanyalah sebuah feedback, sebuah informasi keadaan tentang yang dialami sekarang. Kalau orang belajar, tentu saat seperti itu terjadi hanyalah perlu cara yang lebih tepat dari sebelumnya… ya, saat melakukan cara untuk mencapai cita-cita dan cara itu tidak mengubah apa-apa, temukan cara yang lebih tepat….
    salam belajar penuh pemberdayaan…
    Istoto

  16. teha says:

    ada berhasil ya ada gagal… gitu aja kok repot…. sama aja dengan ada siang ada malam, ada pagi ada sore ada terang ada gelap, ada berhasil? ya tentu aja ada gagal… tapi kata pak krishna juga pak istoto, dalam istilah lain : tidak ada gagal… yang ada adalah belajar…. hahahaha….

  17. johnhansin says:

    gagal bukan berarti akhir segalanya, dg gagal bisa menjadi cambuk diri kita untuk lebih semangat dalam menjalani hidup dan sebagai evaluasi diri.
    gagal juga sebagai media mendewasakan diri…

  18. Gatot Jogja says:

    Betulll pak Krishna, kita harus bersyukur karena gagal supaya tahu rasanya berhasil.. hehehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>