<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Krishnamurti - Mindset Motivator &#187; For Employee</title>
	<atom:link href="http://mindsetmotivator.com/category/for-employee/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mindsetmotivator.com</link>
	<description>to be a World Class Indonesian Motivator...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 08:39:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Survive and Win In Thailand</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2011/07/14/survive-and-win-in-thailand/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2011/07/14/survive-and-win-in-thailand/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jul 2011 04:28:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Business]]></category>
		<category><![CDATA[For Community]]></category>
		<category><![CDATA[For Employee]]></category>
		<category><![CDATA[For Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[For Motivator]]></category>
		<category><![CDATA[For Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[For Therapist]]></category>
		<category><![CDATA[For Trainer]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Modeling]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Edan]]></category>
		<category><![CDATA[Self Healing]]></category>
		<category><![CDATA[Trauma / Phobia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=726</guid>
		<description><![CDATA[Siput memang tidak bersayap namun dia terus merayap… (Bidadari Words) Personal Evolution and Managing Risk Sebuah judul pelatihan yang sungguh membuat saya penasaran. Mengapa? Karena yang mengusungnya adalah salah satu begawan pencipta NLP (Neuro Linguistic Programming) yakni DR John Grinder, &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2011/07/14/survive-and-win-in-thailand/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p class="sayac_bilgi"></p>
<address style="text-align: center;"><em><strong>Siput memang tidak bersayap namun dia terus merayap…</strong></em></address>
<address style="text-align: center;"><em><strong>(Bidadari Words)</strong></em></address>
<p><span id="more-726"></span></p>
<p><strong>Personal Evolution and Managing Risk</strong></p>
<p>Sebuah judul pelatihan yang sungguh membuat saya penasaran. Mengapa? Karena yang mengusungnya adalah salah satu begawan pencipta NLP (Neuro Linguistic Programming) yakni DR John Grinder, yang mana justru NLP menjadi terkenal karena jurus-jurus manjurnya yang sangat Revolusioner. Semua teknik NLP terkenal bisa menyelesaikan masalah dengan sangat cepat. Orang yang fobia, bisa sembuh hanya 5 menit. Wow, sangat paradox, sangat berlawanan.</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Rasa penasaran sering kali</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>malah membuat kita jadi lebih kreatif</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>dan ingin terus bertumbuh…</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<p>Baiklah, dari pada saya sekedar bertanya-tanya, saya putuskan untuk kembali berangkat ke Melbourne, Australia, akhir Mei 2011 lalu, walau saya baru saja ikut kelas Modelling Skill di Sydney bulan Februari 2011. Sekalian saya mau “laporan” pada John Grinder tentang beberapa “PR” yang beliau berikan pada saya sekitar tahun 2006 di London, Inggris. Bersyukur, saya putuskan untuk kelas ini karena akhirnya saya memahami bahwa…</p>
<p><strong>Api Revolusi memang Besar, Namun Cepat Padam</strong></p>
<p>Ya, karena sesuatu yang mudah didapat, akan mudah juga dilupakan. NLP Klasik (saya sebut saja demikian) memang masih berfokuskan pada kecepatan, speed, luar biasa mencengangkan dan sebagainya. Tentu, baik dan sangat menarik. Namun, yang lebih penting lagi adalah setelah pelatihan selesai. Seseorang yang mendapatkan sertifikat Praktisi NLP atau Master Praktisi NLP, banyak sekali (bahkan sangat banyak) jadi orang yang seperti pendekar mahir berkata tapi kabur kalau berkelahi hi hi hi…</p>
<p>&nbsp;</p>
<address style="text-align: center;"><strong><em>Apa gunanya menjadi orang pandai </em></strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong><em>jika hidupnya tidak berguna?</em></strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong><em><br />
</em></strong></address>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>Kira-kira demikianlah pertanyaan para Guru saya (pada saya tentunya he he). Lumayan banyak saya menangani klien “KEEP Smoking” walau sudah di-hipnoterapi “STOP Smoking” oleh terapis TOP. Dan, saya lanjutkan dengan “ngobrol-ngobrol” yang akhirnya membangun kesadarannya untuk berhenti merokok sampai artikel ini ditulis. Klien pertama saya, sudah lebih dari 6 tahun berhenti merokok setelah sesi terapi ngobrol dan tertawa-tawa ini he he… Salah satu kuncinya adalah ber-evolusi, terus berubah menjadi lebih baik walau sedikit demi sedikit. Terbangun kembali kesadaran untuk terus menjadi lebih sehat dan lebih sehat.</p>
<p>Baiklah, semua unek-unek di pikiran saya tadi akhirnya membuahkan sebuah ide pelatihan yang berbeda, yang menantang, yang akan dikenang lama, yang mengasyikan, yang menguras potensi, yang tujuannya adalah agar peserta ber…</p>
<p><strong>Revolusi dan Evolusi</strong></p>
<p>Peserta akan dilatih, artinya peserta harus menguasai sendiri “SKILL” terapi diri, teknik Self Healing, kemampuan menyembuhkan diri sendiri agar tidak tergantung pada kami sebagai Terapis, Pembimbing, Motivator atau apapun namanya. Apa yang disembuhkan? Hambatan-hambatan yang ada di dalam diri, terserah namanya apa. Bisa disebut luka batin, akar kepahitan, Core Pattern, Mental Block, dendam kesumat, memori negatif dan sebagainya. Inilah, yang saya maksud Revolusi diri dan itu mudah saja, banyak sekali teknik yang ingin saya bagikan ke para peserta, kuasai teknik-teknik yang mudah dan berguna untuk Anda.</p>
<address style="text-align: center;"><em><strong>Saat Anda bisa mengobati diri sendiri,</strong></em></address>
<address style="text-align: center;"><em><strong>maka Anda akan jadi pribadi yang sangat mandiri.</strong></em></address>
<address style="text-align: center;"><em><strong>(Krishnamurti Words)</strong></em></address>
<p>Setelah itu, ada tantangan dari alam, keadaan yang tidak dikenal yang akan membuat Anda memilih sikap untuk belajar dan menguasai (Mastering) kemampuan dengan sangat cepat. Apa rahasianya? Kuasai Modelling Skill yakni sebuah kemampuan untuk menguasai sebuah kemampuan orang lain yang hebat dengan sangat cepat dan saat itu juga. Pengalaman ini akan membuat Anda memahami dan terus bergerak, terus berevolusi menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih baik. Untuk membantu stimulus terbaik dari keperluan ini, maka saya putuskan untuk memilih tempat yang asing bagi kita semua yakni…</p>
<p><strong>Thailand</strong></p>
<p>Mengapa? Karena saya dan Anda para peserta tidak menguasai bahasa Thai, tempat yang asing, budaya yang asing, keadaan yang asing, seperti sebuah dunia yang aneh he he he&#8230; Namun, saat Anda sudah memiliki sikap:</p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>“Prepare for Nothing but Ready for Everything”</strong></em></p>
<p>Maka, potensi dalam diri Anda akan muncul dengan serta merta. Anda akan heran dengan kemampuan diri Anda sendiri dan ini diperlukan untuk strategi sukses Anda di masa depan. Sukses Anda bukanlah revolusi, namun sebuah evolusi. Sebuah proses panjang, walau tentu di awalnya ada Momentum yang harusnya berdentum besar. Momentum inilah yang ingin saya bagikan pada Anda pada pelatihan mendatang, pelatihan pertama saya di luar negeri yang saya sebut:</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Thai Quantum TranceFormation</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Bangkok, 12-16 Agustus 2011</strong></p>
<p>Saya akan bagikan semua kemampuan terbaik saya kepada Anda, baik cara saya untuk “Survive” di sebuah situasi yang tidak saya kenal, maupun strategi saya untuk “Win” dalam situasi yang sulit. Tentunya, saya berharap Anda menemukan potensi terbaik Anda selama pelatihan ini berlangsung dan bawa itu ke Indonesia untuk di-nyatakan berupa karya yang paling tidak monumental untuk Anda pribadi.</p>
<p><strong>Tantangan untuk Dikuasai</strong></p>
<p>Ada banyak rancangan tantangan yang sudah saya siapkan untuk Anda kuasai, bukan diatasi. Setelah dikuasai, maka Anda akan mudah menjadi situasi tersebut sebagai sarana untuk produktif.</p>
<p>Saya melakukan hal ini dengan mindset <strong>“Zero Capital Entrepreneur”</strong> dimanapun saya berada. Misal: saya berjualan kaos motivasi di Malaysia, saya berhasil mencari uang tambahan dengan menjadi tukang foto di Amerika, saya menjual apa yang bisa saya jual di Sydney, bahkan dengan uang seadanya saya berangkat ke Melbourne dan me-model seorang penjudi yang jago di Crown Casino dan hasilnya saya menang belasan juta dalam waktu singkat he he he&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<address style="text-align: center;"><em><strong>Dalam kehidupan ini,</strong></em></address>
<address style="text-align: center;"><em><strong>Anda yang menguasai keadaaan</strong></em></address>
<address style="text-align: center;"><em><strong>atau Anda yang dikuasai keadaaan&#8230;</strong></em></address>
<address style="text-align: center;"><em><strong>(Krishnamurti Words)</strong></em></address>
<p>Bukan haram atau halalnya berjudi, yang ingin saya sampaikan adalah kuasai situasi yang Anda temui dimanapun, bukan situasinya yang menguasai Anda. Anda yang menguasainya&#8230;. Setelah Anda melatih diri Anda sendiri, ingat saya hanyalah pelayan Anda dalam pelatihan ini, maka setelah itu “Wrap-up” bungkus ulang semua proses tadi sehingg menjadi&#8230;</p>
<p><strong>Strategi Sukses Terbaik Anda</strong></p>
<p>Ya, Anda pulang dengan sebuah harapan baru bahwa Sukses itu mudah saja. Bukan karena ekonomi sedang membaik, bukan karena Bos yang hebat, bukan karena Anda bekerja di perusahaan yang besar, bukan karena keluarga Anda kaya, tetapi hanya sebuah SKILL, sebuah kemampuan menyesuaikan dan menguasai diri. Karena saat&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"></address>
<address style="text-align: center;"><em><strong>Anda bisa menguasai dunia</strong></em></address>
<address style="text-align: center;"><em><strong>saat Anda bisa menguasai diri Anda&#8230;</strong></em></address>
<address style="text-align: center;"><em><strong>(Bidadari Words)</strong></em></address>
<p>Nah, pertanyaan selanjutnya. Apakah Anda akan menjadi sukses dan hebat setelah  mengikuti pelatihan ini? Saya juga tidak tahu. Saya hanya ingin memberikan yang terbaik yang bisa saya berikan pada kehidupan ini, khususnya Anda para peserta <strong>“Thai Quantum TranceFormation”</strong> kali ini. Untuk itu, saya coba menyiasatinya dengan memberikan bimbingan personal kepada setiap peserta sebanyak 2 kali, yang dilakukan sesuai waktu dan kebutuhan Anda.</p>
<p>Proyek pelatihan perdana ini adalah misi dan cita-cita saya untuk membangun dan membangkitkan manusia Indonesia untuk Go International. Semoga, diawali kelompok kecil ini, kelas perdana ini, kita dapat berbuat sesuatu yang berguna untuk kehidupan ini, khususnya di Indonesia.</p>
<p>Demikian sementara ini tentang misi saya akan: <span style="text-decoration: underline;"><em><strong>Thai Quantum TranceFormation</strong></em></span>. Untuk ikut bergabung sebagai peserta di kelas Perdana tanggal 12-16 Agustus 2011 ini, Anda dapat hub Bu Naomi di <strong>0816 134 8912 </strong>dan dapatkan diskon khusus hanya pada kelas kali ini.</p>
<p>Sampai jumpa di Thailand! &#8211; <strong>Krishnamurti</strong></p>
<p><strong>NB:</strong></p>
<h1>Thai Quantum TranceFormation</h1>
<p><strong>“Kuasai Dunia dengan Menguasai Pikiran Anda…”<br />
</strong></p>
<ul>
<li>Jumat-Selasa, 12-16 Agustus      2011. Anda bisa lanjutkan untuk   berada 1 atau 2 hari lagi di Thailand,      tentunya dengan biaya   sendiri he he…</li>
<li>Investasi Pelatihan: Rp. 22 juta, untuk      kali ini <strong>hanya: Rp. 15  juta</strong>. Sudah termasuk biaya keseluruhan, seperti:
<ul>
<li>Tiket Pesawat Garuda-Bangkok PP</li>
<li>Akomodasi selama pelatihan</li>
<li>Konsumsi &amp; Dinner Party di akhir kelas</li>
<li>Mata Uang Bath untuk <strong>“Real Game”</strong></li>
<li>Perlengkapan pelatihan</li>
<li>Materi      Pelatihan</li>
<li>Termasuk: Kaos, Sarung khas Thailand, hadiah-hadiah dan sovenir.</li>
</ul>
</li>
<li>Bonus kelas Perdana ini: <strong>Personal Coaching </strong>sebanyak <strong>2 kali</strong> @ 2 jam setelah pelatihan, dilakukan di kota domisili Anda.</li>
<li>Harga khusus hanya berlaku      untuk Alumni: Quantum TranceFormation, Pinewood, Ciawi.</li>
<li>Untuk info lebih lanjut,      spt diskon khusus, cara pembayara, uang muka dsb, dapat hubungi Bu Naomi di HP 0816 134 8912</li>
<li>Tempat sangat terbatas, saya ingin      mengajak teman2 dari   Indonesia untuk mulai keluar dari kandang dan menjadi      pemenang   dimanapun Anda berada.</li>
<li>Sampai jumpa di Thailand…</li>
<li><strong>Mari kita kuasai      dunia…</strong> Bersamaku, Krishnamurti</li>
<li>Follow me @AndaHeba</li>
</ul>
<p><strong>Yang harus dibawa oleh peserta:</strong></p>
<ul>
<li>Hanya boleh gunakan ransel atau backpack sebanyak 1 buah</li>
<li>Passport yang masih berlaku</li>
<li>Video Kamera</li>
<li>Mp3 Player (alat rekam suara)</li>
<li>Sepatu olah raga</li>
<li>Obat-obatan pribadi</li>
</ul>
<p><strong>Tujuan Pelatihan:</strong></p>
<ul>
<li>Peserta akan memunculkan potensi yang selama ini tersembunyi di dalam dirinya karena keadaan sekitar yang memaksanya.</li>
<li>Peserta akan menguasai Strategi Sukses di tempat asing, yang tidak dikenalnya, baik secara bahasa, teritori maupun budaya.</li>
<li>Saat seseorang sdh memiliki Strategi untuk Sukses di tempat asing, maka dengan mudah dia akan sukses di tempat sendiri.</li>
<li>Itulah alasan mengapa saya memilih Thailand sebagai tempat latihan sukses kali ini.</li>
<li>Saat Anda sudah memahami strategi yang dikuasai penemu NLP yakni John Grinder dengan:<strong> </strong></li>
</ul>
<p><strong>“Prepare for Nothing, but Ready for Everything”</strong>,  maka Anda bisa sukses dimanapun Anda berada, Anda bisa sukses dalam  situasi ekonomi apapun. Ekonomi membaik, Anda bisa sukses. Ekonomi  memburuk, Andapun bisa sukses dengan baik.</p>
<p><strong>Peserta:</strong> Pengusaha, Wira Usaha, Pebisnis Asuransi, Pebisnis MLM, Anda yang mau  punya usaha, Anda karyawan yang mau bermentalkan pengusaha dan siapapun  yang mau jadi orang kaya he he… Juga, untuk Anda penakut yang hidupnya  hanya jadi anak mami. Atau, Anda yang nekad mau keluar dari belenggu  keterbatasan Anda selama ini…</p>
<p>Yuuuk, mari kita kuasai dunia…</p>
<p>Bersamaku, <strong>Krishnamurti</strong> – 0816 1815 333 – @AndaHebat</p>
<p> Viewed 20894 times by 3678 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2011/07/14/survive-and-win-in-thailand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berselancar  “Kiat Sukses di Atas Ombak Perubahan”</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2010/09/28/berseluncur-%e2%80%9ckiat-sukses-di-atas-ombak-perubahan%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2010/09/28/berseluncur-%e2%80%9ckiat-sukses-di-atas-ombak-perubahan%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2010 13:07:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Business]]></category>
		<category><![CDATA[For Employee]]></category>
		<category><![CDATA[For Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[For Trainer]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=282</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini adalah Materi saat saya bareng Bpk. Hermawan Kartajaya menjadi Pembicara di Seminar “Business Transportation Opportunities &#38; Challenges in CAFTA Era”, Sangri-La Hotel, Surabaya, 20 Juli 2010. Juga materi bahasan siaran Motivasi Pagi di Radio Sonora 92.0 FM, Jakarta, &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2010/09/28/berseluncur-%e2%80%9ckiat-sukses-di-atas-ombak-perubahan%e2%80%9d/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p class="sayac_bilgi"></p>
<p><em><span id="more-282"></span>Artikel ini adalah Materi saat saya bareng Bpk. Hermawan Kartajaya menjadi Pembicara di Seminar “Business Transportation Opportunities &amp; Challenges in CAFTA Era”, Sangri-La Hotel, Surabaya, 20 Juli 2010.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Juga materi bahasan siaran Motivasi Pagi di Radio Sonora 92.0 FM, Jakarta, 27 September 2010 jam 07:00-08:00</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Tidak ada yang abadi di dunia ini, kecuali perubahan itu sendiri.</strong></p>
<p>Kalimat ini memang mudah untuk diucapkan, namun tidak mudah untuk dipahami dan dilakoni (baca: <em>dilaksanakan</em>). Mengapa demikian? Karena, saya sendiri masih bingung memaknainya. Apa yang maksudnya ya? Seperti kalimat filsafat yang tidak menjawab pertanyaan hidup ini, tapi malah bertanya pada yang bertanya he he…</p>
<p>Wong saya nanya kok, malah ditanya? Kira-kira demikian yang muncul dalam benak saya. Mungkin, maksudnya demikian. Ikutilah kisah…</p>
<p><strong>Si Tukang Es Balok</strong></p>
<p>Seorang tukang es menaruh belanjaannya yakni sebongkah es balok di sebuah ember plastik warna hijau. Karena kelupaan, selama 1 jam kemudian terik matahari melelehkan es balok tersebut menjadi seember air es yang dingin. Air es itu kemudian dimasukan ke sebuah teko dan dimasak di atas kompor yang menggunakan tabung gas “melon” 3 kg. Karena katanya “palsu”, tabung gas melon 3 kg tersebut meledak dan terjadilah kebakaran.</p>
<p>Semua air es lenyap menjadi uap dan melayang naik ke langit. Sebelum tiba di langit, uap-uap tadi tertahan di hawa dingin dan menjadi awan. Awan-awan bersatu dan berkoborasi untuk protes kepada pembuat tabung gas 3 kg. Tapi malah keberatan dan jadi air yang berat, terpaksalah butir-butir air tersebut jatuh ke bumi lagi. Ditampung oleh tukang es kembali di sebuah ember dan didinginkan menjadi es balok he he…</p>
<p>Hmmm… Mungkin ini yang dimaksud dengan perubahan. Es tukang balok itu terus berubah-ubah. Karena terus-menerus terjadi, mungkin ini yang disebut abadi itu.</p>
<p><strong>Ada</strong><strong> tidak sih yang Abadi?</strong></p>
<p>Demikian saya bertanya pada rumput yang bergoyang. “Ada dong”, jawabnya. “Apa itu?”, lanjut saya. “Lha, kalo buah apel sudah mateng di pohon, maka jatuhnya pasti ke bumi. Bukan ke awan”, sahutnya. Saya berdiam diri sejenak: “Beneeer juga ya… Pinter nih si rumput”</p>
<p>Apel adalah alam, rumput adalah alam, gunung adalah alam. Mungkin, maksud rumput tersebut adalah Hukum Alam, karena si apel itu mengingatkan kita akan penemuan tentang Hukum Gravitasi. Bener juga yaaa… Mau sampai kiamatpun (yang katanya tahun 2012 he he), apel tetap jatuhnya ke bumi.</p>
<p>Setuju jika demikian, yang abadi di dunia ini selain perubahan adalah hukum-hukum alam. Ada hukum grativasi, ada hukum sebab-akibat, ada hukum tarik menarik, ada hukum waktu atau yang sering juga disebut hukum proses dan hukum-hukum lainnya.</p>
<p><strong>Apa lagi ya yang abadi itu?</strong></p>
<p>Saya yakin pasti ada yang abadi selain perubahan itu sendiri dan hukum alam. Saya tidak tahu istilahnya. Kira-kira demikian contohnya:</p>
<p>-         Ada kemauan, ada jalan.</p>
<p>-         Jika tekun, tenunan pasti selesai di rajut.</p>
<p>-         Siapa yang menabur, dia yang menuai.</p>
<p>Nah, masih banyak lagi pernyataan yang demikian ini, yang ternyata tidak pernah lekang dimakan jaman, walau umur bumi sudah beribu tahun. Kita sebut saja Prinsip-prinsip.</p>
<p>Pertanyaan dalam benak saya selanjutnya adalah jika perubahan itu abadi, tidak bisa ditawar lagi, karena setiap saat dunia ini berubah. Maka,…</p>
<p><strong>Siapa yang bertahan di alam perubahan?</strong></p>
<p>Banyak sekali contoh, banyak sekali penelitian akan hal ini, siapa yang dapat bertahan dalam perubahan ini? Setelah bertahan, siapa yang menang dalam perubahan tersebut? Apakah mereka…</p>
<p><strong>Yang Besar, Yang Bertahan?</strong></p>
<p>Ternyata tidak juga, banyak sekali contoh perusahaan raksasa yang tumbang di abad terakhir ini.</p>
<p><strong>Yang Kuatkah, Yang Bertahan?</strong></p>
<p>Ah, tidak juga. Banyak kisah dan cerita tentang Kerajaan yang kuat, pemerintahan yang kuat, yang berakhir dengan menjadi hanya kisah dan cerita. Bahkan kadang hanya 2 episode sinetron saja, sudah tamat.</p>
<p><strong>Yang Cepatkah, Yang Bertahan?</strong></p>
<p>Kereta api Jakarta bandung yang melaju sangat cepat di era koboi, sehingga sulit dikejar oleh kuda hitampun, menjadi hiasan museum setelah dibangun jalan tol Cipularang.</p>
<p>Tetapi ada juga contoh kisah nyata ikan laut yang terjebak di muara, akhirnya malah menjadi ikan air tawar. Nah, ini baik sekali untuk diteluri dan dipelajari mengapa bisa demikian? Singkat cerita, ternyata ikan tersebut mampun menyesuaikan diri. Mampu beradaptasi, istilahnya. Jika demikian, bolehlah kita simpulkan.</p>
<p><strong>Yang Adaptif, Yang Bertahan…</strong></p>
<p>Alam mengajarkan bahwa makhluk hidup atau mereka yang bisa bertahan hidup dalam perubahan di alam ini adalah mereka yang bisa menyesuaikan dirinya dalam perubahan tersebut.</p>
<p>Ternyata tubuh orang yang dapat bertahan pada panas yang tinggi, juga mampu bertahan di suhu yang sangat dingin. Namun, orang yang tidak tahan panas, maka diapun tidak tahan dingin.</p>
<p>Orang negro bisa bertahan dengan baik di gunung es. Orang Eropa sangat menyukai Afrika Selatan. Tapi, orang tropis tidak terlalu bisa bertahan lama hidup di Afrika, maupun di Swiss. Kira-kira demikian, metaforanya.</p>
<p>Baiklah, jika demikian mari kita belajar bagaimana menghadapi alam perubahan saat ini. Suka atau tidak, setelah kita membaca tulisan di atas, dimana perubahan itu abadi, tidak bisa dirubah lagi, maka tahap awal baik juga untuk…</p>
<p><strong>1. Menyadari atau Awareness</strong></p>
<p>Bahwa karena dunia ini terus berubah setiap detiknya, alam tidak mungkin konstan dan terus berubah, karena memang itulah hukum perubahan, maka saya hanya perlu menyadarinya saja. Sadari bahwa kita hidup di alam perubahan. Kita duduk di kursi yang bisa usang. Kita makan nasi yang bisa habis. Kita bernafas di oksigen yang terus menipis. Kita tinggal di kota yang panasnya terus meningkat. Kita hidup di sebuah negara yang “membingungkan” he he…</p>
<p>Dengan menyadari perubahan itu sendiri, maka akan sangat membantu kita untuk masuk ke tahapan berikutnya…</p>
<p><strong>2. Menerima atau Acceptance</strong></p>
<p>Ya, sudah terima saja. Buat apa demo ke Tuhan, mengapa aku dilahirkan di keluarga yang miskin. Tidak perlu takut, karena ada hukum perubahan. Yang miskin bisa berubah menjadi kaya, kok! Yang kayapun, sadari. Akibat hukum perubahan, bila salah jalan, maka kekayaanpun bisa menjadi ludes dan Anda masuk ke dalam kategori keluarga miskin. Maka, Anda akan mendapat BLT (Bantuan Tunai Langsung) dari pemerintah kita  sebagai warga miskin, walau Anda pernah kaya he he…</p>
<p>Bila kita belum menerima perubahan ini, maka kita akan terus tejebak dalam penolakan, kemarahan, diskusi “mengapa demikian” dan semuanya membuat kita tetap diam di tempat, bahkan mundur ke belakang.</p>
<p>Memang, hidup ini sederhana.Hanya dengan menyadari dan menerima situasi ini, barulah kita akan sangat mudah untuk membuat…</p>
<p><strong>3. Strategi untuk Berubah dengan Cepat</strong></p>
<p>Banyak para ahli, seperti pencipta NLP Engkong Bandler dan Mbah Grinder yang mempelajari ilmu-ilmu “dukun” (karena hanya dukun yang bisa membantu manusia berubah dengan sangat cepat he he) agar manusia bisa melakukan perubahan diri ini dengan sangat cepat. Istilah akselerasi. Percepatan. Berubah dengan sangat cepat, tentunya untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan itu sendiri. Sehingga kita bisa tetap sukses dalam perubahan itu.</p>
<p>Kuasai metode, teknik, cara yang ampuh, jitu dan teruji untuk melakukan perubahan diri ini agar menjadi pribadi yang adaptif. Banyak sekali tekniknya, pelajari dan cari metode yang pas untuk Anda.</p>
<p>Merubah diri jauh lebih baik, dari pada merubah keadaan. Karena lebih kecil dan lebih fokus, sehingga mudah untuk dilaksanakan.</p>
<p><strong>4. Fokus pada perubahan yang bisa dikendalikan diri</strong></p>
<p>Banyak orang menghabiskan waktu untuk berdiskusi dan berdebat akan sesuatu perubahan yang di luar kendali dirinya. Seperti kebijakan dunia (kebijakan yang diambil oleh negara-negara besar di dunia), kebijakan pemerintah, juga bencana alam. Sungguh, sangat menghabiskan energi pikiran ini. Karena hasil diskusi dan perdebatan, tidaklah berbuah apapun, kecuali menghabiskan kopi dan rokok di warung tegal Mbok Ayu.</p>
<p>Namun, ada pepatah yang indah berbunyi demikian: Jika kita tidak bisa melawan ombak, maka berseluncurlah di atas ombak.</p>
<p>Artinya, jika sebuah perubahan yang di luar kendali kita, maka janganlah buang waktu untuk berdiskusi dan berdebat dengan teman akan perubahan tersebut, namun sadari, terima dan cari strategi yang baik dan tepat untuk menghadapi perubahan itu.</p>
<p>Berpikir dan mencari tahu bagaimana sikap kita terhadap sebuah perubahan, akan menghasilkan sebuah solusi yang kreatif tanpa perlu mengomel. Responpun akan menjadi lebih enak. Otakpun menjadi lebih kreatif, hiduppun menjadi awet muda he he… (katanya sih)</p>
<p>Menggunakan strategi Master Minding untuk mengatasi perubahan (lihat buku saya yang pertama “Share the Key” tentang bahasan lebih rinci tentang Master Minding), akan di dapat ide-ide kreatif baru yang mungkin lebih menguntungkan, dari pada menyalahkan pihak yang menyebabkan terjadinya sebuah perubahan. Kumpulkan teman-teman dari berbagi bidang ilmu dan minta masukan beberapa ide bagaimana bisa makin sukses di ombak perubahan ini.</p>
<p><strong>Terapkan saja</strong></p>
<p>Pilih beberapa ide yang unik dan menarik untuk diterapkan, pilih yang sederhana saja namun efektif. Semakin sederhana, semakin mudah untuk diterapkan secepat mungkin. Karena kecepatan menjadi penting.</p>
<p>Lupakan dulu salah atau benar, karena sering kali kita mengevaluasai sesuatu yang belum dilakukan. Ini jelas keliru. Lakukan dulu, terapkan saja, jalankan ide baru tersebut, baru evaluasi kemudian hari. Evaluasi dilakukan setelah tahap penerapan.</p>
<p><strong>Nikmati Perubahan</strong></p>
<p>Salah satu tip penting dalam menghadapi perubahan adalah menikmatinya, bukan memusuhinya. Dengan menikmati perubahan, sel tubuh akan lebih hidup. Semangatpun akan meningkat. Hiduppun menjadi lebih hidup. Saat strategi di atas, kita terapkan maka perubahanpun menjadi bagian dari hidup kita. Tidak lagi terpisahkan. Semua menjadi satu. Sesuatu yang terus berubah. Karena…</p>
<address><strong>Perubahan itu indah.</strong></address>
<address><strong> </strong></address>
<address>Perubahan seringkali menyakitkan.</address>
<address>Namun membangkitkan.</address>
<address>Perubahan membuat sulit tidur.</address>
<address>Namun anehnya badan lebih sehat.</address>
<address> </address>
<address>Perubahan kadang membuat marah.</address>
<address>Namun matapun menjadi melek.</address>
<address> </address>
<address>Perubahan memang bisa merubah nasib.</address>
<address>Dan, membuat lebih banyak orang kaya.</address>
<address> </address>
<address>Yakinlah, perubahan pasti diciptakan Tuhan.</address>
<address>Agar manusia sadar bahwa Tuhan itu memang ada.</address>
<address> </address>
<address>Jadi, saat ombak datang menggulung.</address>
<address>Saat ombak menjadi gelombang besar.</address>
<address>Dari pada melawan dan ditelan ombak.</address>
<address>Lebih baik kita berseluncur di atas ombak…</address>
<address> </address>
<address>Salam ombak perubahan…</address>
<address> </address>
<p>Pontianak, 10 Juli 2010</p>
<p>Krishnamurti, Mindset Motivator</p>
<p>NB:</p>
<p>Bagi yang ingin terus mendapatkan info up-date kegiatan pelatihan saya, juga ingin rutin mendapatkan kalimat-kalimat Motivasi, silakan kirim email kosong ke: <a href="mailto:BidadariWords-Subscribe@YahooGroups.Com">BidadariWords-Subscribe@YahooGroups.Com</a></p>
<p>Untuk Bidadari Words di BB, silakan ADD ke PIN: 22777cf2</p>
<p> Viewed 20404 times by 5402 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2010/09/28/berseluncur-%e2%80%9ckiat-sukses-di-atas-ombak-perubahan%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tip Praktis NLP#34 For Employee: Garis Imajiner “ Teknik Gampang Pindah State ”</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2008/05/02/tip-praktis-nlp34-for-employee-garis-imajiner-%e2%80%9c-teknik-gampang-pindah-state-%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2008/05/02/tip-praktis-nlp34-for-employee-garis-imajiner-%e2%80%9c-teknik-gampang-pindah-state-%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 00:00:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Employee]]></category>
		<category><![CDATA[Garis Imajiner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Revisi 3 (ada sedikit tambahan ide &#38; pengalaman) “Bagaimana mengolah pikiran, agar saat kita meninggalkan kantor, persoalan kantor tertinggal di kantor. Sehingga saya jadi fresh saat tiba di rumah. Demikian pula sebaliknya…” Demikian pertanyaan yang cukup sering (bahkan agak banyak) &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2008/05/02/tip-praktis-nlp34-for-employee-garis-imajiner-%e2%80%9c-teknik-gampang-pindah-state-%e2%80%9d/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p class="sayac_bilgi"></p>
<p class="first-child"><span class="cap" title="R"><span>R</span></span>evisi 3 (ada sedikit tambahan ide &amp; pengalaman)</p>
<p><strong><em>“Bagaimana mengolah pikiran, agar saat kita meninggalkan kantor, persoalan kantor tertinggal di kantor. Sehingga saya jadi fresh saat tiba di rumah. Demikian pula sebaliknya…”</em></strong></p>
<p>Demikian pertanyaan yang cukup sering (bahkan agak banyak) muncul pada acara seminar Parenting yang kami lakukan selama tahun 2007 lalu. Menurut saya sih gampang-gampang saja, dan selama ini sangat efektif. Terutama saat saya masih bekerja sebagai IT Manager di sebuah perusahaan sampai akhir tahun 2001 lalu.<span id="more-121"></span></p>
<p>Ini yang saya lakukan dan setelah belajar NLP, teknik sederhana dan gampang ini ternyata NLP banget, bok! Tapi saya dapatkan ide ini dari sebuah buku yang saya lupa namanya, kalau tidak salah karya Shakti Gwain tentang Kekuatan Visualisasi.</p>
<ol>
<li>Karena kantor di lantai 3, jadi saya membuat Garis Imajiner di pintu masuk lantai dasar. Caranya saya membayangkan menyoret garis di lantai dari titik A ke titik B. Bayangkan saja persis seperti kita membuat garis di lantai dengan menggunakan kapur barus berwarna putih.</li>
<li>Setelah garis dibuat, sepakati yang mana bagian diluar kantor dan yang mana bagian didalam kantor. Ada area yang menyatakan sebelum dan sesudah. Sebut saja: Bagian Luar Kantor (Baluk) dan Bagian Dalam Kantor (Badak).</li>
<li>Beritahu ke Unconscious bahwa kita akan membuat program ini, nah kalau bagian ini adalah tambahan baru yang saya dapatkan idenya dari training NLP Design Human Engineering di Orlando, Maret lalu. Beritahu bahwa kita akan berpindah STATE dari bagian Baluk ke badak dengan cara melewati garis tersebut. Cukup kayak ngomong dalam hati saja, kok. Mudah-mudah sajalah…</li>
<li>Setelah itu, lakukan perpindahkan STATE dengan melibatkan semua alat indra V.A.K. Ada beberapa ide untuk ini dan pilih yang Anda rasa pas untuk Anda:
<ol>
<li><em>Kaki kiri tetap di Baluk, kaki kanan di Badak, artinya kita mau meninggalkan semua perasaan yang ada dalam diri ini di area Baluk. Kapan? Saat mengangkat kaki kiri melangkahi garis imajiner menuju ke Badak. Saat melatih bagian ini, rasakan semua perasaan tertinggal di area Baluk.</em></li>
<li><em>Buang nafas sebanyak mungkin saat masih di Baluk, tinggalkan semua perasaan yang ada dalam diri ini di area Baluk. Lalu, sambil kaki melangkahi garis imajiner dan saat masuk ke area Badak, tarik nafas yang dalam dan rasakan kesegarannya.</em></li>
<li><em>Hentakkan kaki (boleh kiri atau kanan) di area Baluk sebagai pesan ke Unconscious untuk meninggalkan segala perasaan yang mungkin “mengganggu” dan pindah ke Peak State di area Badak.</em></li>
<li><em>Di area Baluk, mata Anda menghadap ke bawah, saat pindah ke area Badak, mata Anda mendelik ke atas setinggi mungkin.<br />
</em></li>
</ol>
</li>
<li>Anda boleh memilih salah satu ide di nomor 4 atau boleh juga mengkombinasikannya.</li>
<li>Lakukan sebaliknya saat pulang dari kantor menuju ke rumah, boleh di garis imajiner yang sama (sebaiknya demikian). Hanya melakukannya terbalik.</li>
<li>Latih, latih dan latih sampai Anda terbiasa…</li>
</ol>
<p>Sedikit catatan:</p>
<ol>
<li> Garis Imajiner ini juga bisa Anda buat di rumah, seperti di pintu garasi rumah sebagai tanda batas bahwa urusan rumah adalah di rumah, jangan dibawa keluar. Dan, urusan luar adalah urusan luar, jangan dibawah ke rumah.</li>
<li>Cara kerja Teknik Garis Imajiner persis sama dengan teknik yang ada di NLP yakni Circle of Influence. Jadi bagi Anda yang sudah memahami Circle of Influence, dapat membuat Garis Imajiner lebih mantap lagi.</li>
<li>Jika Anda menguasai teknik Trancing-In dan Trancing-Out, sungguh sangat baik Anda memprogram area A ke B dengan teknik ini dalam kondisi trance, karena hanya butuh sekali program saja, tanpa perlu pengulangan lain.</li>
<li>Teknik ini juga selalu saya gunakan saat pindah state dari sebelum bicara di panggung, naik ke panggung dan berada di panggung. Banyak orang mengamati bahwa saya (tepatnya “state” saya) sangatlah berbeda jika berada di atas panggung sebagai pembicara, dibandingkan saya saat di kehidupan biasa dibawah panggung, menjadi orang biasa saja yang sederhana… Iyalah, yauuu…</li>
</ol>
<p>Selamat berlatih dan ingat! Dalam latihan, tidak ada kata “gagal”, Anda hanya belum terbiasa saja…</p>
<p>Krishnamurti</p>
<p>NB: <em>Artikel ini saya tulis di komputer Bandara Cengkareng sambil nunggu panggilan naik pesawat dan sempat ketemu dan ngobrol dengan Motivator No. 1 Indonesia yakni Bpk Andrie Wongso, bahkan sempat sebelahan duduk dan buka internet bareng…</em></p>
<p> Viewed 4361 times by 1419 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2008/05/02/tip-praktis-nlp34-for-employee-garis-imajiner-%e2%80%9c-teknik-gampang-pindah-state-%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

