<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Krishnamurti - Mindset Motivator &#187; 9 Renungan Motivasi</title>
	<atom:link href="http://mindsetmotivator.com/tag/9-renungan-motivasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mindsetmotivator.com</link>
	<description>to be a World Class Indonesian Motivator...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 08:39:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Tip Praktis NLP#40: Self Reframing “ 9 Renungan Motivasi ”</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2008/06/26/tip-praktis-nlp40-self-reframing-%e2%80%9c-9-renungan-motivasi-%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2008/06/26/tip-praktis-nlp40-self-reframing-%e2%80%9c-9-renungan-motivasi-%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 00:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[9 Renungan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Self Reframing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah artikel tambahan dan bersifat pelengkap dari Tip Praktis NLP#39: Self Reflection “Teknik Internalisasi Sebuah Mindset”, yakni berupa tambahan ide perenungan Motivasi dan ide tip praktis yang mudah dan ringan untuk dilakukan sendiri. Semoga renungan ini bisa berhikmah &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2008/06/26/tip-praktis-nlp40-self-reframing-%e2%80%9c-9-renungan-motivasi-%e2%80%9d/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p class="sayac_bilgi"></p>
<p class="first-child"><em><span class="cap" title="B"><span>B</span></span>erikut ini adalah artikel tambahan dan bersifat pelengkap dari Tip Praktis NLP#39: Self Reflection “Teknik Internalisasi Sebuah Mindset”, yakni berupa tambahan ide perenungan Motivasi dan ide tip praktis yang mudah dan ringan untuk dilakukan sendiri. Semoga renungan ini bisa berhikmah “Self Reframing” &#8211; Merubah Cara Pandang di dalam diri sendiri. Karena…</em><span id="more-133"></span></p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><strong>1. TAKLUKKAN DIRI SENDIRI</strong><br />
<strong><em>“Dia yang bisa menaklukkan orang lain adalah manusia kuat.</em></strong></p>
<p><strong><em> Dia yang bisa menaklukkan dirinya sendiri adalah manusia super.” (Lao Tze)</em></strong></p>
<p>Perenungan Diri:</p>
<p>1.    Malam hari sambil berbaring tidur, ambil waktu 1 &#8211; 2 menit.</p>
<p>2.    Lakukan refleksi kegiatan hari ini secara cepat saja.</p>
<p>3.    Tanyakan ke dalam diri sendiri: “Apakah masih ada emosi negatif yang tersimpan dalam diriku saat ini ?”</p>
<p>4.    Lalu, tarik nafas yang dalam dan tahan nafas selama yang bisa Anda lakukan.</p>
<p>5.    Bayangkan kejadian yang menimbulkan emosi negatif tersebut.</p>
<p>6.    Buang dan lepaskan dengan menghembuskan nafas sepanjang mungkin.</p>
<p>7.    Lanjutkan dengan bernafas perlahan saja, dan makin perlahan, sampai seluruh badan terasa rileks bak tanpa otot.</p>
<p>8. Diam sejenak dan ambil keputusan untuk berubah, misalnya: “Besok mau senyum aja aaah…” dan tidurlah dengan senyum… zzz…zzz…</p>
<p>Karena jika dengan  ikhlas kita mulai bisa menaklukkan diri sendiri, maka kekalahan bukan lagi kekalahan, bukan?</p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><strong>2. BELAJAR DARI KEKALAHAN</strong></p>
<p><strong><em>“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan,</em></strong></p>
<p><strong><em>sesungguhnya Anda tidak kalah”  ( Zig Ziglar )</em></strong></p>
<p>Saat Anda “merasa” kalah, lakukan berikut:</p>
<p>-     Duduk diam dan tarik nafas panjang</p>
<p>-     Cari penyebab kekalahan tersebut (cepat saja)</p>
<p>-     Ambil pelajaran dari kekalahan itu</p>
<p>-     Pejamkan mata: Tersenyumlah dan bersyukur</p>
<p>-      Hembuskan nafas secepat mungkin</p>
<p>-     Bangkit dan lompatlah setinggi mungkin</p>
<p><strong><em>“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan,</em></strong></p>
<p><strong><em>sesungguhnya Anda tidak kalah”</em></strong></p>
<p>Pasti ada hikmah dari setiap kejadian, walau diberi nama “kalah”.</p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><strong>3. PELAUT TANGGUH …</strong></p>
<p>(BayangkanWS Rendra, ucapkan syukur dan hormat sebagai rasa kagum pada dia, masuk ke dalam diri dia dan bacakan lirik di bawah ini, bak WS Rendra)</p>
<p><em>Hidup adalah rangkaian masalah.</em></p>
<p><em>Jika kita melihatnya sebagai masalah. </em></p>
<p><em>Hidup adalah rangkaian tantangan.</em></p>
<p><em>Jika kita melihatnya sebagai peluang.</em></p>
<p><em>Tantangan penting untuk otot pikiran.</em></p>
<p><em>Tantangan membuat kita bertumbuh.</em></p>
<p><em>Tantangan membuat kita kreatif.</em></p>
<p>(baca berikut ini sambil hembuskan nafas)</p>
<p><em><strong>Bersyukurlah jika kita mempunyai tantangan.</strong></em></p>
<p><em><strong>Karena artinya kita memiliki peluang.</strong></em></p>
<p>(tahan nafas di perut dan baca dengan keyakinan kuat)</p>
<p><em><strong>Ya, sebuah peluang untuk Menang.</strong></em></p>
<p>Pepatah kuno mengatakan:</p>
<p><strong><em>“Lautan yang tenang,</em></strong></p>
<p><strong><em>tidak menghasilkan pelaut yang tangguh”</em></strong></p>
<p>Atasilah masalah dengan:</p>
<p>Tetaplah tersenyum.</p>
<p>Tetaplah bergandengan tangan.</p>
<p>Kita hanyalah berbeda, itu saja.</p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><strong>4. GIAT BEKERJA KUNCI SUKSES</strong></p>
<p><strong><em>“Tidak Ada Jalan yg Mulus utk Sukses,</em></strong></p>
<p><strong><em>Giat Bekerja Adalah Kuncinya”  (George G Williams )</em></strong></p>
<p>Perenungan Diri:</p>
<p>Hasil penelitian mengatakan bahwa Ketekunan, Keuletan, Kegigihan akan membuat</p>
<p>otot di seluruh tubuh kuat, baik otot badan, otot tangan, otot kaki, bahkan</p>
<p>“otot” di otak kita. Yang paling penting adalah membuat kuat Otot Pikiran kita.</p>
<p><strong><em>“Anda tidak mungkin memahami Work Smart, </em></strong></p>
<p><strong><em>sebelum Anda memiliki mental Work Hard” (Krishnamurti)</em></strong></p>
<p><em>Situasi Indonesia boleh tidak menentu,</em></p>
<p><em>tetapi nasib kita haruslah kita yang menentukan.</em></p>
<p><em>Kita cukup bergiat pada hal yang bisa kita kendalikan.</em></p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><strong>5. SIAPA YANG KAYA?</strong></p>
<p><strong><br />
</strong><strong><em>“Siapa yang kaya?</em></strong></p>
<p><strong><em>Dia yang bersukacita dengan apa yang dimilikinya.”   (Benjamin Franklin)</em></strong></p>
<p>Perenungan Diri:</p>
<p>Bersukacita dan bersyukur dengan apa yang kita miliki, justru akan membuat</p>
<p>kita semakin bertambah makmur dan sejahtera. Hukum alam semesta mengenai</p>
<p>sukses ini sebenarnya sederhana sekali. Kita hanya perlu keyakinan diri</p>
<p>saja bahwa hal ini benar.</p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><strong>6. CHOOSE TO BE HAPPY …</strong></p>
<p><strong><em>We always have a choice</em></strong></p>
<p><strong><em>We can choose to be happy</em></strong></p>
<p><strong><em>or we can choose to be grumpy</em></strong></p>
<p><strong><em>But It’s always better, smarter and wiser</em></strong></p>
<p><strong><em>to choose to be happy…  (Melody Ross)</em></strong></p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p>Perenungan diri: (baca dalam hati dengan tempo lambat)</p>
<p>“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat)</p>
<p>“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat lagi)</p>
<p>“Bukankah hidup ini adalah pilihan?”</p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><strong>7. SETIA PADA HAL KECIL<br />
</strong></p>
<p><strong><em>Bukan tindakan besar dan hebat,</em></strong></p>
<p><strong><em>yang menentukan hidup kita,</em></strong></p>
<p><strong><em>melainkan kesetiaan dalam menekuni</em></strong></p>
<p><strong><em>pekerjaan-pekerjaan kecil dan tidak berarti …. (bunda Teresa)</em></strong></p>
<p>Perenungan Diri:</p>
<p>Bacalah pesan di atas berulang-ulang sampai meresap.</p>
<p>Bisa dengan cara pelan, sangat pelan, bahkan sangat, sangat pelan.</p>
<p>Boleh juga baca dalam hati dengan perasaan mantap.</p>
<p>Atau, diulang-ulang dalam hati untuk bagian tertentu.</p>
<p><strong><em>“kesetiaan menekuni pekerjaan-pekerjaan kecil”</em></strong></p>
<p><strong><em>“kesetiaan menekuni pekerjaan yang tidak berarti”</em></strong></p>
<p>Ya, memang mudah untuk dibaca, namun perlu kebesaran hati untuk mencerna.</p>
<p>Dan, tekad besar untuk menelannya.</p>
<p>Agar jadi bagian indah dalam gelora darah kita.</p>
<p>Karena sang musuh adalah di ego diri.</p>
<p>Tapi, mungkin!</p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><strong>8. IMPIAN PERLU UJIAN</strong></p>
<p>(Baca gaya retorik Bung Karno)</p>
<p><em>kala impian membuat kita berbeda</em></p>
<p><em>kala cara pikir kita ditertawakan</em></p>
<p><em>kala senyuman kita disiniskan</em></p>
<p><em>kala warna semangat mulai meluntur</em></p>
<p><em>kala impian membuat hati bias</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong><em>justru teruslah maju dan berpegang</em></strong></p>
<p><strong><em>teruslah berpegang pada impian kita</em></strong></p>
<p><strong><em>bangunlah keyakinan demi keyakinan</em></strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>bukankah layang-layang terbang tinggi</em></p>
<p><em>karena melawan arah angin</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>(tarik nafas dalam dan tahan, lalu lanjutkan baca dengan keyakinan)</p>
<p><strong><em>impian kita hanya perlu diuji</em></strong></p>
<p><strong><em>diuji untuk membangun keyakinan</em></strong></p>
<p>(baca berikut ini sambil hembuskan nafas panjang)</p>
<p><strong><em>keyakinan untuk mencapainya</em></strong></p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><strong>9. TUM SPIRO, SPERO</strong></p>
<p><em>“Tum Spiro, Spero”</em> artinya:</p>
<p><strong><em>“Selama Kita Bernafas, Kita Berusaha”</em></strong></p>
<p>Buanglah kata menyerah dalam hidup ini.</p>
<p>Hidup ini sangat berarti, berkaryalah.</p>
<p>Karena kita adalah manusia, makhluk luar biasa.</p>
<p>Teruslah berjuang sampai nafas yang terakhir.</p>
<p><a title="_Toc147232646" name="_Toc147232646"></a></p>
<p><em>Sediakan waktu untuk sendiri. Untuk Diam. Untuk Meditasi. Untuk Merenung. Untuk ssst… diaaam, agar hikmah terdengar bunyinya.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Hening membuat bening…</em></p>
<p><em>Bening membuat jelas…</em></p>
<p>Krishnamurti</p>
<p><em>“Sedang terlarut malam hening dinginnya  Hotel Tugu, Malang, 25 Juni 2008?</em></p>
<p> Viewed 2268 times by 509 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2008/06/26/tip-praktis-nlp40-self-reframing-%e2%80%9c-9-renungan-motivasi-%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

